9 Cara Hilangkan Kutu Beras dengan Mudah dan Alami di Rumah, Aman Tanpa Bahan Kimia

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 17 Mei 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kutu beras. (Foto: Freepik)

Ilustrasi kutu beras. (Foto: Freepik)

Jakarta, Jemarionline.comKutu beras sering muncul tanpa disadari di dalam wadah penyimpanan bahan makanan. Banyak orang baru menyadarinya saat beras sudah dipenuhi serangga kecil yang bergerak di antara butiran nasi. Kondisi ini membuat kualitas beras menurun dan menimbulkan kekhawatiran di dapur rumah tangga.

Meski terlihat menjijikkan, kutu beras sebenarnya tidak berbahaya secara langsung bagi kesehatan. Namun, keberadaannya tetap mengganggu karena merusak tampilan dan kualitas bahan makanan. Karena itu, banyak orang mencari cara menghilangkan kutu beras dengan bahan alami tanpa harus membuang seluruh stok beras.

Kutu beras biasanya muncul dari telur yang sudah ada sejak proses penggilingan atau penyimpanan di gudang. Saat kondisi penyimpanan lembap dan jarang dibersihkan, telur tersebut menetas dan berkembang biak dengan cepat.

Penyebab Kutu Beras Mudah Berkembang

Kutu beras berkembang lebih cepat pada kondisi lembap dan gelap. Wadah yang tidak tertutup rapat juga mempercepat masuknya serangga kecil ini ke dalam beras. Selain itu, penyimpanan beras dalam waktu lama tanpa pengecekan rutin memberi kesempatan kutu untuk berkembang biak.

Jika tidak segera ditangani, jumlah kutu bisa bertambah banyak dalam waktu singkat dan menyebar ke seluruh tumpukan beras.

9 Cara Hilangkan Kutu Beras Secara Alami

1. Menjemur Beras di Bawah Sinar Matahari

Sinar matahari membantu mengeluarkan kutu dari dalam beras. Pengguna cukup menuangkan beras ke wadah lebar lalu menjemurnya selama 15–30 menit. Panas matahari membuat kutu keluar karena mereka tidak tahan suhu tinggi.

Baca Juga :  Rekomendasi Tempat Ngedate Romantis di Jogja: Suasana Hangat, View Indah, dan Momen Tak Terlupakan

Setelah itu, pengguna bisa memisahkan kutu dan menyimpan kembali beras ke wadah bersih.

2. Menyimpan Beras di Freezer

Suhu dingin ekstrem dalam freezer membantu membunuh kutu dan telurnya. Pengguna cukup memasukkan beras ke dalam plastik tertutup, lalu menyimpannya selama 2–3 hari. Cara ini efektif untuk menghentikan siklus hidup kutu beras.

3. Menggunakan Daun Salam

Daun salam memiliki aroma kuat yang tidak disukai kutu beras. Pengguna dapat meletakkan beberapa lembar daun salam kering di dalam wadah beras. Aroma ini membantu mencegah kutu berkembang kembali.

4. Memanfaatkan Daun Pandan

Daun pandan juga membantu mengusir kutu beras secara alami. Pengguna cukup memasukkan beberapa lembar daun pandan ke dalam wadah beras. Selain mengusir hama, pandan juga menjaga aroma beras tetap segar.

5. Menggunakan Bawang Putih

Bawang putih mengandung senyawa allicin yang memiliki aroma menyengat bagi serangga. Pengguna dapat menaruh beberapa siung bawang putih kupas ke dalam wadah beras untuk mengusir kutu secara alami.

6. Cengkeh sebagai Pengusir Alami

Cengkeh mengandung aroma eugenol yang tidak disukai kutu beras. Pengguna bisa menaruh beberapa butir cengkeh di sudut wadah penyimpanan agar kutu tidak kembali berkembang.

Baca Juga :  Amran Sebut Negara Eksportir Beras Kecewa RI Hentikan Impor Beras

7. Cabai Kering

Cabai kering memiliki aroma pedas yang kuat. Aroma ini membuat kutu beras tidak nyaman dan akhirnya menjauh dari wadah penyimpanan. Cara ini sering digunakan karena bahan mudah ditemukan di dapur.

8. Kayu Manis

Kayu manis juga efektif mengusir kutu beras. Pengguna cukup meletakkan satu batang kayu manis di dalam wadah beras. Selain mengusir hama, kayu manis juga membantu menjaga aroma beras tetap wangi.

9. Bawang Putih dan Rempah Campuran

Beberapa orang menggabungkan bawang putih, cengkeh, dan daun salam untuk hasil lebih maksimal. Kombinasi aroma kuat ini membuat kutu beras sulit bertahan hidup di dalam wadah.

Cara Mencegah Kutu Beras Datang Lagi

Setelah berhasil menghilangkan kutu, langkah pencegahan menjadi hal penting. Pengguna perlu menyimpan beras dalam wadah tertutup rapat agar kutu tidak masuk kembali. Selain itu, mereka perlu memastikan wadah selalu bersih dan kering sebelum diisi ulang.

Pemeriksaan rutin juga membantu mendeteksi kutu lebih awal sebelum berkembang biak.

Dampak Jika Tidak Segera Ditangani

Jika pengguna membiarkan kutu beras berkembang, kualitas beras akan menurun. Beras bisa menjadi rapuh, berdebu, dan tidak layak konsumsi dalam jumlah banyak. Kondisi ini juga dapat mengganggu kebersihan dapur secara keseluruhan. (man)

Berita Terkait

Rekomendasi Tempat Ngedate Romantis di Jogja: Suasana Hangat, View Indah, dan Momen Tak Terlupakan
Cara Mengembalikan Kilau Emas agar Bersinar Lagi Tanpa ke Toko (Panduan Praktis di Rumah)
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 18:00 WIB

Rekomendasi Tempat Ngedate Romantis di Jogja: Suasana Hangat, View Indah, dan Momen Tak Terlupakan

Minggu, 17 Mei 2026 - 20:00 WIB

9 Cara Hilangkan Kutu Beras dengan Mudah dan Alami di Rumah, Aman Tanpa Bahan Kimia

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:00 WIB

Cara Mengembalikan Kilau Emas agar Bersinar Lagi Tanpa ke Toko (Panduan Praktis di Rumah)

Berita Terbaru

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Agusman (kanan).( poto : ANTARA )

Ekonomi

OJK Awasi 8 Pindar Bermasalah, 14 Belum Penuhi Modal Minimum

Minggu, 7 Jun 2026 - 20:00 WIB