Penembakan Warga AS oleh Agen Imigrasi di Minneapolis Picu Protes Publik

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026 - 06:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang agen federal berpatroli di lokasi insiden penembakan Alex Pretti di Minneapolis, Minnesota. Foto menunjukkan penggunaan senjata anti-huru-hara dan kepulan asap selama operasi penegakan imigrasi.

Seorang agen federal berpatroli di lokasi insiden penembakan Alex Pretti di Minneapolis, Minnesota. Foto menunjukkan penggunaan senjata anti-huru-hara dan kepulan asap selama operasi penegakan imigrasi.

Jemarionline – Penembakan fatal oleh agen imigrasi federal di Minneapolis menewaskan seorang perawat ICU berusia 37 tahun, Alex Pretti, pada Sabtu, 24 Januari 2026. Insiden ini menjadi yang kedua terhadap warga negara AS di Minnesota bulan ini dan memicu kemarahan publik yang luas.

Menurut keterangan pihak federal (ICE/DHS), penembakan dilakukan karena Pretti diduga mendekati agen dengan senjata dan melakukan perlawanan. Namun, rekaman video dari lokasi kejadian menunjukkan Pretti hanya memegang telepon saat berusaha membantu warga lain, dan senjatanya yang berlisensi diambil dari pinggangnya sebelum dia ditembak.

Gedung Putih, melalui Sekretaris Pers Karoline Leavitt, menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mundur dari kebijakan deportasi terhadap imigran ilegal kriminal. Leavitt juga menyalahkan Partai Demokrat atas ketegangan di Minnesota yang menurutnya menjadi pemicu insiden. “Tragedi ini terjadi akibat perlawanan yang disengaja dan bermusuhan dari para pemimpin Demokrat di Minnesota selama berminggu-minggu,” kata Leavitt.

Baca Juga :  Sejarah Terbentuknya Selat Hormuz: Jalur Strategis yang Terbentuk dari Proses Alam

Presiden Donald Trump menyatakan pihaknya tidak ingin melihat orang terluka atau terbunuh di jalanan Amerika Serikat, tetapi menegaskan dukungannya terhadap operasi federal untuk menegakkan hukum imigrasi.

Insiden ini memicu gelombang protes publik dan kecaman luas, termasuk dari pejabat negara bagian, organisasi masyarakat sipil, dan pemimpin bisnis. Mereka menyerukan penyelidikan independen dan transparan terhadap penembakan Pretti, serta meminta peninjauan ulang taktik penegakan ICE yang dianggap membahayakan keselamatan warga sipil.

Baca Juga :  Meta Klarifikasi Masalah Email Reset Password Massal: "Sistem Kami Tidak Dibobol"

Perdebatan nasional pun muncul mengenai peran ICE, penggunaan kekuatan dalam operasi penegakan imigrasi, dan hubungan antara kebijakan federal dan otoritas lokal. Penembakan Pretti menambah tekanan terhadap pemerintah federal untuk bertindak hati-hati dalam operasi di Minnesota dan wilayah lain.

Warga, legislator, dan kelompok masyarakat sipil menekankan pentingnya akuntabilitas dan de-eskalasi dalam setiap tindakan penegakan hukum. Sementara itu, pemerintah Trump tetap menegaskan bahwa kebijakan deportasi terhadap imigran ilegal kriminal akan terus dijalankan, meskipun kontroversi terus meningkat.

Berita Terkait

Helikopter Medis Jatuh di Sarawak Tewaskan Lima Orang Kemenkes Malaysia
Peluang Emas Beasiswa Main Video Game Senilai Rp270 Juta di USV
Interpol Tangkap 5.811 Penipu Online, Aset Rp4,7 Triliun Disita
Gempa Venezuela Perparah Krisis, Sanksi Internasional Hambat Pemulihan
Harga Minyak Melambung ke US$81, Iran Tinggalkan Negosiasi dengan AS
Jepang Sudah Habiskan Rp1.200 Triliun, Yen Tetap Terpuruk terhadap Dolar AS
Trump Dikecam Partainya Sendiri Usai Teken Kesepakatan Damai dengan Iran
Kapal Tanker Minyak Iran Akhirnya Lolos dari Blokade AS, Ekspor Kembali Berjalan
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 13:52 WIB

Helikopter Medis Jatuh di Sarawak Tewaskan Lima Orang Kemenkes Malaysia

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:00 WIB

Peluang Emas Beasiswa Main Video Game Senilai Rp270 Juta di USV

Senin, 13 Juli 2026 - 13:00 WIB

Interpol Tangkap 5.811 Penipu Online, Aset Rp4,7 Triliun Disita

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gempa Venezuela Perparah Krisis, Sanksi Internasional Hambat Pemulihan

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:00 WIB

Harga Minyak Melambung ke US$81, Iran Tinggalkan Negosiasi dengan AS

Berita Terbaru

Peresmian program inkubasi startup NextDev ke-12 bertema AI-Powered Innovations yang digelar Telkomsel di Cikini, Jakarta Pusat.

Teknologi

Telkomsel Buka Program Inkubasi NextDev Ke-12 Inovasi AI

Jumat, 9 Okt 2026 - 07:32 WIB