Xiaomi 18 Ultra Batal Rilis Akibat Biaya Produksi Komponen Melambung Tinggi

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi modul kamera lini flagship Xiaomi Ultra. Biaya sensor kamera mutakhir dan lonjakan harga memori menjadi pemicu rumor pembatalan model Ultra generasi berikutnya.(poto: oegopost.id).

Ilustrasi modul kamera lini flagship Xiaomi Ultra. Biaya sensor kamera mutakhir dan lonjakan harga memori menjadi pemicu rumor pembatalan model Ultra generasi berikutnya.(poto: oegopost.id).

Jakarta, jemarionline.com – Raksasa teknologi asal China menghadapi kendala besar hingga memicu isu kuat bahwa lini Xiaomi 18 Ultra batal meluncur ke pasar komersial. Kenaikan harga komponen memori dan integrasi modul perangkat keras kelas atas menjadi alasan utama di balik pertimbangan pembatalan tersebut.

Kabar mengejutkan ini pertama kali mencuat dari pembocor gawai ternama Digital Chat Station melalui laporan media GSM Arena pada Senin waktu setempat. Informasi tersebut langsung menyita perhatian pemerhati teknologi dunia karena varian Ultra selalu menjadi lambang puncak inovasi perusahaan.

Digital Chat Station mengungkapkan bahwa varian terendah dengan paduan RAM 12GB dan memori internal 256GB berpotensi menyentuh angka 10.000 Yuan. Nominal fantastis tersebut setara dengan kisaran Rp26 jutaan untuk sebuah varian paling standar.

Manajemen Xiaomi menilai banderol setinggi itu tidak mampu menjaring angka penjualan yang memadai di tengah persaingan pasar yang sangat ketat. Pihak pabrikan sangat memperhitungkan daya serap konsumen sebelum melepas perangkat dengan harga yang melampaui batas psikologis pembeli.

Nominal 10.000 Yuan memperlihatkan lonjakan biaya yang sangat tajam bila publik membandingkannya dengan banderol pendahulunya pada Xiaomi 17 Ultra. Sebagai catatan, Xiaomi 17 Ultra varian memori 12GB dengan ruang simpan 512GB meluncur seharga 7.000 Yuan atau berkisar Rp18 jutaan.

Baca Juga :  Mobile Legends 12 Januari 2026: Klaim Skin & Diamond di Event Champion Clash

Bahkan selisih harga tersebut tetap terlihat sangat lebar saat membandingkannya langsung dengan Xiaomi 17 Ultra Leica Edition. Model edisi khusus dengan RAM 16GB dan media simpan 512GB kala itu melenggang ke pasaran seharga 8.000 Yuan atau sekira Rp21 jutaan.

Lonjakan Biaya Komponen Menghambat Peluncuran Varian Paling Tangguh

Digital Chat Station membeberkan deretan inovasi mutakhir yang sejatinya melengkapi rancangan purwarupa varian Ultra generasi terbaru ini. Pabrikan menyiapkan konfigurasi modul lensa berupa sensor kamera utama LOFIC 200MP berukuran fisik 1/1.12 inci untuk menangkap visual terbaik.

Ponsel premium ini juga memadukan sensor telefoto periskop LOFIC 200MP berukuran 1/1.28 inci yang memuat mekanisme lensa pembesaran kontinu. Selain itu, modul belakang perangkat mengusung lensa sudut ultra-lebar LOFIC 200MP dengan ukuran fisik sensor mencapai 1/1.56 inci.

Deretan keunggulan lain mencakup pemasangan cip pemrosesan kelas atas guna mengalirkan performa komputasi tertinggi bagi aktivitas pengguna harian. Tim insinyur Xiaomi juga merancang panel layar datar berbingkai sangat tipis berukuran 1 milimeter dan sepasang pengeras suara stereo simetris.

Kendati demikian, seluruh keunggulan teknis yang memikat tersebut sejauh ini baru tertuang di atas lembaran kertas rancangan. Pengamat teknologi menegaskan bahwa manajemen belum menetapkan kepastian resmi mengenai realisasi kehadiran perangkat model tertinggi ini ke lini produksi massal.

Baca Juga :  Celah Keamanan BootROM Usbliter8 Ancam iPhone XR dan iPhone 11, Tak Bisa Ditambal Pembaruan iOS

Tingginya risiko finansial membuat pabrikan memilih untuk meninjau ulang jadwal rilis demi menjaga kelangsungan operasional bisnis. Konsumen di pasar global kini menanti pengumuman resmi perusahaan terkait kepastian masa depan lini gawai paling bergengsi tersebut.

Perubahan Strategi Penjualan Mengubah Peta Pasar Ponsel Global

Langkah pembatalan model Ultra berkaitan erat dengan perubahan peta persaingan dan arah kebijakan bisnis sang produsen ponsel. Perusahaan baru saja mengumumkan rencana resmi untuk memboyong varian Xiaomi 18 Pro serta Xiaomi 18 Pro Max menuju pasar global.

Keputusan ekspansi internasional tersebut sangat kontras dengan kebijakan penjualan pada peluncuran produk generasi sebelumnya. Pada lini Xiaomi 17, perusahaan sengaja menahan model Pro dan Pro Max hanya untuk konsumen domestik di pasar China.

Pola distribusi yang berubah drastis ini mengindikasikan bahwa Xiaomi ingin mengisi segmen premium global melalui varian Pro yang lebih terjangkau. Strategi pemasaran anyar ini menjadi solusi rasional untuk menjaga stabilitas margin keuntungan tanpa membebani calon konsumen dengan harga melambung tinggi.

Kini publik teknologi global terus memantau langkah konkret Xiaomi dalam mengarungi pasar smartphone kelas atas musim ini. Keseimbangan antara penyematan inovasi teknologi tercanggih dan penetapan harga jual yang realistis tetap menjadi kunci keberhasilan utama mereka.(ar)

Berita Terkait

Penyebab Tagihan Listrik Melonjak Meski Pemakaian Minim dan Solusinya
Hindari Jebakan Skimmer di Gerai ATM, Regulator Beberkan Trik Amankan PIN
Microsoft Ungkap Hacker Kian Mahir Pakai AI Kalahkan Polisi Siber
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra: Bawa Baterai 5.700mAh dan Pengisian 60W Lebih Cepat
Google Akui Masalah Aplikasi Android di Laptop Intel x86
Realme P4s Lite Resmi Meluncur Usung Baterai Jumbo 7000 mAh dan Layar 120Hz
Edits Assistant Instagram Resmi Hadir Bantu Evaluasi Reels
OpenAI Luncurkan Fitur Coba Pakaian Virtual ChatGPT
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Penyebab Tagihan Listrik Melonjak Meski Pemakaian Minim dan Solusinya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:45 WIB

Hindari Jebakan Skimmer di Gerai ATM, Regulator Beberkan Trik Amankan PIN

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:29 WIB

Microsoft Ungkap Hacker Kian Mahir Pakai AI Kalahkan Polisi Siber

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra: Bawa Baterai 5.700mAh dan Pengisian 60W Lebih Cepat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:46 WIB

Google Akui Masalah Aplikasi Android di Laptop Intel x86

Berita Terbaru