Mengenal Cara Kerja Sistem Hybrid Wuling Eksion, Bisa Pilih 4 Mode Energi

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wuling Eksion PHEV Foto: Dok. Wuling

Wuling Eksion PHEV Foto: Dok. Wuling

Jakarta, Jemarionline.com Wuling Eksion hadir sebagai SUV elektrifikasi yang menawarkan fleksibilitas lebih dibanding mobil hybrid konvensional. Wuling menggabungkan mesin bensin 1.5 liter hybrid dengan motor listrik, baterai berkapasitas 20,5 kWh, serta Dedicated Hybrid Transmission (DHT) untuk menciptakan efisiensi dan performa yang seimbang.

Melalui kombinasi tersebut, Wuling Eksion mampu menempuh jarak hingga 125 kilometer dalam mode listrik murni dan lebih dari 1.000 kilometer untuk total jarak tempuh berdasarkan pengujian CLTC.

Selain menawarkan efisiensi bahan bakar, Wuling juga memberi kebebasan kepada pengemudi untuk memilih empat mode energi sesuai kebutuhan perjalanan.

Wuling Gunakan Sistem Plug-in Hybrid

Wuling Eksion mengusung teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Berbeda dengan hybrid biasa, pengguna dapat mengisi baterai kendaraan melalui colokan listrik rumah maupun SPKLU.

Teknologi tersebut memungkinkan kendaraan mengandalkan motor listrik untuk perjalanan harian sekaligus memanfaatkan mesin bensin saat membutuhkan jarak tempuh yang lebih jauh.

Karena itu, pengguna tidak perlu khawatir terhadap keterbatasan daya baterai saat melakukan perjalanan antarkota.

Sistem Hybrid Bekerja Secara Otomatis

Wuling membekali Eksion dengan sistem manajemen energi pintar yang mampu mengatur perpindahan tenaga secara otomatis.

Sistem tersebut dapat mengombinasikan mode EV, hybrid seri, dan hybrid paralel sesuai kondisi jalan, kecepatan kendaraan, serta kebutuhan tenaga saat berkendara. Pengemudi tidak perlu mengatur perpindahan mode secara manual karena komputer kendaraan akan menghitung kondisi terbaik secara real time.

Baca Juga :  Daihatsu Kumpul Sahabat Serentak 2026 Digelar di Lima Kota, Perkuat Loyalitas Konsumen

Selain meningkatkan efisiensi, sistem otomatis tersebut juga membuat pengalaman berkendara terasa lebih halus dan nyaman.

Mode EV Max Utamakan Tenaga Listrik

Wuling menyediakan mode EV Max bagi pengguna yang ingin memaksimalkan penggunaan energi listrik.

Saat pengemudi memilih mode ini dalam kondisi baterai penuh, motor listrik akan menggerakkan kendaraan tanpa bantuan mesin bensin. Sistem akan terus menggunakan daya baterai hingga kapasitasnya turun mendekati batas minimum sekitar 12 persen.

Setelah mencapai batas tersebut, sistem akan langsung mengaktifkan mode hybrid untuk menjaga kendaraan tetap berjalan.

Karena itu, EV Max cocok untuk perjalanan dalam kota yang mengutamakan efisiensi energi listrik.

Mode EV First Menjaga Cadangan Baterai

Wuling juga menghadirkan mode EV First untuk pengguna yang ingin mempertahankan cadangan daya baterai.

Pada mode ini, sistem akan menggunakan tenaga listrik terlebih dahulu. Namun, kendaraan akan mengaktifkan mesin bensin ketika kapasitas baterai mendekati level 35 persen.

Strategi tersebut membantu pengguna menyimpan cadangan energi listrik agar tetap tersedia saat diperlukan.

Selain itu, mode ini cocok bagi pengemudi yang sering berpindah antara jalan perkotaan dan jalan bebas hambatan.

Mode Hybrid Seimbangkan Mesin dan Motor Listrik

Mode Hybrid menjadi pilihan yang paling praktis untuk penggunaan sehari-hari.

