Jakarta, jemarionline.com – Badai cedera penyerang timnas vietnam menghantam persiapan skuad asuhan Kim Sang-sik pada ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Penyerang naturalisasi Nguyen Xuan Son harus menyelesaikannya lebih awal usai mengalami masalah otot parah.
Pemain keturunan Brasil tersebut mendapatkan cedera saat membela Vietnam menghadapi Filipina di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Laga perdana grup yang berlangsung Sabtu lalu itu berujung kemenangan tipis satu gol untuk Vietnam.
Insiden cedera bermula saat bek Filipina Amani Aguinaldo menabrak Xuan Son pada menit ke-57. Pemain berusia 29 tahun itu sempat memaksakan diri berlari sebelum akhirnya terjatuh menahan sakit.
Tim medis langsung masuk ke lapangan untuk memeriksa kondisi sang bomber utama. Xuan Son akhirnya memutuskan keluar dari permainan setelah berdiskusi singkat dengan dokter tim.
Hasil Pemeriksaan MRI Mengonfirmasi Cedera Otot Hamstring
Pemeriksaan medis lanjutan menggunakan magnetic resonance imaging mengonfirmasi tingkat keparahan cedera pemain. Tim dokter menemukan robekan cukup dalam pada jaringan otot hamstring Xuan Son.
Kondisi medis tersebut memaksa Xuan Son menepi dari lapangan hijau selama empat hingga enam minggu. Durasi pemulihan yang panjang memastikan sang penyerang absen di sisa turnamen.
Keputusan ini mengulang kenangan buruk Xuan Son saat membela Vietnam pada laga final Piala AFF dua tahun lalu. Kala itu ia juga menderita cedera parah hingga terpaksa absen berkompetisi selama setahun penuh.
Pelatih Kim Sang-sik langsung memberikan izin bagi Xuan Son untuk meninggalkan skuad lebih cepat. Pemain kelahiran Brasil itu terbang kembali ke negaranya demi memfokuskan proses pemulihan medis.
Federasi Sepak Bola Vietnam berkoordinasi langsung dengan pihak FIFA guna mengurus penerbangan sang pemain. Seluruh pembiayaan kepulangan Xuan Son menjadi tanggung jawab penuh induk organisasi sepak bola dunia tersebut.
Kepulangan Lebih Awal Membantu Proses Pemulihan Pemain
Xuan Son menyampaikan penyesalan mendalam melalui akun media sosial pribadinya pascainsiden cedera tersebut. Ia mengaku sangat kecewa karena gagal membantu negara mencapai target juara ASEAN Cup.
Meski sedih, ia tetap memberikan dukungan moral penuh kepada rekan setimnya yang masih berjuang di Indonesia. Sang penyerang berjanji akan bekerja keras menjalani terapi agar bisa segera merumput kembali.
Kehilangan sosok penyerang jangkung ini jelas mengurangi daya gedor lini depan skuad The Golden Star Warriors. Tim pelatih kini meracik strategi baru untuk mengisi kekosongan posisi penyerang tengah.
Para pendukung Vietnam terus mengalirkan pesan simpati serta doa untuk kesembuhan sang pemain naturalisasi. Kehadiran Xuan Son di lini depan memang menjadi tumpuan utama tim nasional dalam beberapa tahun terakhir.
Proses rehabilitasi medis akan segera berjalan begitu Xuan Son tiba di markas latihan tim nasional. Tim medis Vietnam menyiapkan program pemulihan khusus agar sang pemain pulih secara maksimal.(ar)









