Jakarta, Jemarionline.com – Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport masih menjadi dua SUV ladder frame paling populer di Indonesia. Keduanya menawarkan desain gagah, mesin diesel bertenaga, serta kemampuan yang mumpuni untuk berbagai kondisi jalan.
Selain mempertimbangkan harga beli, calon pemilik kendaraan biasanya juga memperhitungkan biaya kepemilikan jangka panjang. Salah satu komponen yang wajib diperhatikan adalah pajak kendaraan tahunan.
Lalu, bagaimana perbandingan pajak Toyota Fortuner vs Pajero Sport tahun 2026? Mana yang lebih murah untuk dimiliki?
Data terbaru menunjukkan bahwa pajak tahunan kedua SUV tersebut tidak berbeda terlalu jauh. Namun, beberapa varian Pajero Sport masih menawarkan nominal pajak yang lebih rendah dibandingkan Fortuner pada kelas yang setara.
Fortuner dan Pajero Sport Masih Jadi Rival Abadi
Segmen SUV 7 penumpang bermodel ladder frame masih menjadi salah satu pasar yang cukup besar di Indonesia. Dalam segmen ini, Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport terus bersaing memperebutkan konsumen.
Toyota menawarkan Fortuner dengan pilihan mesin 2.4 liter, 2.7 liter, dan 2.8 liter. Sementara Mitsubishi menghadirkan Pajero Sport dengan mesin 2.4 liter dan 2.5 liter. Perbedaan spesifikasi tersebut ikut memengaruhi nilai jual kendaraan bermotor (NJKB) yang menjadi dasar perhitungan pajak tahunan.
Karena itu, meski harga jual keduanya relatif berdekatan, nominal pajak yang harus dibayar pemilik kendaraan bisa berbeda.
Cara Menghitung Pajak Kendaraan
Perhitungan pajak kendaraan tahun 2026 mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 11 Tahun 2026 tentang Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor, dan Pajak Alat Berat.
Dalam simulasi ini, tarif Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) menggunakan tarif Jakarta sebesar 2 persen ditambah SWDKLLJ Rp143.000.
Besaran pajak bisa berbeda di daerah lain karena setiap provinsi memiliki kebijakan pajak kendaraan yang tidak selalu sama.
Pajak Toyota Fortuner Tahun 2026
Berikut beberapa contoh pajak tahunan Toyota Fortuner keluaran 2026:
| Varian | Pajak Tahunan |
|---|---|
| Fortuner 2.4 G M/T | Rp 9,55 juta |
| Fortuner 2.4 G A/T | Rp 9,87 juta |
| Fortuner 2.7 SRZ A/T | Rp 10,62 juta |
| Fortuner 2.8 VRZ 4×2 A/T | Rp 10,50 juta |
| Fortuner 2.8 VRZ TSS 4×2 A/T | Rp 10,64 juta |
| Fortuner 2.8 VRZ 4×4 A/T | Rp 12,81 juta |
| Fortuner 2.8 GR Sport 4×4 | Rp 13,06 juta |
Data tersebut menunjukkan bahwa pajak Fortuner termurah berada pada varian 2.4 G M/T dengan nilai sekitar Rp9,55 juta per tahun. Sementara itu, varian tertinggi GR Sport 4×4 memerlukan pajak lebih dari Rp13 juta setiap tahun.
Pajak Mitsubishi Pajero Sport Tahun 2026
Sementara itu, Mitsubishi Pajero Sport menawarkan rincian pajak sebagai berikut:
| Varian | Pajak Tahunan |
|---|---|
| Pajero Sport Exceed 4×2 M/T | Rp 9,05 juta |
| Pajero Sport Exceed 4×2 A/T | Rp 9,07 juta |
| Pajero Sport GLX 4×4 M/T | Rp 10,12 juta |
| Pajero Sport Dakar 4×2 | Rp 10,29 juta |
| Pajero Sport Dakar Ultimate 4×2 | Rp 10,99 juta |
| Pajero Sport Dakar Ultimate 4×4 | Rp 13,03 juta |
Varian Pajero Sport dengan pajak paling murah adalah Exceed 4×2 M/T yang memiliki pajak tahunan sekitar Rp9,05 juta. Di sisi lain, Dakar Ultimate 4×4 memiliki pajak tahunan sekitar Rp13,03 juta.
Mana yang Lebih Murah?
Jika membandingkan varian termurah masing-masing model, Pajero Sport Exceed 4×2 M/T unggul dengan pajak sekitar Rp9,05 juta per tahun.
Sebaliknya, Fortuner 2.4 G M/T memiliki pajak sekitar Rp9,55 juta per tahun. Dengan demikian, Pajero Sport lebih murah sekitar Rp500 ribu per tahun pada level entry.
Pada kelas menengah, perbedaan pajak juga tidak terlalu besar. Fortuner 2.8 VRZ 4×2 memiliki pajak sekitar Rp10,50 juta, sedangkan Pajero Sport Dakar 4×2 berada di kisaran Rp10,29 juta. Selisihnya hanya sekitar Rp200 ribuan.
Sementara pada varian tertinggi, kedua mobil memiliki pajak yang hampir identik. Fortuner GR Sport 4×4 mencatat pajak sekitar Rp13,06 juta, sedangkan Pajero Sport Dakar Ultimate 4×4 sekitar Rp13,03 juta.
Faktor yang Membuat Pajak Berbeda
Beberapa faktor memengaruhi besaran pajak kendaraan.
Pertama, nilai jual kendaraan bermotor atau NJKB. Semakin tinggi NJKB suatu kendaraan, semakin besar pajak yang harus dibayar pemilik.
Kedua, kapasitas mesin dan spesifikasi kendaraan. Varian dengan fitur lebih lengkap biasanya memiliki nilai jual lebih tinggi sehingga pajaknya juga meningkat.
Ketiga, wilayah registrasi kendaraan. Pemerintah daerah dapat menerapkan tarif yang berbeda sehingga nominal pajak di luar Jakarta bisa lebih tinggi atau lebih rendah.
Karena itu, angka dalam simulasi ini hanya berlaku sebagai gambaran umum berdasarkan tarif Jakarta.
Fortuner atau Pajero Sport?
Jika tujuan utama Anda adalah mencari SUV dengan pajak tahunan lebih rendah, Mitsubishi Pajero Sport unggul tipis pada beberapa varian.
Namun, selisih pajak antara Fortuner dan Pajero Sport sebenarnya tidak terlalu signifikan. Perbedaan terbesar hanya berkisar beberapa ratus ribu rupiah per tahun.
Karena itu, calon pembeli sebaiknya tidak hanya mempertimbangkan pajak kendaraan. Konsumen juga perlu melihat aspek lain seperti performa mesin, kenyamanan, fitur keselamatan, jaringan servis, harga jual kembali, serta kebutuhan penggunaan sehari-hari.









