RSUD Mayjen H.A. Thalib Sungai Penuh Gelontorkan Rp642 Juta untuk Desain Proyek dan Jasa Keamanan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: JAMBISATU.ID

Foto: JAMBISATU.ID

Sungai Penuh, Jemarionline.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mayjen H.A. Thalib Kota Sungai Penuh kembali mengalokasikan anggaran besar untuk mendukung peningkatan fasilitas dan layanan rumah sakit pada tahun 2026.

Berdasarkan data pengadaan terbaru, manajemen rumah sakit menganggarkan lebih dari Rp642 juta untuk dua paket pekerjaan strategis.

Dua paket tersebut meliputi jasa konsultansi desain proyek konstruksi rumah sakit dan penyediaan tenaga keamanan atau satpam. RSUD mengalokasikan dana itu melalui APBD serta skema Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Langkah tersebut langsung menarik perhatian publik karena sebelumnya masyarakat juga menyoroti sejumlah anggaran jumbo di lingkungan RSUD Mayjen H.A. Thalib.

RSUD Siapkan Dana Rp319 Juta untuk Desain Proyek

Manajemen RSUD Mayjen H.A. Thalib mengalokasikan anggaran Rp319.680.000 untuk jasa konsultan perencanaan konstruksi rumah sakit.

Paket pekerjaan itu memakai nomenklatur “Desain Perencanaan untuk Kegiatan Kontraktual Rumkit” dengan metode pengadaan tender atau seleksi jasa konsultansi badan usaha konstruksi.

PT Synpra Engineering Consultant memenangkan proyek tersebut setelah mengikuti proses pengadaan resmi. Data pengadaan mencatat status paket sudah selesai.

Melalui proyek tersebut, pihak rumah sakit ingin menyiapkan rancangan pembangunan dan pengembangan fasilitas rumah sakit untuk mendukung pelayanan kesehatan di Sungai Penuh.

RSUD Tambah Anggaran Satpam Rp322 Juta

Selain proyek desain konstruksi, RSUD Mayjen H.A. Thalib juga mengalokasikan dana Rp322.500.000 untuk penyediaan jasa keamanan.

Pihak rumah sakit menjalankan pengadaan tersebut melalui sistem E-Katalog versi 6.0 dengan metode e-purchasing.

Perusahaan Jambi Manpower Solusi tercatat sebagai penyedia jasa keamanan dalam paket tersebut. Hingga Mei 2026, status proyek masih berada dalam tahap proses berjalan.

Baca Juga :  Eks Mahasiswa Kasus CCTV Toilet Lanjut Koas, Korban Protes

Manajemen rumah sakit ingin memperkuat pengamanan lingkungan RSUD agar aktivitas pelayanan pasien berjalan lebih aman dan tertib.

Semua Paket Gunakan Produk Dalam Negeri

Data pengadaan menunjukkan kedua paket tersebut memakai Produk Dalam Negeri (PDN) hingga 100 persen. Nilai PDN tercatat sama dengan total nilai kontrak proyek.

Pemerintah memang terus mendorong penggunaan produk dan jasa dalam negeri pada proyek pengadaan pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.

Selain itu, kebijakan penggunaan PDN juga bertujuan memperluas keterlibatan perusahaan lokal dalam proyek pemerintah daerah.

Publik Soroti Anggaran RSUD Sungai Penuh

Dalam beberapa bulan terakhir, publik Kota Sungai Penuh terus menyoroti pengelolaan anggaran di RSUD Mayjen H.A. Thalib.

Sebelumnya, sejumlah laporan mengungkap adanya rencana belanja barang dan jasa BLUD senilai Rp44,6 miliar pada tahun anggaran 2026. Namun, dokumen pengadaan tersebut tidak memuat rincian penggunaan anggaran secara detail.

Kondisi itu memunculkan pertanyaan dari masyarakat dan sejumlah organisasi mahasiswa terkait transparansi penggunaan dana rumah sakit.

DPD IMM Provinsi Jambi bahkan meminta manajemen RSUD lebih terbuka kepada publik terkait penggunaan anggaran miliaran rupiah tersebut.

Pelayanan Rumah Sakit Juga Jadi Sorotan

Selain anggaran, masyarakat juga menyoroti kualitas pelayanan di RSUD Mayjen H.A. Thalib.

Sejumlah pihak mengeluhkan stok obat kosong, sistem pelayanan yang dianggap belum optimal, hingga dugaan kesalahan rujukan pasien ke rumah sakit lain.

