Wall Street Dibuka Menguat 17 Januari 2026, Optimisme Investor Meningkat

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 05:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trader di Wall Street memantau indeks saham yang menguat pada pembukaan perdagangan.|
(Photo source: Quartz)

Trader di Wall Street memantau indeks saham yang menguat pada pembukaan perdagangan.| (Photo source: Quartz)

Jemarionline – Bursa saham Wall Street dibuka menguat pada hari ini, menandakan sentimen positif investor yang meningkat. Penguatan ini dipengaruhi oleh prospek laba kuartal yang solid, rebound harga minyak, dan keyakinan pasar terhadap stabilitas ekonomi global meski sejumlah risiko geopolitik masih ada.

1. Rebound Harga Minyak dan Dampaknya
Harga minyak yang kembali naik memberikan dorongan bagi sektor energi, yang merupakan salah satu pendorong utama indeks saham di Wall Street. Investor melihat potensi kenaikan laba perusahaan energi sebagai tanda optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga :  Harga Cabai dan Bawang Naik Jelang Akhir Pekan, Pasokan Terbatas

2. Momentum Laba Perusahaan
Beberapa perusahaan besar AS baru saja mengumumkan laporan laba kuartal yang melebihi ekspektasi pasar. Hal ini menciptakan keyakinan investor bahwa ekonomi masih berada pada jalur pertumbuhan positif, sehingga mendorong aksi beli di awal perdagangan.

3. Sentimen Global Positif
Selain faktor domestik, kondisi pasar global yang relatif stabil juga mendukung penguatan Wall Street. Investor memperhatikan pergerakan pasar di Eropa dan Asia, yang menunjukkan tanda pemulihan ekonomi pascapandemi, sehingga meningkatkan kepercayaan terhadap pasar saham AS.

Baca Juga :  Kesepakatan Tarif RI–AS Dikritik Rocky Gerung, Pemerintah Diminta Evaluasi Ulang

Kesimpulan:
Pembukaan Wall Street yang menguat hari ini mencerminkan optimisme investor terhadap prospek ekonomi 2026. Kombinasi rebound harga minyak, kinerja laba perusahaan yang kuat, dan stabilitas pasar global menciptakan suasana positif yang bisa mendorong pertumbuhan lebih lanjut di pasar saham AS.

Berita Terkait

Malaysia Tebar THR untuk PNS, Pensiunan, dan Guru Ngaji, Nominal Bisa Capai Rp 6 Juta
China Minta Kesepakatan Dagang Indonesia–AS Tidak Rugikan Negara Lain
Segini Bayaran Debt Collector di RI, Bisa Dapat Puluhan Juta Sekali Tarik Mobil Kredit Macet
Bank BTN Buka Lowongan Kerja IT Februari 2026, Ini Posisi dan Syarat Lengkapnya
Link Resmi Penukaran Uang BI, Masyarakat Bisa Daftar Online
Kesepakatan Tarif RI–AS Dikritik Rocky Gerung, Pemerintah Diminta Evaluasi Ulang
Prabowo Paparkan MBG dan Pemberantasan Korupsi di Depan Pengusaha AS
NTB Makin Terkoneksi, Satu Tahun Kepemimpinan Iqbal–Dinda Tumbuhkan Mobilitas dan Pariwisata
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 07:59 WIB

Malaysia Tebar THR untuk PNS, Pensiunan, dan Guru Ngaji, Nominal Bisa Capai Rp 6 Juta

Rabu, 25 Februari 2026 - 17:08 WIB

China Minta Kesepakatan Dagang Indonesia–AS Tidak Rugikan Negara Lain

Selasa, 24 Februari 2026 - 20:00 WIB

Segini Bayaran Debt Collector di RI, Bisa Dapat Puluhan Juta Sekali Tarik Mobil Kredit Macet

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:58 WIB

Bank BTN Buka Lowongan Kerja IT Februari 2026, Ini Posisi dan Syarat Lengkapnya

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:20 WIB

Link Resmi Penukaran Uang BI, Masyarakat Bisa Daftar Online

Berita Terbaru

D2NP PNS: Pengertian, Fungsi, dan Cara Cek di MyASN

Pemerintahan

D2NP PNS: Pengertian, Fungsi, dan Cara Cek di MyASN

Rabu, 25 Feb 2026 - 23:00 WIB