Jemarionline.com, PT Bank Mega Tbk memutuskan untuk membagikan dividen tunai sekaligus saham bonus kepada para pemegang saham. Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada akhir Maret 2026.Bank yang berada di bawah kendali pengusaha nasional Chairul Tanjung ini menyepakati pembagian dividen dari laba bersih tahun buku 2025. Total dividen mencapai sekitar Rp2,01 triliun atau setara dengan 60 persen dari laba bersih perusahaan.
Dividen Tunai Capai Rp2,01 Triliun
Setiap pemegang saham nantinya akan memperoleh dividen sebesar Rp171,94 per lembar saham. Jadwal cum dividen ditetapkan pada 9 April 2026, sementara pembayaran kepada investor akan dilakukan pada 30 April 2026.
Kebijakan pembagian dividen ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham, seiring dengan kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun 2025.
Saham Bonus Dibagikan dengan Rasio 1:1
Tak hanya dividen, PT Bank Mega Tbk juga mengumumkan pembagian saham bonus dalam jumlah besar. Perseroan akan menerbitkan sekitar 11,74 miliar saham bonus dengan total nilai mencapai Rp5,87 triliun.
Pembagian saham bonus dilakukan dengan rasio 1:1, yang berarti setiap satu saham lama yang dimiliki investor akan mendapatkan satu saham baru tanpa perlu mengeluarkan biaya tambahan.
Jadwal Pembagian pada April 2026
Jadwal cum saham bonus ditetapkan pada 9 April 2026, sama dengan cum dividen. Sementara itu, distribusi baik dividen maupun saham bonus dijadwalkan berlangsung pada 30 April 2026.Momentum ini menjadi perhatian penting bagi investor yang ingin mendapatkan hak atas pembagian tersebut.
Dorong Likuiditas dan Daya Tarik Saham
Pembagian dividen dan saham bonus ini diharapkan dapat meningkatkan likuiditas saham di pasar serta menarik minat investor baru. Dengan jumlah saham yang bertambah, perdagangan saham perseroan diproyeksikan menjadi lebih aktif.
Selain itu, aksi korporasi ini juga menunjukkan kondisi fundamental perusahaan yang kuat, sekaligus memberikan sinyal positif bagi pasar.









