Alamtri dan ADRO Bagi Dividen US$447,6 Juta, Hampir Seluruh Laba Dibagikan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 17 April 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Logo Alamtri. (Dok. alamtri)

Foto: Logo Alamtri. (Dok. alamtri)

Jemarionline.com – Perusahaan tambang batu bara, Alamtri Resources Indonesia bersama Adaro Energy Indonesia (ADRO), memutuskan untuk membagikan dividen dalam jumlah besar kepada para pemegang saham.

Kedua entitas tersebut menetapkan total dividen sebesar US$447,6 juta atau setara sekitar Rp7 triliun. Nilai tersebut mencapai 99,96% dari laba bersih tahun buku 2025.

RUPST Tetapkan Pembagian Dividen

Manajemen menyampaikan keputusan tersebut dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Selain itu, perusahaan juga menegaskan komitmennya untuk memberikan nilai tambah kepada investor.

Langkah ini menunjukkan kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun lalu. Oleh karena itu, perusahaan berani membagikan hampir seluruh laba sebagai dividen.

Baca Juga :  Harga Emas Hari Ini 25 Mei 2026 Stabil, Saatnya Beli atau Tunggu? Cek Antam, UBS dan Galeri 24

Investor Dapat Imbal Hasil Besar

Pembagian dividen dalam jumlah besar tentu menarik perhatian investor. Selain itu, kebijakan ini juga mencerminkan kepercayaan manajemen terhadap kondisi keuangan perusahaan.

Di sisi lain, investor dapat menikmati imbal hasil yang tinggi. Bahkan, kebijakan ini berpotensi meningkatkan minat pasar terhadap saham ADRO.

Strategi Perusahaan ke Depan

Meski membagikan dividen dalam jumlah besar, perusahaan tetap menyiapkan strategi bisnis untuk menjaga pertumbuhan. Manajemen akan fokus pada efisiensi operasional serta pengembangan energi berkelanjutan.

Baca Juga :  Unilever Indonesia Tegaskan Buavita Masih Milik Perusahaan

Selain itu, perusahaan juga mempertimbangkan peluang ekspansi di sektor energi. Dengan demikian, pertumbuhan bisnis dapat tetap terjaga dalam jangka panjang.

Sinyal Positif bagi Pasar

Pembagian dividen hampir 100% dari laba menjadi sinyal positif bagi pasar. Oleh sebab itu, langkah ini menunjukkan kondisi keuangan yang sehat.

Di sisi lain, kebijakan ini juga memperkuat posisi perusahaan sebagai salah satu pemain utama di sektor energi Indonesia.

Berita Terkait

IHSG Anjlok ke Level Terendah 5 Tahun, Kembali Dekati Zona Pandemi
Bitcoin Turun ke Level 70.000 Dollar AS, Tekanan Datang dari Strategy dan Ketidakpastian Iran
OJK Dorong Penguatan BPR dan BPRS Lewat Roadmap 2024–2027 untuk Dukung UMKM
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 25.000, Tinggalkan Level Rp 2,8 Juta
Impor Indonesia Naik 13,40% Januari–April 2026, Bahan Baku Jadi Pendorong Utama
Profitabilitas Asuransi Umum dan Reasuransi Tetap Kuat di Awal 2026, Laba Capai Rp4,22 Triliun
IFBC Expo 2026 Bandung Dorong Generasi Muda Masuk Dunia Franchise
Pemerintah Persempit Penerima PPh Final UMKM 0,5 Persen
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:00 WIB

IHSG Anjlok ke Level Terendah 5 Tahun, Kembali Dekati Zona Pandemi

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:00 WIB

Bitcoin Turun ke Level 70.000 Dollar AS, Tekanan Datang dari Strategy dan Ketidakpastian Iran

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:46 WIB

OJK Dorong Penguatan BPR dan BPRS Lewat Roadmap 2024–2027 untuk Dukung UMKM

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 25.000, Tinggalkan Level Rp 2,8 Juta

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:00 WIB

Impor Indonesia Naik 13,40% Januari–April 2026, Bahan Baku Jadi Pendorong Utama

Berita Terbaru