Dugaan Laporan Fiktif di KONI Provinsi Jambi Mencuat, Anggaran Kejurprov 2025 Jadi Sorotan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 11 Maret 2026 - 18:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dugaan Laporan Fiktif di KONI Provinsi Jambi Mencuat, Anggaran Kejurprov 2025 Jadi Sorotan

Dugaan Laporan Fiktif di KONI Provinsi Jambi Mencuat, Anggaran Kejurprov 2025 Jadi Sorotan

Isu dugaan laporan kegiatan fiktif di lingkungan KONI Provinsi Jambi mulai mencuat dan menjadi perhatian publik. Dugaan ini berkaitan dengan penggunaan anggaran kegiatan olahraga pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) tahun 2025.

Indikasi Pengelolaan Anggaran Tidak Akuntabel

Dalam pemberitaan tersebut disebutkan adanya indikasi pengelolaan keuangan yang tidak transparan atau tidak akuntabel dalam pencairan dana kegiatan olahraga. Dana yang seharusnya digunakan untuk kegiatan pembinaan atau pelaksanaan Kejurprov diduga dilaporkan seolah-olah telah dilaksanakan, padahal ada indikasi kegiatan tersebut tidak terjadi.

Baca Juga :  Disiplin ASN Jambi Diperketat, Pelanggar Terancam Pemecatan

Kepemimpinan KONI Jambi Ikut Disorot

Isu ini juga menyeret perhatian terhadap kepemimpinan Ketua KONI Provinsi Jambi AKBP Mat Sanusi, karena dugaan tersebut terjadi dalam masa kepemimpinannya. Kasus ini kemudian memunculkan pertanyaan mengenai transparansi penggunaan dana olahraga daerah.

Dana Kejurprov 2025 Dipertanyakan

Salah satu yang menjadi sorotan adalah dana untuk pelaksanaan Kejurprov 2025 pada sejumlah cabang olahraga. Jika kegiatan tidak benar-benar dilaksanakan tetapi laporan tetap dibuat, maka hal tersebut berpotensi menjadi laporan pertanggungjawaban (LPJ) fiktif.

Baca Juga :  HUT NTB ke-67, Gubernur Miq Iqbal Lepas Umrah Gratis untuk 33 Warga

Desakan Transparansi dan Penyelidikan

Sejumlah pihak meminta agar masalah ini ditelusuri secara terbuka agar tidak menimbulkan kerugian negara maupun merusak sistem pembinaan olahraga di daerah. Pengawasan terhadap penggunaan anggaran olahraga dinilai perlu diperketat agar kejadian serupa tidak terulang.

Kesimpulan:
Kasus ini masih berupa dugaan yang mencuat di publik, berkaitan dengan laporan kegiatan dan penggunaan dana Kejurprov 2025 di KONI Jambi. Banyak pihak meminta klarifikasi, transparansi, dan jika diperlukan penyelidikan oleh aparat terkait.

Berita Terkait

Dua Jabatan Kosong di Nipah Panjang, Pemkab Masih Tunggu Arahan Bupati
Dua Tersangka Korupsi Lahan Ujung Jabung Ditahan, Negara Rugi Rp11,6 Miliar
DPRD Minta Jalan M Yamin Bersih dari Parkir Liar, Pungutan Ilegal Dilarang!
Haji Jambi Tetap Berangkat 5 Mei 2026, Tak Ada yang Mundur Meski Isu Perang Timur Tengah
DPR Puji Al Haris! Rp40 Miliar Digelontorkan untuk Bantu Jemaah Haji Jambi
Siswa Dilarang Bawa Motor ke Sekolah, Ini Alasan Pemkot Sungai Penuh
Sampah Menggunung di Pasar Rantau Panjang, Pemkab Siapkan Solusi
Wali Kota Jambi Buka Kerja Sama Internasional dengan Profesor Slovenia
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 23:00 WIB

Dua Jabatan Kosong di Nipah Panjang, Pemkab Masih Tunggu Arahan Bupati

Kamis, 9 April 2026 - 22:00 WIB

Dua Tersangka Korupsi Lahan Ujung Jabung Ditahan, Negara Rugi Rp11,6 Miliar

Kamis, 9 April 2026 - 21:00 WIB

DPRD Minta Jalan M Yamin Bersih dari Parkir Liar, Pungutan Ilegal Dilarang!

Kamis, 9 April 2026 - 20:00 WIB

Haji Jambi Tetap Berangkat 5 Mei 2026, Tak Ada yang Mundur Meski Isu Perang Timur Tengah

Kamis, 9 April 2026 - 17:00 WIB

Siswa Dilarang Bawa Motor ke Sekolah, Ini Alasan Pemkot Sungai Penuh

Berita Terbaru