KPK Ungkap Modus Baru Perusahaan Rokok Pakai Cukai Ilegal

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 10 Maret 2026 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung KPK (Foto: Website resmi KPK)

Gedung KPK (Foto: Website resmi KPK)

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan modifikasi cukai ilegal dalam kasus dugaan korupsi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).

Modus yang Terungkap

  • Beberapa perusahaan rokok memasang pita cukai lebih murah (untuk rokok manual) pada produk rokok mesin yang seharusnya kena cukai lebih tinggi.

  • Ada juga rokok yang beredar tanpa pita cukai sama sekali, melanggar aturan.

  • Praktik ini membuat perusahaan menghemat biaya cukai secara ilegal dan merugikan negara.

Baca Juga :  Suap Pengurangan Pajak Tambang, KPK Jerat Lima Tersangka di Jakarta Utara

Keterlibatan DJBC

  • Kasus ini terkait dengan dugaan suap dan penyimpangan di internal DJBC.

  • Beberapa pejabat DJBC diduga menerima uang dari perusahaan rokok untuk mempermudah praktik ilegal ini.

  • Penyidikan KPK masih berlanjut, termasuk pemanggilan pejabat DJBC dan pihak swasta.

Baca Juga :  Harga Emas dan Perak Melonjak ke Rekor Baru, Investor Cari Safe-Haven

Dampak

  • Peredaran rokok ilegal semakin meningkat akibat manipulasi cukai.

  • Negara mengalami kerugian pajak yang signifikan.

  • KPK menegaskan akan terus menindak tegas semua pihak yang terlibat.

Berita Terkait

PT Tren Gen Horizon Raih Sertifikat HAKI, Perkuat Legalitas Bisnis Periklanan Digital
Grab Resmi Hentikan Program Akses Hemat GrabBike, Ini Dampaknya bagi Mitra Pengemudi
Strategi Investasi ST016 Saat Pasar Cermati Kenaikan Suku Bunga AS dan BI
Gen Z Semakin Aktif Berinvestasi di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
IHSG Ambruk 4,11 Persen, Investor Panik Saat Bursa Sentuh Level Terendah Setahun
Saham BUMI Berbalik Arah Melemah Saat IHSG Anjlok pada Sesi Pertama
Cara Membuat Roti Teflon Empuk Tanpa Oven, Hasil Lembut Ala Bakery
Harga Emas Turun Hari Ini, Antam Stabil di Tengah Tekanan Pasar Global
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:11 WIB

PT Tren Gen Horizon Raih Sertifikat HAKI, Perkuat Legalitas Bisnis Periklanan Digital

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:00 WIB

Grab Resmi Hentikan Program Akses Hemat GrabBike, Ini Dampaknya bagi Mitra Pengemudi

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:00 WIB

Strategi Investasi ST016 Saat Pasar Cermati Kenaikan Suku Bunga AS dan BI

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:00 WIB

Gen Z Semakin Aktif Berinvestasi di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:00 WIB

IHSG Ambruk 4,11 Persen, Investor Panik Saat Bursa Sentuh Level Terendah Setahun

Berita Terbaru

“Kalau terbukti, ya kami tindak,” kata Purbaya di Jakarta Pusat, Kamis (21/5).( Poto : istimewa )

Pemerintahan

Purbaya Siap Copot Dirjen Bea Cukai Jika Terbukti Terima Suap

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:00 WIB

Perumda Air Minum Tirta Mayang Kota Jambi dan Institut Agama Islam Muhammad Azim (IAIMA) Jambi melalui penandatanganan MoU di Aula Griya Mayang, Kamis (21/05/2026).( Poto : JAMBIlink).

Daerah

Tirta Mayang dan IAIMA Jambi Teken MoU Kolaborasi Baru

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:00 WIB

UKW Jambi ke-13 Dorong Wartawan Lebih Profesional ( Poto : JambiPrima.com ).

Daerah

UKW Jambi ke-13 Dorong Wartawan Lebih Profesional

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:00 WIB

Ratusan warga Suku Anak Dalam (SAD) menggelar aksi di Kantor Bupati Merangin, Kamis (21/05/2026).( Poto : JambiPrima.com).

Daerah

Warga SAD Demo di Merangin, Protes Bantuan Tak Merata

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:00 WIB