Jemarionline.com, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM telah menyelesaikan pembangunan 1.000 unit Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Program ini bertujuan memperkuat ekonomi desa dan pemerataan ekonomi nasional.
Setiap Kopdes Merah Putih menjadi pusat ekonomi desa. Layanan yang tersedia meliputi simpan‑pinjam, gerai sembako, fasilitas logistik, dan jasa publik. Masyarakat desa bisa lebih mudah memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus mengembangkan usaha lokal.
Menteri Koperasi dan UKM menyatakan, pembangunan ini bagian dari target nasional 80.000 unit. Dari jumlah tersebut, 30.000 unit ditargetkan beroperasi pada April 2026, sementara sisanya dibangun bertahap.
“Kopdes Merah Putih menjadi motor penggerak ekonomi desa. Kami harap dapat mendukung usaha mikro, menengah, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Menteri Koperasi dan UKM.
Selain pembangunan fisik, pemerintah juga menyiapkan pengelolaan profesional dan sistem digital. Dengan digitalisasi, pencatatan transaksi dan laporan keuangan koperasi menjadi lebih mudah dan transparan.
Pembangunan Kopdes Merah Putih terus didorong di seluruh wilayah Indonesia, bekerja sama dengan pemerintah daerah dan masyarakat. Program ini diharapkan meningkatkan kualitas hidup dan peluang ekonomi di desa.









