OJK, LPS, dan BPS Gelar Survei Literasi Keuangan Nasional 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026 - 07:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jemarionline.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Badan Pusat Statistik (BPS) melaksanakan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 sebagai dasar penyusunan kebijakan peningkatan literasi dan akses keuangan masyarakat.

Pelaksanaan SNLIK tahun ini menghadirkan kolaborasi baru dengan keterlibatan LPS, sehingga cakupan survei semakin luas dan mendalam. Pejabat Sementara Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyatakan bahwa tingkat literasi dan inklusi keuangan berpengaruh langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Pemerintah Tetapkan Kuota 5.750 Beasiswa LPDP pada 2026

Untuk pertama kalinya, hasil SNLIK 2026 akan menyajikan indeks literasi dan inklusi keuangan hingga tingkat provinsi, sehingga pemerintah daerah dapat mengetahui posisi serta tantangan di wilayah masing-masing.

Ketua Dewan Komisioner LPS, Anggito Abimanyu, mengungkapkan bahwa jumlah responden meningkat tajam menjadi 75.000 orang, dari sebelumnya sekitar 10.000 responden. Peningkatan ini dinilai penting untuk menghasilkan data yang lebih akurat dan objektif.

Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, mengapresiasi sinergi antarlembaga tersebut dan mengajak masyarakat untuk terbuka saat pendataan. Ia memastikan kerahasiaan dan keamanan data responden tetap terjaga.

Baca Juga :  BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Beberapa Wilayah Indonesia Hari Ini

Pendataan SNLIK 2026 berlangsung pada 4–18 Februari 2026, menyasar penduduk berusia 15–79 tahun di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota. Survei dilakukan secara tatap muka menggunakan aplikasi CAPI dengan pengawasan untuk menjaga kualitas data.

Hasil survei ini akan menjadi acuan pencapaian target literasi dan inklusi keuangan nasional sesuai RPJMN 2025–2029 dan RPJPN 2025–2045, serta mendukung penguatan program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN).

Berita Terkait

Persib Bandung Kokoh di Puncak Usai Kalahkan Bali United 3-2, Persaingan Juara Makin Panas
El Nino “Godzilla” Diprediksi Datang, Tapi Mengapa Hujan Masih Turun? Ini Penjelasan Pakar
PP 9 Tahun 2026 Resmi Terbit: Rincian Tunjangan ASN & Pensiunan PNS
Survei LSI: Mayoritas Warga Siap Bela Negara Jika Terjadi Perang
Timnas Putri Indonesia Kalah 1-3 dari RD Kongo, Gagal ke Final
Prabowo Akan Kunjungi Rusia, Bahas Geopolitik dan Kerja Sama Energi dengan Putin
Panduan Lengkap Cetak SKP ASN Melalui e-Kinerja BKN, Ini Langkah Mudahnya
BGN Jelaskan Penggunaan Anggaran Rp113 Miliar untuk Event Organizer
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 14:00 WIB

Persib Bandung Kokoh di Puncak Usai Kalahkan Bali United 3-2, Persaingan Juara Makin Panas

Senin, 13 April 2026 - 12:00 WIB

El Nino “Godzilla” Diprediksi Datang, Tapi Mengapa Hujan Masih Turun? Ini Penjelasan Pakar

Senin, 13 April 2026 - 08:00 WIB

Survei LSI: Mayoritas Warga Siap Bela Negara Jika Terjadi Perang

Senin, 13 April 2026 - 07:00 WIB

Timnas Putri Indonesia Kalah 1-3 dari RD Kongo, Gagal ke Final

Minggu, 12 April 2026 - 20:00 WIB

Prabowo Akan Kunjungi Rusia, Bahas Geopolitik dan Kerja Sama Energi dengan Putin

Berita Terbaru

Kanada Ingin Kurangi Ketergantungan pada Amerika Serikat (AI)

Internasional

Kanada Ingin Kurangi Ketergantungan pada Amerika Serikat

Senin, 13 Apr 2026 - 10:00 WIB