Gen Z Andalkan Side Hustle untuk Bertahan di Tengah Tekanan Ekonomi

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 1 April 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gen Z Andalkan Side Hustle untuk Bertahan di Tengah Tekanan Ekonomi

Gen Z Andalkan Side Hustle untuk Bertahan di Tengah Tekanan Ekonomi

Jemarionline.com, Generasi Z kini semakin akrab dengan istilah side hustle atau pekerjaan sampingan. Namun, fenomena ini bukan lagi sekadar tren. Bagi banyak anak muda, pekerjaan tambahan sudah menjadi kebutuhan.Kondisi ekonomi yang tidak menentu membuat satu sumber penghasilan sering kali tidak cukup. Harga kebutuhan pokok naik. Biaya tempat tinggal juga semakin mahal. Sementara itu, gaji awal pekerja muda cenderung terbatas.

Tekanan Ekonomi Mendorong Perubahan

Situasi ini memaksa Gen Z untuk mencari cara lain agar tetap bertahan. Mereka mulai mengambil pekerjaan sampingan. Pilihannya beragam, mulai dari freelance, jualan online, hingga menjadi kreator konten.Kemajuan teknologi ikut membantu. Akses internet yang mudah membuka peluang baru. Banyak pekerjaan kini bisa dilakukan dari mana saja.Akibatnya, side hustle menjadi solusi cepat untuk menambah penghasilan.

Baca Juga :  Kesepakatan Dagang AS–Jepang Mulai Berjalan, Investasi Awal Capai US$36 Miliar

Bukan Lagi Pilihan, Tapi Kebutuhan

Bagi sebagian Gen Z, pekerjaan sampingan bukan lagi pilihan. Mereka mengandalkannya untuk menutup kebutuhan sehari-hari.Selain itu, side hustle juga dianggap sebagai langkah aman. Dengan lebih dari satu sumber penghasilan, risiko keuangan bisa ditekan.Namun, kondisi ini menunjukkan hal lain. Stabilitas ekonomi bagi generasi muda masih belum kuat. Banyak yang harus bekerja lebih keras hanya untuk memenuhi kebutuhan dasar.

Risiko Kelelahan Tidak Bisa Diabaikan

Di balik manfaatnya, side hustle juga punya risiko. Beban kerja bisa meningkat. Waktu istirahat pun berkurang.Jika tidak diatur dengan baik, kondisi ini bisa memicu kelelahan atau burnout. Dalam jangka panjang, hal ini bisa berdampak pada kesehatan fisik dan mental.Karena itu, penting bagi pekerja muda untuk menjaga keseimbangan antara kerja dan istirahat.

Baca Juga :  DPR Dorong Pajak Ekonomi Digital untuk Perkuat Target Pertumbuhan 8%

Cermin Adaptasi Generasi Muda

Fenomena ini menunjukkan bahwa Gen Z mampu beradaptasi. Mereka kreatif dan cepat melihat peluang.Namun, di sisi lain, tren ini juga menjadi tanda adanya tekanan ekonomi yang nyata. Side hustle bukan lagi sekadar gaya hidup, tetapi cara untuk bertahan.Ke depan, dibutuhkan dukungan yang lebih besar. Baik dari sisi lapangan kerja maupun kebijakan ekonomi. Tujuannya agar generasi muda tidak terus terbebani.

Berita Terkait

Pengemudi Nilai BBM B50 Tetap Nyaman untuk Kendaraan Diesel
Daftar Harga BBM Terbaru di Semua SPBU Berlaku Agustus 2026
Rupiah Tembus Rp18.100 per Dolar AS, Pasar Keuangan Bergejolak
Rupiah Ditutup Menguat, Optimisme IMF Dorong Sentimen Pasar
OJK Bantah Bank Asing Tarik Dana Besar-Besaran dari Indonesia
Harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo 7 Juli 2026, Cek Daftar Terbarunya
Purbaya: Ekonomi Indonesia Terus Membaik, MBG Jadi Fondasi Pertumbuhan
PPN Strava Premium Berlaku, DJP Jelaskan Pengguna yang Kena Pajak
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Pengemudi Nilai BBM B50 Tetap Nyaman untuk Kendaraan Diesel

Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Daftar Harga BBM Terbaru di Semua SPBU Berlaku Agustus 2026

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:00 WIB

Rupiah Tembus Rp18.100 per Dolar AS, Pasar Keuangan Bergejolak

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:00 WIB

Rupiah Ditutup Menguat, Optimisme IMF Dorong Sentimen Pasar

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:00 WIB

OJK Bantah Bank Asing Tarik Dana Besar-Besaran dari Indonesia

Berita Terbaru

Kepala Dinsos P3A Kabupaten Tebo Arief Haryoko.(poto: jambiprima.com).

Daerah

Jumlah Warga Miskin Desil 1 Kabupaten Tebo Meningkat

Kamis, 10 Sep 2026 - 08:17 WIB