Beijing, 18 Februari 2026 – Cadangan devisa China mencapai rekor tertinggi di awal 2026. Lonjakan ini dipicu oleh peningkatan kepemilikan emas dan aset berbasis dolar.
Data terbaru menunjukkan total cadangan devisa mencapai sekitar US$ 3,4 triliun, tertinggi sejak 2015. Bank sentral China, People’s Bank of China, terus membeli emas untuk memperkuat cadangan negara.
Analis menilai langkah ini membantu China mengurangi ketergantungan pada dolar AS. “Diversifikasi cadangan dengan emas memberikan stabilitas di tengah ketidakpastian ekonomi global,” kata pengamat pasar.
Fenomena serupa terlihat di negara lain. Banyak negara menambah porsi emas dalam cadangan mereka sebagai aset safe haven dari gejolak geopolitik dan fluktuasi mata uang.
Dengan cadangan devisa yang kuat, China memiliki bantalan lebih besar untuk menghadapi tekanan ekonomi, termasuk perdagangan internasional dan nilai tukar mata uang.









