BMKG Catat 34 Gempa Susulan Usai Gempa M 6,2 Guncang Pacitan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Getty Images/iStockphoto/Petrovich9

Foto: Getty Images/iStockphoto/Petrovich9

Jemarionline – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 6,2 yang mengguncang Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, pada Jumat (6/2/2026) dini hari memicu puluhan gempa susulan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat hingga malam hari terjadi sebanyak 34 kali gempa susulan.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, mengatakan gempa susulan tersebut memiliki kekuatan bervariasi, dengan magnitudo terbesar M4,2 dan terkecil M2,1.

“Hingga pukul 20.00 WIB tercatat 34 gempa susulan. Aktivitas gempa susulan cenderung melemah,” ujar Daryono kepada wartawan.

Baca Juga :  Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Tanimbar Maluku, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa utama terjadi pada pukul 01.06 WIB dengan parameter terbaru M 6,2. Episenter gempa berada di laut pada koordinat 8,98° Lintang Selatan dan 111,18° Bujur Timur, sekitar 89 kilometer tenggara Pacitan, dengan kedalaman 58 kilometer.

BMKG menyebut gempa tersebut termasuk kategori gempa dangkal. Hingga kini, gempa susulan terakhir tercatat terjadi pada pukul 19.48 WIB dengan magnitudo 2,3.

Akibat gempa, sejumlah bangunan dilaporkan mengalami kerusakan, khususnya di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Berdasarkan data sementara, sebanyak 22 bangunan rusak, terdiri dari dua rumah di Kota Yogyakarta dan 20 bangunan di Kabupaten Bantul.

Baca Juga :  Pelajar SMK di Tegal Hilang Terseret Banjir Saat Menolong Pemotor

Di Bantul, kerusakan meliputi rumah warga, tempat ibadah, fasilitas pemerintah, fasilitas pendidikan, serta fasilitas kesehatan. Selain itu, Pusdalops BPBD DIY juga mencatat sebanyak 47 orang mengalami luka-luka akibat gempa tersebut.

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang namun waspada terhadap potensi gempa susulan, serta mengikuti informasi resmi dari instansi terkait.

Berita Terkait

Pesawat Smart Air Ditembak OTK Saat Mendarat di Korowai, Dua Pilot Tewas
Pabrik Cat di Cikupa Tangerang Terbakar, Api Sempat Membesar
Pesawat Smart Air Ditembaki di Boven Digoel, Pilot dan Kopilot Tewas
Polisi Selidiki Kebakaran Pabrik Pestisida, Sungai Cisadane Tercemar
Sedan Terbalik di Tol Jagorawi, Model Diva Siregar Alami Luka Ringan
Bocah 8 Tahun di Kendari Tewas Tertabrak Alat Berat Saat Jualan Tisu
Viral Pria di Tambora Diduga Gendong Mayat, Polisi Pastikan Itu Biawak
Perahu Pembawa Sound Horeg Terbalik di Sungai Sidoarjo Saat Persiapan Nyadran
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 08:40 WIB

Pesawat Smart Air Ditembak OTK Saat Mendarat di Korowai, Dua Pilot Tewas

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:59 WIB

Pabrik Cat di Cikupa Tangerang Terbakar, Api Sempat Membesar

Rabu, 11 Februari 2026 - 14:30 WIB

Pesawat Smart Air Ditembaki di Boven Digoel, Pilot dan Kopilot Tewas

Rabu, 11 Februari 2026 - 14:10 WIB

Polisi Selidiki Kebakaran Pabrik Pestisida, Sungai Cisadane Tercemar

Senin, 9 Februari 2026 - 12:30 WIB

Sedan Terbalik di Tol Jagorawi, Model Diva Siregar Alami Luka Ringan

Berita Terbaru

D2NP PNS: Pengertian, Fungsi, dan Cara Cek di MyASN

Pemerintahan

D2NP PNS: Pengertian, Fungsi, dan Cara Cek di MyASN

Rabu, 25 Feb 2026 - 23:00 WIB