Iran Dinilai Berhasil Ubah Posisi Bertahan Jadi Kemenangan Strategis

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 10 April 2026 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Iran Dinilai Berhasil Ubah Posisi Bertahan Jadi Kemenangan Strategis

Iran Dinilai Berhasil Ubah Posisi Bertahan Jadi Kemenangan Strategis

Jemarionline.com,

JAKARTA — Sejumlah analis menilai Iran berhasil mengubah posisi defensif menjadi kemenangan strategis dalam konflik geopolitik melawan Amerika Serikat dan sekutunya. Penilaian ini muncul meski secara militer Iran tidak menunjukkan dominasi mutlak di medan konflik.

Dalam analisis yang dipublikasikan Republika, terdapat sejumlah faktor yang menjelaskan bagaimana Iran mampu keluar dari tekanan tanpa mengalami kekalahan signifikan.

Gagalnya Tujuan Strategis Lawan

Para analis menilai pihak lawan tidak berhasil mencapai tujuan utamanya, seperti menghentikan program strategis Iran, mengganti rezim, hingga melumpuhkan jaringan pengaruhnya di kawasan.

Sebaliknya, Iran justru tetap mempertahankan struktur kekuasaan dan kapasitas militernya. Hal ini membuat ukuran kemenangan tidak lagi hanya ditentukan oleh keberhasilan militer, melainkan pencapaian tujuan strategis jangka panjang.

Baca Juga :  Pakar: Jerman Berpotensi Jadi Target Militer Terbuka Rusia

Dalam konteks konflik modern, bertahan tanpa runtuh dinilai sudah cukup untuk dianggap sebagai kemenangan. Iran mampu menjaga stabilitas internal sekaligus mempertahankan kekuatan militernya di tengah tekanan eksternal yang besar. Selain itu, Iran juga dinilai masih memiliki sumber daya untuk melanjutkan aktivitas strategisnya, sehingga tidak mengalami kerugian fatal seperti yang diharapkan lawan.

Konsolidasi Internal dan Dampak Global

Tekanan dari luar justru memicu konsolidasi di dalam negeri Iran. Situasi ini memperkuat solidaritas domestik dan memperkokoh posisi pemerintah di tengah konflik yang berlangsung. Alih-alih melemahkan, intervensi eksternal justru mempertegas posisi Iran di mata masyarakatnya sendiri.

Baca Juga :  AS Hentikan Proses Visa, Negara Tetangga Ikut Terdampak

Di sisi lain, analis menilai dampak signifikan justru dirasakan oleh Amerika Serikat. Kredibilitas global negara tersebut dinilai mengalami penurunan karena tidak mampu mencapai target strategisnya.

Dalam geopolitik, kredibilitas menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan sekutu dan pengaruh global. Ketika hal ini menurun, dampaknya bisa terasa dalam jangka panjang.

Fenomena ini menunjukkan adanya perubahan dalam pola konflik global. Kemenangan tidak lagi selalu ditentukan oleh kekuatan militer terbesar, melainkan kemampuan bertahan, mengelola strategi, dan menggagalkan tujuan lawan. Dalam konteks ini, Iran dinilai berhasil memanfaatkan strategi asimetris untuk menghadapi tekanan tanpa mengalami kekalahan.

Berita Terkait

Pertamina Sebut NOC Berperan Jaga Ketahanan Energi Nasional dan Dorong Ekonomi
Dokter AS Positif Ebola saat Operasi Pasien di Kongo, Kini Dievakuasi ke Jerman
Petugas Bandara Jeddah Lakukan Penyitaan Rokok Milik Jemaah Haji Indonesia
Rusia dan Ukraina Tukar 205 Tawanan Perang, Dimediasi AS di Tengah Memanasnya Konflik
Indonesia–Belarus Sepakati Roadmap Kerja Sama 2026–2030 di Minsk
China dan Jepang Kembali Bersitegang, Insiden Jet Tempur di Laut Pasifik Picu Kekhawatiran Kawasan
Kamboja Deportasi Ribuan WNA Ilegal, Didominasi Kasus Penipuan Daring
Penembakan Saat Jamuan Malam Trump Gegerkan AS, Pelaku Dipastikan Tidak Terkait Iran
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:00 WIB

Pertamina Sebut NOC Berperan Jaga Ketahanan Energi Nasional dan Dorong Ekonomi

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:00 WIB

Dokter AS Positif Ebola saat Operasi Pasien di Kongo, Kini Dievakuasi ke Jerman

Senin, 18 Mei 2026 - 15:00 WIB

Petugas Bandara Jeddah Lakukan Penyitaan Rokok Milik Jemaah Haji Indonesia

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:00 WIB

Rusia dan Ukraina Tukar 205 Tawanan Perang, Dimediasi AS di Tengah Memanasnya Konflik

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:00 WIB

Indonesia–Belarus Sepakati Roadmap Kerja Sama 2026–2030 di Minsk

Berita Terbaru