Baca Juga :  Mitsubishi Siap Luncurkan Mobil Hybrid Pertama di Indonesia

Dalam mode ini, sistem akan mengatur kerja mesin bensin dan motor listrik secara otomatis sesuai kebutuhan tenaga kendaraan. Saat kendaraan membutuhkan akselerasi tinggi, sistem dapat menggabungkan kedua sumber tenaga untuk menghasilkan performa optimal.

Sebaliknya, saat kendaraan melaju santai, sistem akan memilih sumber energi yang paling efisien.

Karena itu, banyak pengguna hybrid memilih mode ini untuk memperoleh keseimbangan antara performa dan efisiensi bahan bakar.

Mode Fuel Priority Utamakan Mesin Bensin

Fuel Priority bekerja dengan prinsip yang berlawanan dari EV Max.

Pada mode ini, sistem lebih dulu mengandalkan mesin bensin selama perjalanan. Dengan cara tersebut, kendaraan dapat mempertahankan kapasitas baterai agar tetap tinggi dan siap digunakan ketika diperlukan.

Wuling merancang mode ini untuk pengemudi yang ingin menyimpan tenaga listrik saat memasuki kawasan perkotaan atau kondisi lalu lintas padat.

Karena itu, pengguna dapat mengatur penggunaan energi dengan lebih fleksibel sesuai rute perjalanan.

Cocok untuk Berbagai Kondisi Perjalanan

Empat mode energi yang tersedia membuat Wuling Eksion mampu menyesuaikan karakter berkendara dengan kebutuhan pengguna.

Pengemudi dapat memilih EV Max untuk perjalanan harian, EV First untuk menjaga cadangan baterai, Hybrid untuk penggunaan umum, dan Fuel Priority untuk perjalanan jarak jauh.

Selain itu, sistem pintar pada kendaraan juga membantu mengoptimalkan penggunaan energi tanpa mengurangi kenyamanan berkendara. (man)

Berita Terkait

AHM Perluas Akses Pendidikan Vokasi Ke Kabupaten Sorong
GEN Autocare Sungai Penuh Tawarkan Cuci Motor Detail Berteknologi Modern
Pemerintah Patok Target TKDN Kendaraan Listrik 80 Persen Pada 2030
BYD Racco Resmi Dijual di Jepang Harga Rp 200 Jutaan
Minat All-New Lexus ES Melonjak Tinggi Sebelum Resmi Meluncur di GIIAS 2026
Honda Pajang Mobil Lintas Generasi di GIIAS 2026 untuk Tampilkan Evolusi Teknologi
Spesifikasi dan Harga VinFast VF 7 Indonesia, SUV Listrik Bertenaga 349 HP
BYD Tanggapi Insiden Mobil Listrik Terbakar Di Tol Cikampek
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 20:29 WIB

AHM Perluas Akses Pendidikan Vokasi Ke Kabupaten Sorong

Senin, 14 September 2026 - 19:36 WIB

GEN Autocare Sungai Penuh Tawarkan Cuci Motor Detail Berteknologi Modern

Rabu, 9 September 2026 - 13:58 WIB

Pemerintah Patok Target TKDN Kendaraan Listrik 80 Persen Pada 2030

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:00 WIB

BYD Racco Resmi Dijual di Jepang Harga Rp 200 Jutaan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Minat All-New Lexus ES Melonjak Tinggi Sebelum Resmi Meluncur di GIIAS 2026

Berita Terbaru

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming saat meninjau lokasi pascabencana di Sumatera Utara pada 4 September 2026.(poto: kompas.com).

Hukum

Sidang Sengketa Syarat Gibran Digelar MK Malam Ini

Senin, 21 Sep 2026 - 08:14 WIB

Kasus Febrie Adriansyah bantah kepemilikan emas 74 kg saat pelimpahan tahap dua di Kejari Jakarta Selatan.(poto: kompas.com).

Nasional

Bantah Miliki Emas 74 Kg, Febrie Adriansyah Angkat Bicara

Senin, 21 Sep 2026 - 07:51 WIB