Daya Beli Lesu, Pengeluaran Konsumen AS Nyaris Stagnan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 10 April 2026 - 23:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Daya Beli Lesu, Pengeluaran Konsumen AS Nyaris Stagnan (AI)

Daya Beli Lesu, Pengeluaran Konsumen AS Nyaris Stagnan (AI)

Jemarionline.com, Pengeluaran konsumen masyarakat United States tercatat hampir tidak mengalami pertumbuhan, kondisi ini menunjukkan daya beli masyarakat mulai melemah di tengah tekanan ekonomi yang masih berlangsung.

Data terbaru memperlihatkan bahwa aktivitas belanja rumah tangga cenderung stagnan. Masyarakat kini lebih berhati-hati dalam mengeluarkan uang, terutama untuk kebutuhan non-esensial.

Baca Juga :  Ekonomi AS Bergeser dari K-Shaped ke E-Shaped Economy, Ini Penyebabnya

Tekanan ekonomi masih kuat

Beberapa faktor yang menekan daya beli antara lain:

  • Inflasi yang masih tinggi
  • Suku bunga yang tetap ketat
  • Kenaikan biaya hidup, termasuk pangan, sewa, dan energi

Kondisi ini membuat banyak rumah tangga menahan pengeluaran dan fokus pada kebutuhan utama.

Dampak ke ekonomi

Melambatnya konsumsi menjadi perhatian karena belanja rumah tangga merupakan motor utama pertumbuhan ekonomi AS. Jika tren ini berlanjut, pertumbuhan ekonomi berpotensi ikut melambat dan memengaruhi sektor bisnis.

Baca Juga :  Nilai Tukar Rupiah Tertekan, Analisis Ekonomi Terbaru 19 Januari 2026

Meski terjadi perlambatan, kondisi ini belum menunjukkan tanda resesi. Ekonomi AS dinilai masih bertahan, namun berada dalam fase pelemahan konsumsi akibat tekanan biaya hidup.

Berita Terkait

Drone AS Senilai Rp3,5 Triliun Hilang Kontak di Selat Hormuz
Tentara AS “Hidup dari Kafein” Saat Perang Lawan Iran
Iran Dinilai Berhasil Ubah Posisi Bertahan Jadi Kemenangan Strategis
Iran Wajibkan Kapal Minta Izin Militer untuk Melintasi Selat Hormuz
Korut Luncurkan Rudal Beruntun Usai Korsel Minta Maaf soal Drone
UEA Desak Selat Hormuz Dibuka Tanpa Syarat
Selat Hormuz Dibuka, PAN Optimistis Harga Minyak Lebih Stabil
DPR Yakin Gencatan Senjata AS–Iran Bisa Jadi Awal Perdamaian
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 02:00 WIB

Drone AS Senilai Rp3,5 Triliun Hilang Kontak di Selat Hormuz

Jumat, 10 April 2026 - 23:30 WIB

Daya Beli Lesu, Pengeluaran Konsumen AS Nyaris Stagnan

Jumat, 10 April 2026 - 21:30 WIB

Tentara AS “Hidup dari Kafein” Saat Perang Lawan Iran

Jumat, 10 April 2026 - 17:30 WIB

Iran Dinilai Berhasil Ubah Posisi Bertahan Jadi Kemenangan Strategis

Jumat, 10 April 2026 - 09:00 WIB

Iran Wajibkan Kapal Minta Izin Militer untuk Melintasi Selat Hormuz

Berita Terbaru

Drone AS Senilai Rp3,5 Triliun Hilang Kontak di Selat Hormuz (DOK.ANGKATAN UDARA AS via WIKIMEDIA COMMONS/KOMPAS.com)

Internasional

Drone AS Senilai Rp3,5 Triliun Hilang Kontak di Selat Hormuz

Sabtu, 11 Apr 2026 - 02:00 WIB

Daya Beli Lesu, Pengeluaran Konsumen AS Nyaris Stagnan (AI)

Internasional

Daya Beli Lesu, Pengeluaran Konsumen AS Nyaris Stagnan

Jumat, 10 Apr 2026 - 23:30 WIB

Guru PPPK Curhat di Senayan, Gaji Ideal Rp40 Juta ( dok.BeritaNasional)

Pendidikan

Guru PPPK Curhat di Senayan, Gaji Ideal Rp40 Juta

Jumat, 10 Apr 2026 - 22:30 WIB

Tentara AS “Hidup dari Kafein” Saat Perang Lawan Iran ( dok.Departemen Perang AS/SindoNews )

Internasional

Tentara AS “Hidup dari Kafein” Saat Perang Lawan Iran

Jumat, 10 Apr 2026 - 21:30 WIB