Bocah 8 Tahun di Kendari Tewas Tertabrak Alat Berat Saat Jualan Tisu

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 9 Februari 2026 - 12:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Tangkapan layar seorang ibu menangis histeris sambil memeluk jasad anaknya yang ditabrak alat berat di Kendari. (Dok. Istimewa)

Foto: Tangkapan layar seorang ibu menangis histeris sambil memeluk jasad anaknya yang ditabrak alat berat di Kendari. (Dok. Istimewa)

Jemarionline – Tragedi memilukan terjadi di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Seorang anak perempuan berusia 8 tahun bernama Najwa meninggal dunia setelah tertabrak alat berat saat berjualan tisu di kawasan persimpangan jalan, Kamis malam (29/1/2026).

Peristiwa tersebut terjadi di Perempatan PLN Wuawua, Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Anaiwoi, Kecamatan Kadia. Korban tertabrak kendaraan alat berat jenis loader dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Pamit Cari Beras untuk Keluarga

Sebelum kejadian nahas itu, Najwa sempat berpamitan kepada ibunya, Nurhana, untuk keluar rumah menjajakan tisu. Ia berniat membantu keluarga karena kondisi dapur yang kosong.

Menurut penuturan Nurhana, saat itu Najwa menyampaikan bahwa di rumah sudah tidak tersedia nasi maupun beras. Bocah tersebut berjanji akan kembali membawa beras dan uang hasil berjualan.

“Dia bilang mau keluar sebentar jual tisu untuk beli beras. Katanya nanti pulang bawa uang dan beras,” ujar Nurhana saat ditemui wartawan, Sabtu (7/2/2026).

Sempat Persiapkan Diri Sebelum Keluar Rumah

Nurhana mengenang, Najwa sempat duduk di sudut rumah sambil memandangnya sebelum berangkat. Merasa udara malam cukup dingin, korban kemudian mengambil jilbab dan sweater, merapikan pakaiannya, lalu keluar rumah untuk berjualan.

Baca Juga :  Perahu Pembawa Sound Horeg Terbalik di Sungai Sidoarjo Saat Persiapan Nyadran

Keputusan tersebut menjadi perpisahan terakhir antara ibu dan anak itu.

Kabar Duka Datang Usai Magrib

Beberapa waktu setelah salat Magrib, salah satu anak Nurhana datang membawa kabar buruk. Najwa ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di jalanan akibat kecelakaan.

Baca Juga :  Lantai Rumah Jebol, Wanita di Bandung Hilang Terbawa Arus Sungai Cijagra

Nurhana bergegas menuju lokasi, namun nyawa putrinya tidak dapat diselamatkan.

“Saya sampai di sana, dia sudah tidak bergerak. Saya angkat dari aspal, tapi sudah meninggal,” ucapnya dengan suara lirih.

Duka Mendalam dan Sorotan Keselamatan Anak

Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban sekaligus memicu perhatian publik terkait keselamatan anak, khususnya anak-anak yang terpaksa bekerja di jalan demi membantu ekonomi keluarga.

Kasus tersebut juga menjadi pengingat pentingnya pengawasan lalu lintas kendaraan berat di area perkotaan yang padat aktivitas masyarakat.

Berita Terkait

Blackout Sumatera Diselidiki, Tim Bareskrim Turun Langsung ke Jambi
Mobil Gus Hilman Hantam Truk, Dua Orang Tewas
Ibu Tewas Tertabrak Truk CPO di Depan Terminal Alam Barajo Jambi
Gunung Dukono Meletus, Dua WNA Meninggal Dunia Saat Pendakian
Haerul Saleh Meninggal dalam Kebakaran Rumah, BPK Sampaikan Duka Mendalam
Viral Ribuan Burung Gagak Gelapkan Langit Tel Aviv, Fenomena Alam atau Pertanda?
Gudang Komputer BRIN di Cibinong Terbakar, Diduga Dipicu Bakar Sampah
Pesawat Smart Air Ditembak OTK Saat Mendarat di Korowai, Dua Pilot Tewas
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:00 WIB

Blackout Sumatera Diselidiki, Tim Bareskrim Turun Langsung ke Jambi

Minggu, 24 Mei 2026 - 05:44 WIB

Mobil Gus Hilman Hantam Truk, Dua Orang Tewas

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:00 WIB

Ibu Tewas Tertabrak Truk CPO di Depan Terminal Alam Barajo Jambi

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:00 WIB

Gunung Dukono Meletus, Dua WNA Meninggal Dunia Saat Pendakian

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:00 WIB

Haerul Saleh Meninggal dalam Kebakaran Rumah, BPK Sampaikan Duka Mendalam

Berita Terbaru