Jemarionline – Kabar soal konflik di Timur Tengah ternyata tidak membuat jemaah haji Jambi gentar.
Pemberangkatan perdana dijadwalkan pada 5 Mei 2026, dan menariknya, tidak ada satu pun jemaah yang mengundurkan diri.
Padahal, situasi geopolitik sempat memicu kekhawatiran soal keamanan perjalanan haji. Namun pemerintah memastikan seluruh proses tetap berjalan normal tanpa perubahan jadwal.
Secara umum, kondisi di Arab Saudi juga dinyatakan aman untuk pelaksanaan ibadah haji. Persiapan teknis bahkan sudah hampir rampung, termasuk urusan visa jemaah yang nyaris selesai.
Kepercayaan jemaah ini menjadi sinyal positif bahwa layanan dan jaminan keamanan dari pemerintah cukup meyakinkan.
Pihak terkait pun terus memantau perkembangan situasi global untuk memastikan perjalanan jemaah tetap aman dan nyaman.
Dengan persiapan yang matang, diharapkan seluruh jemaah bisa menjalankan ibadah dengan lancar tanpa hambatan berarti.









