Perahu Pembawa Sound Horeg Terbalik di Sungai Sidoarjo Saat Persiapan Nyadran

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 8 Februari 2026 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Dok. Istimewa

Foto: Dok. Istimewa

Jemarionline – Insiden terjadi saat warga Desa Balongdowo, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, tengah menyiapkan peralatan untuk tradisi Nyadran menjelang bulan Ramadan. Sebuah perahu yang mengangkut sound horeg dilaporkan terbalik dan jatuh ke sungai.

Peristiwa tersebut berlangsung pada Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Perahu digunakan warga untuk membawa perlengkapan hiburan yang rencananya akan dipakai dalam rangkaian kegiatan Nyadran keesokan harinya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Seluruh penumpang berhasil menyelamatkan diri. Kerugian yang dialami hanya bersifat material, berupa perangkat sound horeg yang ikut tercebur ke dalam sungai.

Baca Juga :  Sedan Terbalik di Tol Jagorawi, Model Diva Siregar Alami Luka Ringan

Kapolsek Candi, Kompol Septiawan, membenarkan insiden tersebut. Ia memastikan kejadian itu tidak menimbulkan korban dan tidak mengganggu keamanan masyarakat sekitar.

“Benar, perahu yang membawa perlengkapan kegiatan Nyadran terguling pada Sabtu sore. Tidak ada korban jiwa, hanya kerugian peralatan,” ujar Septiawan saat dikonfirmasi, Sabtu (7/2/2026).

Ia menjelaskan, perahu tersebut sedianya akan digunakan untuk memeriahkan tradisi Nyadran yang digelar pada Minggu (8/2/2026).

Baca Juga :  Pelajar SMK di Tegal Hilang Terseret Banjir Saat Menolong Pemotor

Tradisi Nyadran merupakan kegiatan rutin masyarakat pesisir Sidoarjo, khususnya warga Desa Balongdowo dan wilayah sekitarnya. Dalam tradisi ini, warga biasanya melakukan ziarah ke makam Dewi Sekardadu yang berada di Dusun Kepetingan, Desa Sawohan, Kecamatan Buduran.

Rangkaian Nyadran diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari arak-arakan tumpeng, doa bersama, hingga pelarungan sesaji ke laut. Tradisi ini menjadi simbol rasa syukur atas hasil laut sekaligus doa keselamatan bagi masyarakat pesisir.

Berita Terkait

Blackout Sumatera Diselidiki, Tim Bareskrim Turun Langsung ke Jambi
Mobil Gus Hilman Hantam Truk, Dua Orang Tewas
Ibu Tewas Tertabrak Truk CPO di Depan Terminal Alam Barajo Jambi
Gunung Dukono Meletus, Dua WNA Meninggal Dunia Saat Pendakian
Haerul Saleh Meninggal dalam Kebakaran Rumah, BPK Sampaikan Duka Mendalam
Viral Ribuan Burung Gagak Gelapkan Langit Tel Aviv, Fenomena Alam atau Pertanda?
Gudang Komputer BRIN di Cibinong Terbakar, Diduga Dipicu Bakar Sampah
Pesawat Smart Air Ditembak OTK Saat Mendarat di Korowai, Dua Pilot Tewas
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:00 WIB

Blackout Sumatera Diselidiki, Tim Bareskrim Turun Langsung ke Jambi

Minggu, 24 Mei 2026 - 05:44 WIB

Mobil Gus Hilman Hantam Truk, Dua Orang Tewas

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:00 WIB

Ibu Tewas Tertabrak Truk CPO di Depan Terminal Alam Barajo Jambi

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:00 WIB

Gunung Dukono Meletus, Dua WNA Meninggal Dunia Saat Pendakian

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:00 WIB

Haerul Saleh Meninggal dalam Kebakaran Rumah, BPK Sampaikan Duka Mendalam

Berita Terbaru