Bursa Seoul Dibuka Melonjak di Tengah Surutnya Harapan Damai AS-Iran

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 27 April 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Layar di ruang dealing (ruang transaksi) kantor pusat Hana Bank di Seoul pada Senin menampilkan indeks KOSPI. (Sumber: www.koreatimes.co.kr)

Layar di ruang dealing (ruang transaksi) kantor pusat Hana Bank di Seoul pada Senin menampilkan indeks KOSPI. (Sumber: www.koreatimes.co.kr)

Jemarionline.com — Bursa Seoul dibuka menguat tajam pada perdagangan Senin, meski pasar global masih menghadapi tekanan akibat memudarnya harapan perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Penguatan dipimpin saham teknologi besar yang menopang sentimen investor di awal sesi.

Indeks acuan KOSPI langsung bergerak di zona hijau sejak pembukaan.

Investor memburu saham berkapitalisasi besar.

Minat beli terutama terlihat di sektor chip dan teknologi.

Karena itu, pasar Korea Selatan mampu menahan tekanan sentimen geopolitik.

Kondisi ini menarik perhatian pelaku pasar Asia.

Sebab biasanya ketegangan Timur Tengah mendorong investor lebih defensif.

Namun pembukaan kali ini justru menunjukkan daya tahan pasar.

Bursa Seoul Dibuka Menguat Ditopang Saham Teknologi

Penguatan KOSPI banyak ditopang sektor teknologi.

Saham chip menjadi motor utama kenaikan.

Optimisme terhadap permintaan AI serta prospek semikonduktor ikut mendorong pembelian.

Faktor itu membantu pasar mengabaikan sebagian kekhawatiran geopolitik.

Pelaku pasar menilai fundamental emiten teknologi tetap solid.

Karena itu arus beli mengalir cukup kuat sejak sesi awal.

Sektor teknologi kembali menjadi penyangga utama indeks.

Harapan Damai AS-Iran Melemah, Pasar Tetap Tahan

Di sisi lain, pasar tetap memantau perkembangan hubungan AS dan Iran.

Harapan perundingan damai yang melemah sempat memicu kekhawatiran.

Biasanya sentimen seperti itu menekan aset berisiko.

Baca Juga :  DPR Panggil Danantara dan Himbara Bahas Gejolak Pasar Keuangan

Namun kali ini respons pasar berbeda.

Investor tampak lebih fokus pada faktor fundamental dan kinerja korporasi.

Itu membuat bursa Seoul tetap bergerak positif.

KOSPI Tunjukkan Ketahanan

Penguatan ini mempertegas ketahanan KOSPI.

Beberapa pekan terakhir indeks Korea Selatan kerap menunjukkan resiliensi meski volatilitas global meningkat.

Banyak analis mengaitkan hal ini dengan sektor teknologi Korea yang kuat.

Selain itu, arus dana asing mulai kembali masuk.

Faktor itu menopang kepercayaan pasar.

Karena itu, pembukaan positif kali ini bukan kejutan besar bagi sebagian investor.

Investor Fokus pada Fundamental

Meski geopolitik tetap menjadi risiko, investor terlihat lebih fokus pada fundamental.

Kinerja emiten.

Prospek laba.

Dan siklus industri chip.

Tiga faktor itu mendukung optimisme.

Karena itu, sentimen negatif dari isu Timur Tengah tidak langsung mendominasi perdagangan.

Pendekatan ini menunjukkan pasar lebih selektif.

Saham Teknologi Jadi Penopang Utama

Samsung Electronics dan saham chip lain kembali menjadi perhatian.

Segmen teknologi memang mendominasi arah KOSPI.

Ketika sektor ini menguat, indeks cenderung ikut terdorong.

Hal itu kembali terlihat pada pembukaan hari ini.

Permintaan sektor AI global ikut memberi sentimen tambahan.

Karena itu saham teknologi menjadi pusat perhatian investor.

Risiko Energi Masih Dicermati

Meski bursa naik, pasar belum mengabaikan risiko energi.

Baca Juga :  RANS Milik Raffi Ahmad Bersiap IPO, Tawarkan Saham Rp135-Rp170

Ketegangan AS-Iran berpotensi memengaruhi harga minyak.

Dan Korea Selatan sangat sensitif terhadap biaya energi impor.

Karena itu, investor tetap berhati-hati.

Jika harga minyak melonjak tajam, sentimen pasar bisa berubah cepat.

