Pertamina? Oops—Lo Kheng Hong Borong Saham SIMP, Ini Strategi yang Jadi Sorotan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Jemarionline.com – Lo Kheng Hong borong saham SIMP dan kembali menarik perhatian pelaku pasar. Investor senior tersebut menambah kepemilikan pada saham PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) ketika harga saham perusahaan berada dalam tren pelemahan.

Data kepemilikan menunjukkan Lo Kheng Hong membeli 22,62 juta lembar saham SIMP pada Mei 2026. Setelah transaksi berlangsung, total kepemilikannya naik menjadi sekitar 793,64 juta lembar saham atau sekitar 5,12 persen.

Langkah tersebut menarik perhatian karena beberapa minggu sebelumnya ia sempat mengurangi kepemilikan untuk merealisasikan keuntungan.

Lo Kheng Hong Kembali Tambah Porsi Kepemilikan

Pada April 2026, Lo Kheng Hong menjual sekitar 8,18 juta saham SIMP.

Saat itu, transaksi berlangsung dalam dua tahap. Ia menjalankan strategi ambil untung setelah harga bergerak naik.

Penjualan tersebut membuat porsi kepemilikannya turun dari sekitar 5,03 persen menjadi 4,97 persen.

Baca Juga :  UMKM Digital Terus Tumbuh, Penjualan Online Meningkat Awal 2026

Namun pada Mei, arah transaksi berubah.

Lo Kheng Hong kembali meningkatkan jumlah saham yang ia pegang dan membawa porsinya kembali melampaui batas 5 persen.

Mengapa Saham SIMP Menarik Perhatian?

PT Salim Ivomas Pratama Tbk menjalankan bisnis di sektor perkebunan dan produk berbasis kelapa sawit.

Sektor ini beberapa waktu terakhir menghadapi tekanan harga dan perubahan sentimen pasar.

Di tengah kondisi tersebut, investor dengan pendekatan value investing sering mencari perusahaan yang menurut mereka masih memiliki ruang pertumbuhan jangka panjang.

Aksi beli Lo Kheng Hong memicu perhatian karena ia cukup dikenal dengan strategi membeli ketika harga sedang mengalami tekanan.

Meski demikian, keputusan investasi tetap membutuhkan analisis masing-masing.

Apa yang Bisa Investor Pelajari?

Pergerakan investor besar sering memunculkan banyak interpretasi.

Baca Juga :  Harga Perak Global dan Domestik Kompak Naik, Ini Penyebabnya

Sebagian investor melihat langkah tersebut sebagai sinyal optimisme terhadap sektor tertentu.

Namun sebagian lain memilih fokus pada fundamental perusahaan.

Karena itu, investor tidak perlu langsung mengikuti transaksi investor besar tanpa memahami alasan di balik keputusan tersebut.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli saham:

  • kondisi bisnis perusahaan
  • laporan keuangan
  • prospek industri
  • tingkat risiko pribadi
  • tujuan investasi

Pendekatan seperti ini membantu investor mengambil keputusan yang lebih terukur.

Strategi Investor Tidak Selalu Sama

Setiap investor memiliki strategi yang berbeda.

Lo Kheng Hong selama ini lebih sering mencari saham yang menurut perhitungannya masih memiliki nilai menarik.

Namun strategi tersebut belum tentu cocok untuk semua profil investor.

Karena itu, memahami alasan transaksi sering memberi manfaat lebih besar daripada sekadar mengikuti arah pembelian saham. (man)

Berita Terkait

PT Tren Gen Horizon Raih Sertifikat HAKI, Perkuat Legalitas Bisnis Periklanan Digital
Grab Resmi Hentikan Program Akses Hemat GrabBike, Ini Dampaknya bagi Mitra Pengemudi
Strategi Investasi ST016 Saat Pasar Cermati Kenaikan Suku Bunga AS dan BI
Gen Z Semakin Aktif Berinvestasi di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
IHSG Ambruk 4,11 Persen, Investor Panik Saat Bursa Sentuh Level Terendah Setahun
Saham BUMI Berbalik Arah Melemah Saat IHSG Anjlok pada Sesi Pertama
Cara Membuat Roti Teflon Empuk Tanpa Oven, Hasil Lembut Ala Bakery
Harga Emas Turun Hari Ini, Antam Stabil di Tengah Tekanan Pasar Global
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:00 WIB

Pertamina? Oops—Lo Kheng Hong Borong Saham SIMP, Ini Strategi yang Jadi Sorotan

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:11 WIB

PT Tren Gen Horizon Raih Sertifikat HAKI, Perkuat Legalitas Bisnis Periklanan Digital

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:00 WIB

Grab Resmi Hentikan Program Akses Hemat GrabBike, Ini Dampaknya bagi Mitra Pengemudi

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:00 WIB

Strategi Investasi ST016 Saat Pasar Cermati Kenaikan Suku Bunga AS dan BI

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:00 WIB

Gen Z Semakin Aktif Berinvestasi di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Berita Terbaru