Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Amman, Yordania, dalam kunjungan kerja resmi. Lawatan ini bertujuan memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Yordania.Turut mendampingi Presiden Prabowo di antaranya Duta Besar RI untuk Yordania Ade Padmo Sarwono dan Atase Pertahanan RI Kolonel Laut (P) Dafris D. Syahruddin.
Saat memasuki wilayah udara Yordania, pesawat Kepresidenan RI mendapat pengawalan jet tempur F-16. Pengawalan tersebut menjadi bentuk penghormatan khusus dari pemerintah Yordania kepada kepala negara sahabat.
Penyambutan Resmi di Bandara Militer Marka
Presiden Prabowo mendarat di Bandara Militer Marka, Amman, pada Selasa malam waktu setempat. Ia kemudian disambut langsung oleh Putra Mahkota Yordania, Al Hussein bin Abdullah II, bersama sejumlah pejabat tinggi negara.
Upacara penyambutan berlangsung secara resmi dan khidmat. Pasukan kehormatan turut berjajar sebagai bagian dari prosesi kenegaraan.
Fokus Pertemuan Bilateral
Selanjutnya, Presiden Prabowo dijadwalkan melakukan pertemuan dengan Raja Abdullah II. Pertemuan ini membahas penguatan kerja sama strategis kedua negara.
Adapun beberapa sektor utama yang menjadi fokus pembahasan meliputi pertahanan, pendidikan, ketahanan pangan, serta stabilitas kawasan Timur Tengah. Selain itu, kedua negara juga mendorong peningkatan kerja sama ekonomi.
Simbol Persahabatan Dua Negara
Pengawalan jet tempur terhadap pesawat kepresidenan bukan prosedur biasa. Tradisi ini hanya diberikan sebagai simbol penghormatan tinggi dalam hubungan diplomatik.
Karena itu, penyambutan tersebut menunjukkan eratnya hubungan Indonesia dan Yordania. Kunjungan ini diharapkan mampu membuka peluang kerja sama baru di masa mendatang.









