Monadi Buka Sertifikasi 220 Pekerja Konstruksi Kerinci, Perkuat SDM untuk Pembangunan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: (Vina/GOnews.id)

Foto: (Vina/GOnews.id)

Kerinci, Jemarionline.com – Bupati Kerinci Monadi resmi membuka Pelatihan, Pembekalan, dan Uji Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi (TKK) Tingkat Terampil Tahun 2026. Program tersebut melibatkan 220 peserta dari berbagai bidang keahlian konstruksi dan berlangsung selama enam hari, mulai 22 hingga 27 Juni 2026.

Pemerintah Kabupaten Kerinci menggelar kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal agar mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional. Melalui program tersebut, pemerintah juga ingin memperkuat kualitas sumber daya manusia yang mendukung pembangunan infrastruktur daerah.

Monadi Dorong Tenaga Kerja Lebih Profesional

Monadi menegaskan bahwa sektor konstruksi memiliki peran penting dalam pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan jalan, jembatan, irigasi, gedung, dan fasilitas publik lainnya membutuhkan tenaga kerja yang kompeten serta memiliki sertifikasi sesuai standar.

Ia menilai tantangan pembangunan saat ini semakin kompleks. Karena itu, tenaga konstruksi harus terus meningkatkan kemampuan agar mampu memenuhi kebutuhan pembangunan yang terus berkembang.

Monadi juga meminta peserta mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan serius agar memperoleh manfaat maksimal dari program tersebut.

Baca Juga :  Wawako Azhar Koordinasi Transportasi Darat Bersama Kemenhub

PUPR Kerinci Tingkatkan Kompetensi SDM

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kerinci, Maya Novefri Handayani, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari pelaksanaan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi yang menekankan pentingnya tenaga kerja kompeten dan tersertifikasi.

Maya mengungkapkan bahwa Dinas PUPR Kerinci telah melatih 954 tenaga konstruksi selama periode 2021 hingga 2025. Pada tahun 2026, pemerintah kembali bekerja sama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang untuk melatih dan menguji kompetensi 220 peserta.

Tujuh Bidang Keahlian Ikut Sertifikasi

Program tahun ini mencakup tujuh bidang kompetensi yang dibutuhkan dalam sektor konstruksi. Peserta mengikuti pelatihan pada bidang Tukang Bata dan Plesteran, Tukang Cat Bangunan Gedung, Tukang Besi Beton, Operator Excavator, Operator Vibrator Roller, Teknisi Laboratorium Beton Aspal, dan Pelaksana Pekerjaan Pemeliharaan Sungai.

Pemerintah berharap peserta dapat meningkatkan keterampilan teknis sekaligus memahami standar kualitas dan keselamatan kerja yang berlaku dalam industri konstruksi.

Dukung Percepatan Pembangunan Infrastruktur

Pemerintah Kabupaten Kerinci menilai peningkatan kompetensi tenaga kerja konstruksi dapat mendukung percepatan pembangunan infrastruktur daerah. Tenaga kerja yang terampil dan tersertifikasi mampu menghasilkan pekerjaan yang lebih berkualitas, aman, dan sesuai standar.

Baca Juga :  TVRI Jambi Gelar Nonton Bareng Piala Dunia 2026, Hadirkan Bola Gembira untuk Masyarakat

Selain itu, pemerintah juga berharap program ini membantu mendukung pembangunan sektor pertanian, irigasi, dan program swasembada pangan yang menjadi prioritas daerah.

Balai Jasa Konstruksi Apresiasi Kerinci

Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang memberikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja konstruksi. Menurutnya, kerja sama yang terjalin antara pemerintah daerah dan Balai Jasa Konstruksi menjadi langkah penting dalam menyiapkan SDM yang sesuai kebutuhan industri.

Ia berharap peserta dapat memanfaatkan pelatihan tersebut untuk meningkatkan kemampuan dan menerapkan ilmu yang diperoleh dalam pekerjaan sehari-hari.

Sertifikasi Tingkatkan Daya Saing

Sertifikat kompetensi tidak hanya menjadi dokumen administratif. Sertifikasi juga menjadi bukti kemampuan dan profesionalisme tenaga kerja dalam menjalankan tugas sesuai standar yang berlaku.

Karena itu, pemerintah terus mendorong peningkatan jumlah tenaga kerja konstruksi yang memiliki sertifikat kompetensi agar mampu bersaing di pasar kerja yang semakin kompetitif.

Berita Terkait

Kebakaran Lahan Sungai Buluh Hanguskan Kebun Karet Warga Rimbo Tengah
Kebakaran Lahan Samping UIN STS Jambi Merambat Hingga Area Bumi Perkemahan
Respons Cepat SAH Terkait Ancaman Kabut Asap di Jambi: Warga Diminta Waspada
Kebakaran Lahan Perkebunan Karet Di Bungo Berhasil Dipadamkan
Pemkab Muaro Jambi Bagikan Masker Gratis Hadapi Kabut Asap Karhutla
Sanggar Budaya Muaro Jambi Juara I Festival Batanghari 2026
Konflik Stockpile Batubara PT SAS: Warga BPR Tuntut Pemberhentian Total Aktivitas Perusahaan
Kanwil Kemenkum dan BRIDA Jambi Resmi Jalin Kerja Sama Pelindungan Kekayaan Intelektual
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:46 WIB

Kebakaran Lahan Sungai Buluh Hanguskan Kebun Karet Warga Rimbo Tengah

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:41 WIB

Kebakaran Lahan Samping UIN STS Jambi Merambat Hingga Area Bumi Perkemahan

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:24 WIB

Respons Cepat SAH Terkait Ancaman Kabut Asap di Jambi: Warga Diminta Waspada

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Kebakaran Lahan Perkebunan Karet Di Bungo Berhasil Dipadamkan

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:59 WIB

Sanggar Budaya Muaro Jambi Juara I Festival Batanghari 2026

Berita Terbaru