Jemarionline – Setiap kali Real Madrid bertemu Bayern Munchen, dunia sepak bola seolah berhenti sejenak.
Pertandingan ini sering disebut sebagai “El Clasico Eropa”. Bukan tanpa alasan. Kedua tim adalah raksasa dengan sejarah panjang dan koleksi trofi bergengsi.
Rivalitas mereka telah berlangsung lebih dari 50 tahun. Sepanjang sejarah Liga Champions, keduanya sudah bertemu hampir 30 kali—rekor terbanyak dalam kompetisi ini.
Pertemuan mereka hampir selalu terjadi di fase krusial. Mulai dari babak 16 besar hingga semifinal, bahkan sering menentukan siapa yang melangkah ke final.
Dalam duel-duel tersebut, hasilnya relatif seimbang. Namun, dalam satu dekade terakhir, Real Madrid lebih sering keluar sebagai pemenang.
Kemenangan dramatis, comeback, hingga gol-gol ikonik menjadi bagian dari cerita panjang rivalitas ini.
Kini, keduanya kembali bertemu di Liga Champions 2026. Dengan sejarah besar di belakang mereka, laga ini bukan sekadar pertandingan—melainkan pertarungan gengsi dua raksasa Eropa.