Faktor ini masih menjadi perhatian.

Bursa Asia Ikut Soroti Seoul

Penguatan Seoul juga menjadi sorotan regional.

Karena pergerakan KOSPI sering menjadi indikator sentimen Asia.

Saat Seoul kuat di tengah tekanan geopolitik, pasar melihat ada sinyal risk appetite membaik.

Itu memberi sentimen tambahan ke kawasan.

Apalagi pasar Asia belakangan bergerak sensitif terhadap berita Timur Tengah.

Peluang Reli Masih Terbuka

Sebagian analis melihat peluang reli belum tertutup.

Jika sektor chip terus menguat, KOSPI berpotensi mempertahankan momentum.

Namun mereka juga mengingatkan volatilitas tetap tinggi.

Karena sentimen geopolitik bisa berubah sewaktu-waktu.

Karena itu investor tetap selektif.

Bursa Seoul Dibuka Menguat Jadi Sinyal Positif

Untuk saat ini, bursa Seoul dibuka menguat memberi sinyal positif.

Pasar menunjukkan daya tahan.

Investor tetap aktif.

Dan sektor teknologi kembali membuktikan pengaruh besarnya.

Meski harapan damai AS-Iran melemah, pasar Korea justru memulai sesi dengan optimisme.

Itu menjadi pesan penting bagi investor global.

Bahwa fundamental kadang mampu menahan tekanan geopolitik.

Berita Terkait

Laba Bersih BNI Tembus Rp16,1 Triliun pada Kuartal III 2026
IHSG Terjun Bebas ke Bawah 5.000, Kapitalisasi Pasar Bursa Anjlok Rp8.000 Triliun
Update Rincian Harga Emas Perhiasan Hari Ini Selasa 20 Oktober 2026
Komdigi dan Pengamat Minta Operator Tak Naikkan Harga Paket Data Terkait Kuota Rollover
Harga Emas Antam Naik Rp18.000, Buyback Rp2,55 Juta
10 Saham Melemah Tajam, Investor Diminta Waspadai Risikonya
Harga Emas Stagnan Meski Timur Tengah Memanas, Ini Penyebabnya
Harga Bitcoin Tembus Rp1,17 Miliar, Minat Investor Kembali Menguat
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:36 WIB

Laba Bersih BNI Tembus Rp16,1 Triliun pada Kuartal III 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:34 WIB

IHSG Terjun Bebas ke Bawah 5.000, Kapitalisasi Pasar Bursa Anjlok Rp8.000 Triliun

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:23 WIB

Update Rincian Harga Emas Perhiasan Hari Ini Selasa 20 Oktober 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Komdigi dan Pengamat Minta Operator Tak Naikkan Harga Paket Data Terkait Kuota Rollover

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Harga Emas Antam Naik Rp18.000, Buyback Rp2,55 Juta

Berita Terbaru

Desain tipis iPad mini 8 berlayar OLED tergeletak elegan di atas meja kerja kayu dengan stylus terpasang rapi di samping.(ilustrasi poto: AI).

Trending

Apple Rilis iPad Mini 8: Layar OLED dan Chip A20 Pro

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:47 WIB

Logo Apple berbahan logam perak dengan tekstur melingkar yang elegan, terpasang pada dinding beton gelap.(poto: AI).

Teknologi

Bocoran Acara Apple: MacBook Pro Layar Sentuh dan Chip M6

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:41 WIB

Aktivitas pelayanan nasabah di kantor BNI yang mencatatkan pertumbuhan laba bersih Rp16,1 triliun pada kuartal III 2026.(ilustrasi poto: AI).

Bisnis

Laba Bersih BNI Tembus Rp16,1 Triliun pada Kuartal III 2026

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:36 WIB

Ponsel yang sedang diisi daya dengan powerbank di atas meja kerja, dikelilingi kabel charger dan laptop.(poto: AI).

Teknologi

5 Kebiasaan Pengisian Daya Ini Merusak Baterai HP Lebih Cepat

Senin, 26 Okt 2026 - 07:14 WIB

Pusat operasi siber bank memantau peringatan akses tidak sah dari agen AI pihak ketiga ke sistem rekening nasabah.(ilustrasi poto: AI).

Teknologi

Agen AI Masuk Rekening, Bank di AS Perketat Keamanan Data

Senin, 26 Okt 2026 - 07:03 WIB