SUNGAI PENUH, Jemarionline.com – Nasib pilu menimpa seorang lansia asal Kota Sungai Penuh, Jambi. Komplotan penjahat diduga menghipnotis nenek tersebut hingga kehilangan seluruh perhiasan emasnya. Para pelaku membuang korban begitu saja di Terminal Truk Bangko, Kabupaten Merangin, dalam kondisi linglung.
Kejahatan bermodus gendam ini menambah daftar panjang aksi kriminalitas di wilayah Jambi. Para pelaku mengincar kelompok rentan yang bepergian tanpa pengawalan.
Pelaku Membujuk Korban Masuk Mobil
Aksi kriminal ini bermula saat korban beraktivitas di pinggir jalan wilayah Kota Sungai Penuh. Sebuah mobil berisi beberapa orang tak dikenal tiba-tiba menghampiri korban. Para pelaku menggunakan tutur kata sopan untuk menarik simpati sang nenek.
Pelaku kemudian membujuk korban agar mau masuk ke dalam kendaraan mereka. Saksi mata menyebut korban tampak menurut tanpa perlawanan. Kondisi korban saat itu terlihat seperti orang yang kehilangan kesadaran atau terpengaruh sihir. Di dalam mobil inilah, para pelaku melucuti paksa semua perhiasan emas korban. Pelaku mengambil gelang dan kalung emas yang korban kenakan.
Warga Temukan Korban di Terminal Bangko
Setelah menguras harta korban, para pelaku melarikan diri ke arah Kabupaten Merangin. Pelaku sengaja menurunkan korban di kawasan Terminal Truk Bangko untuk menghilangkan jejak. Warga sekitar terminal merasa curiga melihat seorang lansia berdiri sendirian. Korban menunjukkan tatapan kosong dan tampak kebingungan.
“Ibu ini terlihat sangat linglung,” ujar salah seorang saksi di lokasi. Korban mengaku berasal dari Sungai Penuh namun lupa kronologi kejadian. Warga segera menolong korban dan melaporkan temuan tersebut ke kepolisian setempat. Informasi ini juga menyebar luas melalui media sosial agar keluarga korban segera menjemputnya.
Polisi Selidiki Identitas Pelaku
Pihak kepolisian kini tengah mendalami kasus penipuan bermodus hipnotis ini. Petugas sedang melacak identitas kendaraan pelaku melalui rekaman CCTV. Polisi memeriksa kamera di sepanjang jalur Sungai Penuh menuju Bangko.
Polisi mengimbau warga agar selalu waspada terhadap orang asing. Keluarga sebaiknya tidak membiarkan lansia bepergian sendirian dengan perhiasan mencolok. “Kami meminta masyarakat saling menjaga satu sama lain,” tegas petugas dalam imbauannya.
Hingga kini, keluarga sudah menjemput nenek tersebut di Bangko. Kasus ini menjadi peringatan keras bagi warga Kerinci dan Sungai Penuh akan bahaya hipnotis.









