Perusahaan Teknologi Global Luncurkan AI Generasi Baru yang Bisa Membuat Konten Video Otomatis

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026 - 06:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Collage ilustrasi teknologi AI generatif VideoGen-X, menampilkan robot dan avatar digital yang membuat konten video otomatis dari teks, gambar, dan audio, menggambarkan inovasi di industri konten digital.

Collage ilustrasi teknologi AI generatif VideoGen-X, menampilkan robot dan avatar digital yang membuat konten video otomatis dari teks, gambar, dan audio, menggambarkan inovasi di industri konten digital.

Jemarionline — Perusahaan teknologi multinasional TechNova resmi meluncurkan AI generasi terbaru yang mampu membuat konten video secara otomatis hanya dari naskah teks. Peluncuran ini diumumkan pada 27 Januari 2026 dan diprediksi akan mengubah industri konten digital secara signifikan.

AI baru ini, disebut VideoGen-X, menggunakan model multimodal canggih yang bisa menganalisis teks, gambar, dan suara untuk menghasilkan video pendek dengan kualitas profesional.

Baca Juga :  Grab Integrasi Layanan Darurat Polri, Pengguna Kini Bisa Akses Bantuan Lebih Cepat

Fitur Utama VideoGen-X

  • Membuat video dari naskah teks atau artikel.

  • Menambahkan efek visual, musik latar, dan narasi AI otomatis.

  • Mendukung berbagai format: YouTube Shorts, TikTok, Instagram Reels.

  • Bisa menyesuaikan gaya visual dan tone sesuai target audiens.

Dampak di Industri Konten Digital

  • Kreator konten bisa memproduksi video lebih cepat dan hemat biaya.

  • Agensi pemasaran bisa membuat kampanye iklan digital dalam hitungan menit.

  • Mengubah strategi media sosial dengan produksi video otomatis skala besar.

Baca Juga :  Waspada Kabel USB Berbahaya, Ancaman Keamanan Digital yang Semakin Perlu Diperhatikan pada 2026

Respon Para Ahli

“AI generasi baru ini membuka era baru pembuatan konten digital. Tetapi, juga menimbulkan tantangan terkait hak cipta, akurasi informasi, dan etika AI,” ujar Dr. Maya Santoso, pakar AI dari Universitas Teknologi Jakarta.

Berita Terkait

DuckDuckGo Ramai Dipakai Setelah Google Perluas AI di Search
Kode QR Baru Ini Bisa Bahayakan Pengguna, Simbol Teks Jadi Modus
Meta Angkat Bicara soal Dugaan Kebocoran Data Instagram 2026
Casio Rilis Jam Tangan MR-G Baru, Desainnya Terinspirasi Laut Kutub
Google Wallet 2026 Kini Lebih Cerdas dan Terorganisir
15 Fitur Google Flow Beta Terbaru 2026 yang Jarang Diketahui, Banyak Dicari Pengguna
Samsung Ungguli iPhone di AS, Ini Penyebabnya
Powerbank LOOPS 10000 mAh Resmi Meluncur, Segini Harganya
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:00 WIB

DuckDuckGo Ramai Dipakai Setelah Google Perluas AI di Search

Jumat, 29 Mei 2026 - 07:00 WIB

Kode QR Baru Ini Bisa Bahayakan Pengguna, Simbol Teks Jadi Modus

Jumat, 29 Mei 2026 - 06:00 WIB

Meta Angkat Bicara soal Dugaan Kebocoran Data Instagram 2026

Jumat, 29 Mei 2026 - 05:00 WIB

Casio Rilis Jam Tangan MR-G Baru, Desainnya Terinspirasi Laut Kutub

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:00 WIB

Google Wallet 2026 Kini Lebih Cerdas dan Terorganisir

Berita Terbaru

Kepala Humas BPJS Kesehatan Rizzky Anugerah. Dok. Youtube BPJS Kesehatan

Ekonomi

BPJS Kesehatan Tegaskan Tidak Ada Kenaikan Iuran Tahun Ini

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:00 WIB

Foto: Gilang Faturahman/detikFoto

Bisnis

IHSG Tiba-tiba Anjlok, Saham Bank Besar Kompak Melemah

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:00 WIB