Sumenep, jemarionline.com – Sebuah kecelakaan bus jemaah haji asal Kabupaten Sumenep terlibat insiden lalu lintas dengan mobil pikap di ruas jalan Gunung Gigir, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan pada Selasa (12/5/2026).
Peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka, namun sempat memicu ketegangan antara pengemudi kedua kendaraan.
Insiden terjadi saat arus lalu lintas di kawasan Gunung Gigir sedang padat dan bergerak lambat.
Bus rombongan jemaah haji melaju perlahan karena kondisi jalan yang berkelok serta kepadatan kendaraan di jalur tersebut.
Pihak yang Terlibat dalam Insiden
Peristiwa ini melibatkan bus rombongan jemaah haji asal Sumenep dan sebuah mobil pikap berwarna hitam.
Sopir serta kru bus bersama pengemudi pikap sempat terlibat cekcok mulut setelah insiden senggolan terjadi di lokasi kejadian.
Kejadian bermula ketika mobil pikap mencoba menyalip iring-iringan bus dari sisi kanan jalan.
Karena kondisi jalur yang sempit dan dipenuhi kendaraan, manuver tersebut tidak berjalan aman. Akibatnya, mobil pikap bersenggolan dengan salah satu bus rombongan jemaah haji.
Ketegangan Setelah Benturan
Setelah terjadi senggolan, sopir dan kru bus langsung turun dari kendaraan untuk meminta penjelasan kepada pengemudi pikap.
Situasi kemudian memanas karena kedua pihak saling mempertahankan pendapat.
Aksi saling dorong sempat terjadi, namun tidak berkembang menjadi perkelahian fisik berkat intervensi pengendara lain dan warga sekitar yang melintas di lokasi.
Insiden ini dipicu oleh upaya menyalip di jalur sempit yang tidak memungkinkan untuk manuver aman.
Kondisi jalan yang padat di kawasan Gunung Gigir menjadi faktor utama terjadinya senggolan antar kendaraan.
Dampak dan Kelanjutan Perjalanan
Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas sempat tersendat dan menyebabkan antrean kendaraan di lokasi.
Rombongan bus jemaah haji asal Sumenep juga sempat berhenti beberapa saat sebelum kembali melanjutkan perjalanan menuju asrama haji.
Hingga laporan ini terbit, tidak terdapat korban luka maupun kerusakan serius pada kendaraan yang terlibat.(man)









