Jangan Buka File WhatsApp Ini, Peretas Bisa Kendalikan Perangkat

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Malware yang tersebar di WhatsApp, pakai modus baru. Foto: Kaspersky

Malware yang tersebar di WhatsApp, pakai modus baru. Foto: Kaspersky

Jakarta, Jemarionline.com – File WhatsApp berbahaya kembali menjadi perhatian setelah Kaspersky mengungkap kampanye malware yang menyebar melalui aplikasi WhatsApp. Penyerang mengirim file dengan nama yang menyerupai dokumen bisnis atau keuangan. Jika korban membuka file tersebut, pelaku dapat mengambil alih perangkat dari jarak jauh.

Kaspersky menemukan serangan ini di sejumlah negara, termasuk Malaysia, Brasil, India, Meksiko, Singapura, Inggris, Vietnam, dan Rusia. Peneliti keamanan juga mengonfirmasi bahwa banyak korban menerima file tersebut melalui akun WhatsApp yang sebelumnya telah diretas. Namun, hingga kini peneliti belum mengetahui secara pasti cara pelaku membajak akun-akun tersebut.

Pelaku Menyamar sebagai Dokumen Bisnis

Pelaku menyamarkan malware menggunakan nama file yang tampak meyakinkan, misalnya Statement of Debt(30K).vbs atau Outstanding Payment List.vbs.

Nama tersebut membuat banyak korban mengira file itu merupakan dokumen pekerjaan atau laporan keuangan. Setelah korban menjalankan file tersebut, malware langsung memulai proses infeksi secara bertahap.

Baca Juga :  Cisco IQ Bantu Perusahaan Bangun Ketahanan Jangka Panjang Hadapi Ancaman Siber

Malware Ambil Alih Perangkat

Kaspersky menjelaskan bahwa file berbahaya tersebut menjalankan skrip VBScript. Selanjutnya, skrip itu menginstal perangkat lunak Remote Monitoring and Management (RMM) yang sah, tetapi pelaku menyalahgunakannya untuk mengendalikan komputer korban dari jarak jauh.

Melalui akses tersebut, pelaku berpotensi mengendalikan perangkat, mencuri data penting, hingga menyebarkan file berbahaya kepada kontak lain melalui akun WhatsApp milik korban.

Jangan Pernah Membuka File Ini

Kaspersky meminta pengguna WhatsApp agar tidak membuka file dengan ekstensi berikut apabila tidak benar-benar yakin terhadap asalnya:

  • .VBS
  • .VBE
  • .EXE
  • .BAT
  • .CMD
  • .JS
  • .PS1

Jenis file tersebut bukan format dokumen yang umum dikirim melalui WhatsApp. Karena itu, pengguna harus memverifikasi keaslian file terlebih dahulu sebelum membukanya.

Baca Juga :  Teknologi AI di 2026: Transformasi Digital yang Mengubah Cara Hidup Kita

Cara Melindungi Akun WhatsApp

Pengguna dapat mengurangi risiko serangan dengan menerapkan beberapa langkah sederhana.

Pertama, jangan membuka lampiran yang datang tanpa penjelasan, meskipun pengirimnya merupakan kontak yang dikenal.

Kedua, aktifkan verifikasi dua langkah pada WhatsApp dan gunakan aplikasi versi terbaru.

Ketiga, nonaktifkan unduhan otomatis apabila tidak diperlukan sehingga perangkat tidak langsung menyimpan file yang diterima.

Waspadai Modus Baru Peretas

Kaspersky menilai pelaku sengaja memanfaatkan kepercayaan pengguna terhadap kontak yang sudah dikenal. Oleh sebab itu, pengguna perlu tetap waspada meskipun file berasal dari teman, rekan kerja, atau anggota keluarga.

Apabila menerima file yang mencurigakan, sebaiknya hubungi pengirim melalui telepon atau pesan lain untuk memastikan bahwa mereka benar-benar mengirim file tersebut.

Berita Terkait

Jangan Tergiur Benchmark, Begini Cara Memilih CPU Gaming yang Tepat
7 HP 2 Jutaan Terbaik Juni 2026, Motorola G57 Power hingga Tecno Pova 7 5G
AQUA Elektronik Optimalkan Teknologi AI untuk Tingkatkan Kualitas Gambar TV
Steam Controller Baru Bisa Isi Daya Otomatis dengan Kamera dan AI
Netflix Wajibkan Email Unik per Profil, Aturan Baru Cegah Berbagi Akun
Kapan Mode Pesawat di HP Sebaiknya Diaktifkan? Ini Penjelasannya
Panduan Memilih Smartphone agar Tetap Bernilai dalam Jangka Panjang
7 HP 1 Jutaan Terbaik 2026, RAM 8GB dan Kamera 50MP
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 08:00 WIB

Jangan Tergiur Benchmark, Begini Cara Memilih CPU Gaming yang Tepat

Senin, 29 Juni 2026 - 07:00 WIB

7 HP 2 Jutaan Terbaik Juni 2026, Motorola G57 Power hingga Tecno Pova 7 5G

Senin, 29 Juni 2026 - 06:00 WIB

AQUA Elektronik Optimalkan Teknologi AI untuk Tingkatkan Kualitas Gambar TV

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:00 WIB

Steam Controller Baru Bisa Isi Daya Otomatis dengan Kamera dan AI

Minggu, 28 Juni 2026 - 07:00 WIB

Netflix Wajibkan Email Unik per Profil, Aturan Baru Cegah Berbagi Akun

Berita Terbaru