Duit di Rekening Ludes Seketika, Waspadai Modus Baru Maling M-Banking

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 27 Februari 2026 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Duit di Rekening Ludes Seketika, Waspadai Modus Baru Maling M-Banking

Duit di Rekening Ludes Seketika, Waspadai Modus Baru Maling M-Banking

Jakarta, 27 Februari 2026 – Transaksi perbankan digital yang semakin mudah rupanya juga membuka peluang bagi penjahat untuk menguras rekening nasabah dalam hitungan menit. Modus baru pencurian melalui mobile banking (m‑banking) terus berkembang dan semakin canggih, sehingga masyarakat perlu ekstra waspada.

Menurut laporan terbaru, modus penipuan ini sering memanfaatkan phishing melalui SMS, email, atau aplikasi pesan instan. Pelaku mengirim tautan palsu yang menyerupai portal resmi bank, meminta korban memasukkan PIN, password, atau kode OTP. Setelah data ini diperoleh, penjahat bisa langsung mengakses rekening dan mentransfer saldo ke rekening mereka sendiri.

Selain phishing, modus lain yang semakin marak adalah aplikasi banking palsu. Beberapa aplikasi yang diunduh dari sumber tidak resmi mengandung malware yang dapat mengambil alih kredensial login nasabah. Bahkan, penipu kerap menyamar sebagai petugas bank atau pihak resmi untuk menakut-nakuti korban agar menyerahkan data penting.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 25.000, Tinggalkan Level Rp 2,8 Juta

Ahli keamanan digital menekankan bahwa hampir semua kasus ini merupakan penipuan sosial (social engineering), bukan peretasan teknis murni. Oleh karena itu, kewaspadaan nasabah menjadi kunci utama mencegah kehilangan uang.

Cara Melindungi Rekening

Bank dan pakar keamanan digital memberikan beberapa tips agar rekening aman dari serangan:

  1. Hindari klik tautan mencurigakan dari SMS, WhatsApp, atau email yang mengaku dari bank.

  2. Jangan pernah membagikan PIN, password, atau OTP kepada siapa pun. Bank tidak akan meminta informasi ini melalui pesan.

  3. Unduh aplikasi resmi dari Play Store atau App Store, dan hindari APK dari sumber tidak dikenal.

  4. Aktifkan notifikasi transaksi untuk mengetahui setiap mutasi rekening secara real-time.

  5. Hindari transaksi menggunakan Wi-Fi publik yang rentan disusupi pihak ketiga.

  6. Perbarui aplikasi dan sistem operasi secara berkala, serta logout setelah transaksi selesai.

Baca Juga :  Traktor Nusantara Buka Lowongan Management Trainee 2026

Nasabah yang mendapati transaksi mencurigakan disarankan segera menghubungi pihak bank untuk memblokir akses rekening dan melakukan langkah pemulihan.

Dengan semakin canggihnya modus penipuan m‑banking, kewaspadaan dan disiplin menjaga keamanan data pribadi menjadi langkah paling efektif agar saldo tidak ludes seketika.

Berita Terkait

IHSG Balik ke Level 6.000, Investor Masih Waspadai Tekanan Pasar
Rekomendasi Kripto Hari Ini: SUI, CC, dan ZAMA Jadi Sorotan Investor
IHSG Terbang Lagi, 543 Saham Menguat dan Mayoritas Berada di Zona Hijau
Kenapa Pelemahan Rupiah dan IHSG Sulit Dibendung? Ini Penyebabnya
DPR Panggil Danantara dan Himbara Bahas Gejolak Pasar Keuangan
Tiga Emiten Bayar Dividen Hari Ini, CDIA Cairkan USD40 Juta
Aturan E-Commerce Baru Terbit, Marketplace Wajib Transparan Soal Biaya
PPN DTP Perumahan Dinilai Tekan Backlog dan Dorong Transaksi Rumah Kelas Menengah
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:00 WIB

Rekomendasi Kripto Hari Ini: SUI, CC, dan ZAMA Jadi Sorotan Investor

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:00 WIB

IHSG Terbang Lagi, 543 Saham Menguat dan Mayoritas Berada di Zona Hijau

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:00 WIB

Kenapa Pelemahan Rupiah dan IHSG Sulit Dibendung? Ini Penyebabnya

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:00 WIB

DPR Panggil Danantara dan Himbara Bahas Gejolak Pasar Keuangan

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:00 WIB

Tiga Emiten Bayar Dividen Hari Ini, CDIA Cairkan USD40 Juta

Berita Terbaru