Permukaan Danau Kerinci Menyusut Drastis, Nelayan dan Wisata Terdampak

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kerinci, Jemarionline – Permukaan Danau Kerinci, salah satu ikon wisata Kabupaten Kerinci, Jambi, terus mengalami penurunan air yang cukup signifikan. Pantauan pada Senin (26/1) menunjukkan permukaan air semakin surut dibandingkan beberapa hari sebelumnya, hingga dasar danau mulai terlihat.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga dan pengunjung, karena kecepatan penyusutan air seperti ini belum pernah terjadi sebelumnya.

Beberapa warga lokal mengkhawatirkan dampak perubahan drastis ini terhadap ekosistem danau serta mata pencaharian nelayan setempat. Tuti, warga yang tinggal di sekitar danau, menyatakan, “Air danau semakin surut. Dasar danau sudah terlihat luas. Kami berharap pemerintah segera menelusuri penyebabnya dan mengambil langkah agar danau tetap lestari.”

Baca Juga :  Presiden Prabowo, Jika Perang Dunia Ke-III Ini Yang Akan Terjadi

Menurut beberapa pihak, penyusutan air Danau Kerinci kemungkinan dipengaruhi oleh kombinasi faktor alam dan aktivitas manusia, termasuk curah hujan rendah dalam beberapa hari terakhir serta pemanfaatan air untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).

Dampak dari kondisi ini mulai dirasakan nelayan lokal. Jenis ikan yang biasanya melimpah kini berkurang drastis, sehingga penghasilan mereka menurun. Sementara itu, pengunjung yang datang untuk menikmati panorama danau merasa terkejut melihat perubahan permukaan air yang cepat. Beberapa area yang biasanya bisa dilewati perahu kini terlihat dangkal.

Baca Juga :  SMPN 8 Apresiasi Penghargaan Fiskal Rp3 Miliar, Bukti Sinergi Bangun Sungai Penuh

Masyarakat menekankan pentingnya pemantauan rutin dan tindakan konservasi dari pemerintah daerah. Warga berharap ada langkah nyata untuk menjaga Danau Kerinci tetap lestari, baik demi kelestarian lingkungan maupun keberlangsungan ekonomi masyarakat sekitar.

Berita Terkait

Satgas Karhutla Jambi Siapkan Hadiah Bagi Warga yang Tangkap Pembakar Lahan
Pemprov Jambi Gelar Sholat Istisqa Berjamaah Hadapi Dampak Musim Kemarau Panjang
Ukir Prestasi Agra Bolsia Atilla SMAN 1 Sungai Penuh Raih Juara 1 Nasional
Wali Kota Alfin Resmi Melantik Pengurus Dewan Kesenian Kota Sungai Penuh Periode 2026–2030
Danrem 042 Gapu Pimpin Pemadaman Kebakaran Lahan di Desa Londerang
BEM FH Unja Gelar Aksi Pembagian Masker Jambi di Tengah Kepungan Kabut Asap Pekat
Aktivitas PETI Marak di Lubuk Beringin Merangin, Warga Desak Kapolda Jambi Turun Tangan
Pengurus SMSI Kabupaten Bungo 2026-2029 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Kemitraan Strategis
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 08:46 WIB

Satgas Karhutla Jambi Siapkan Hadiah Bagi Warga yang Tangkap Pembakar Lahan

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Pemprov Jambi Gelar Sholat Istisqa Berjamaah Hadapi Dampak Musim Kemarau Panjang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:02 WIB

Wali Kota Alfin Resmi Melantik Pengurus Dewan Kesenian Kota Sungai Penuh Periode 2026–2030

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:54 WIB

Danrem 042 Gapu Pimpin Pemadaman Kebakaran Lahan di Desa Londerang

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:43 WIB

BEM FH Unja Gelar Aksi Pembagian Masker Jambi di Tengah Kepungan Kabut Asap Pekat

Berita Terbaru

Salah satu pelajar yang diduga keracunan menu MBG saat dilarikan di IGD RSUD Nganjuk, Rabu (2/9/2026).Poto: kompas.com).

Nasional

Korban Keracunan MBG di Nganjuk Melonjak Tembus 127 Orang

Jumat, 4 Sep 2026 - 08:54 WIB

Ilustrasi kekeringan.(poto: ist).

Nasional

WMO Peringatkan El Nino Sangat Kuat Ancam Dunia Hingga 2027

Kamis, 3 Sep 2026 - 16:47 WIB