Ikatan Pemuda Kerinci Sungai Penuh (IPKS) Jambi sebelumnya ikut menyoroti dugaan salah rujukan pasien dari RSUD Sungai Penuh menuju RSUP M. Djamil Padang.

Baca Juga :  Imigrasi Kerinci Deportasi Tiga WNA, Kasus Overstay Masih Mendominasi Pengawasan Orang Asing

Kritik tersebut membuat publik semakin menaruh perhatian terhadap tata kelola rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut.

Direktur Baru Hadapi Tantangan Besar

Pemerintah Kota Sungai Penuh sebelumnya juga mengganti pucuk pimpinan RSUD Mayjen H.A. Thalib. dr. Rofi Irman, Sp.PD kini memimpin rumah sakit tersebut menggantikan pejabat sebelumnya.

Direktur baru RSUD langsung menghadapi berbagai tantangan, mulai dari tuntutan transparansi anggaran hingga peningkatan kualitas pelayanan rumah sakit.

Publik berharap pergantian pimpinan dapat membawa perubahan positif bagi manajemen dan pelayanan RSUD Mayjen H.A. Thalib.

BPK Pernah Temukan Masalah Proyek RSUD

Sorotan terhadap proyek RSUD Sungai Penuh sebenarnya bukan hal baru. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI sebelumnya menemukan masalah pada proyek pembangunan Ruang Rawat Inap KRIS senilai Rp3,31 miliar di rumah sakit tersebut.

Audit BPK menemukan kekurangan volume pekerjaan, mutu bangunan, hingga kelebihan perhitungan harga dalam proyek tersebut.

BPK menilai masalah itu berpotensi menurunkan kualitas bangunan dan meningkatkan biaya pemeliharaan rumah sakit di masa depan.

Temuan tersebut membuat masyarakat semakin meminta pengawasan ketat terhadap proyek-proyek baru di lingkungan RSUD.

Masyarakat Berharap Transparansi dan Perbaikan Layanan

Warga Sungai Penuh berharap seluruh anggaran dan proyek yang berjalan di RSUD benar-benar fokus untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.

Selain pembangunan fasilitas, masyarakat juga meminta manajemen rumah sakit memperbaiki pelayanan pasien, ketersediaan obat, serta kualitas tenaga medis.

Publik menilai rumah sakit daerah memiliki peran penting dalam pelayanan kesehatan masyarakat sehingga pengelolaan anggaran harus berjalan transparan dan profesional. (man)

Berita Terkait

Rp386 Miliar Siap, Kampus 10 Lantai di Depan Rumah Wali Kota Sungai Penuh Resmi Dibangun
CPNS Sungai Penuh Digenjot Kompetensi, Ada Langkah Serius yang Bikin Publik Sorot Sistem Pelatihan Ini
Bupati BBS Terima Kunjungan Kerja DPRD Kota Sungai Penuh, Bahas Penguatan Sinergi Daerah
KPPN Sungai Penuh Perkuat Persiapan Penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa 2026
Kecelakaan Truk CPO di Jalan Lingkar Selatan Jambi
Jalan Nasional Muara Emat Kembali Normal Usai Longsor, Arus Kendaraan Lancar
DPRD Sungai Penuh Dukung Pembangunan IPAM Rawang dan Normalisasi Batang Merao
Drum Band SMPN 7 Kerinci Tampil Memukau, Bupati Monadi Beri Apresiasi Tinggi
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:00 WIB

Rp386 Miliar Siap, Kampus 10 Lantai di Depan Rumah Wali Kota Sungai Penuh Resmi Dibangun

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:00 WIB

CPNS Sungai Penuh Digenjot Kompetensi, Ada Langkah Serius yang Bikin Publik Sorot Sistem Pelatihan Ini

Selasa, 12 Mei 2026 - 22:00 WIB

Bupati BBS Terima Kunjungan Kerja DPRD Kota Sungai Penuh, Bahas Penguatan Sinergi Daerah

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:00 WIB

RSUD Mayjen H.A. Thalib Sungai Penuh Gelontorkan Rp642 Juta untuk Desain Proyek dan Jasa Keamanan

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:00 WIB

KPPN Sungai Penuh Perkuat Persiapan Penyaluran DAK Fisik dan Dana Desa 2026

Berita Terbaru

Tim Ekonom Pancasila dan akademisi menggelar audiensi di KSP bersama Dudung Abdurachman untuk membahas RUUPN dan penguatan ekonomi nasional.( Poto : Mediakarya ).

Ekonomi

Tim Ekonomi Pancasila Ajukan RUUPN dalam Audiensi di KSP

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:12 WIB