Kasus ISPA Meningkat di Musim Hujan, Masyarakat Diminta Jaga Daya Tahan Tubuh

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 24 Januari 2026 - 08:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Warga menggunakan masker saat musim hujan sebagai langkah pencegahan infeksi saluran pernapasan akut.

Warga menggunakan masker saat musim hujan sebagai langkah pencegahan infeksi saluran pernapasan akut.

Jemarionline – Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dilaporkan meningkat di sejumlah daerah dalam beberapa pekan terakhir. Peningkatan ini terjadi seiring dengan curah hujan yang tinggi dan kondisi udara yang lembap.

Tenaga kesehatan menjelaskan bahwa perubahan suhu membuat tubuh lebih rentan terserang virus dan bakteri. ISPA paling sering menyerang anak-anak, lansia, serta masyarakat dengan daya tahan tubuh rendah.

Gejala ISPA umumnya meliputi batuk, pilek, demam ringan, dan sakit tenggorokan. Pada sebagian kasus, keluhan dapat berkembang jika tidak ditangani dengan baik sejak awal.

Baca Juga :  Inilah 10 Manfaat Telur Rebus untuk Sarapan yang Jarang Disadari

“Cuaca yang tidak menentu memengaruhi daya tahan tubuh. Istirahat cukup dan asupan gizi seimbang sangat penting untuk mencegah infeksi,” ujar petugas kesehatan, Jumat (24/1/2026).

Selain faktor cuaca, paparan asap rokok dan polusi udara di ruang tertutup turut meningkatkan risiko ISPA. Sirkulasi udara yang buruk dapat mempercepat penyebaran kuman, terutama di kawasan padat penduduk.

Baca Juga :  WHO Tetapkan Ebola PHEIC, Indonesia Perketat Pengawasan di Pintu Masuk Negara

Masyarakat diimbau menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Langkah sederhana seperti mencuci tangan, menggunakan masker saat sakit, serta menjaga kebersihan rumah dapat mengurangi risiko penularan.

Jika keluhan pernapasan berlangsung lebih dari tiga hari atau disertai demam tinggi, masyarakat disarankan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

Berita Terkait

Cara Pindah BPJS Mandiri ke PBI Gratis: Simak Syarat dan Tahapan Resminya
Ratusan Orang Diduga Keracunan Usai Menyantap Makanan Restoran Korea di Bandung
Cara Efektif Mengatasi Kutu Beras dan Ngengat Lemari Dapur
Kebiasaan Harian Perkotaan yang Picu Risiko Perlemakan Hati
Ubi Jalar vs Pisang: Mana Terbaik untuk Gula Darah?
Hipertensi Geser Merokok Jadi Pemicu Utama Serangan Jantung di Indonesia
Edukasi Nyeri Punggung Bawah: RS M Djamil Imbau Warga Tak Sepelekan Sakit Pinggang
7 Kebiasaan Mudah yang Bikin Rambut Tampak Lebih Tebal
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:11 WIB

Cara Pindah BPJS Mandiri ke PBI Gratis: Simak Syarat dan Tahapan Resminya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Ratusan Orang Diduga Keracunan Usai Menyantap Makanan Restoran Korea di Bandung

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Cara Efektif Mengatasi Kutu Beras dan Ngengat Lemari Dapur

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Kebiasaan Harian Perkotaan yang Picu Risiko Perlemakan Hati

Kamis, 24 September 2026 - 07:45 WIB

Ubi Jalar vs Pisang: Mana Terbaik untuk Gula Darah?

Berita Terbaru