Prabowo Dorong Ekonomi Biru untuk Perkuat Sektor Kelautan Nasional

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 11 Mei 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo Dorong Ekonomi Biru untuk Perkuat Sektor Kelautan Nasional. ( Poto : ANTARA ).

Prabowo Dorong Ekonomi Biru untuk Perkuat Sektor Kelautan Nasional. ( Poto : ANTARA ).

Jakarta, jemarionline.com – Presiden Republik Indonesia menegaskan bahwa pemerintah akan mempercepat pengembangan sektor kelautan dan perikanan melalui strategi ekonomi biru.

Ia menyampaikan hal tersebut saat meninjau Kampung Nelayan Merah Putih di Leato Selatan, Kota Gorontalo, pada Sabtu.

Pemerintah, kata Prabowo, memandang laut Indonesia sebagai sumber daya strategis yang harus dikelola secara maksimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan memperkuat kedaulatan ekonomi nasional.

Investasi Besar di Sektor Laut

Prabowo menyatakan pemerintah akan melakukan investasi besar dalam sektor kelautan melalui konsep blue ocean economy.

Ia menegaskan bahwa Indonesia memiliki potensi laut yang sangat besar dan harus memanfaatkannya secara optimal.

Baca Juga :  DJP Bakal Audit Ulang Peserta Tax Amnesty Jilid II untuk Amankan Penerimaan Pajak

Melalui keterangan resmi Sekretariat Presiden, Prabowo menjelaskan bahwa pemerintah akan memperluas pembangunan industri perikanan sebagai bagian dari agenda kemandirian nasional.

Ia juga menekankan pentingnya memanfaatkan sumber daya laut oleh pelaku lokal, khususnya nelayan Indonesia.

Pemerintah Siapkan Ribuan Kapal Ikan

Dalam program penguatan sektor perikanan, pemerintah merencanakan pembangunan 1.582 kapal ikan pada tahun ini.

Prabowo menjelaskan bahwa kapal tersebut akan kita salurkan kepada koperasi nelayan di berbagai daerah di Indonesia.

Ia menambahkan bahwa pemerintah akan menyesuaikan ukuran kapal sesuai kebutuhan, mulai dari kecil, menengah, hingga besar.

Dengan sistem koperasi, nelayan akan mengelola kapal secara kolektif sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan hasil tangkapan.

Baca Juga :  Kabar Baik! DJP Relaksasi SPT Tahunan Hingga 31 Mei 2026 bagi Wajib Pajak

Nelayan Jadi Pelaku Utama Ekonomi Laut

Prabowo menegaskan bahwa nelayan harus menjadi pelaku utama dalam pengelolaan sumber daya laut nasional.

Ia ingin memastikan hasil laut Indonesia tidak lagi di dominasi oleh kapal asing, melainkan dikelola langsung oleh masyarakat Indonesia.

Pemerintah juga mendorong agar nelayan memiliki akses yang lebih besar terhadap fasilitas produksi, permodalan, dan teknologi penangkapan ikan.

Harapan Pemerintah

Prabowo optimistis kebijakan ini dapat meningkatkan pendapatan nelayan dan memperkuat ekonomi masyarakat pesisir.

Ia menargetkan sektor kelautan menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan, dengan nelayan yang lebih sejahtera dan mandiri.(ar)

Berita Terkait

Rupiah Hari Ini Melemah ke Rp17.395 per Dolar AS, Konflik Global Tekan Pasar
Pemutihan PBB Depok, Denda Dihapus 100 Persen
IHSG Ambruk 1,4% di Awal Pekan, Saham Perbankan Jadi Beban Utama Pasar
Rupiah Tertekan, Dinar Kuwait Tetap Menguat di Puncak Dunia
Transparansi Biaya Aplikasi Ojol Masih Jadi Sorotan Meski Ada Perpres
Gaji ke-13 Pensiunan PNS 2026: Jadwal Cair, Besaran, dan Ketentuan Lengkap
Pj Sekdaprov Sumut Tekankan Kualitas Data Sensus Ekonomi 2026 Tentukan Arah Pembangunan Daerah
IHSG Tiba-Tiba Ambruk 2,5 Persen di Sesi II, Ini Penyebabnya
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 15:00 WIB

Pemutihan PBB Depok, Denda Dihapus 100 Persen

Senin, 11 Mei 2026 - 14:00 WIB

IHSG Ambruk 1,4% di Awal Pekan, Saham Perbankan Jadi Beban Utama Pasar

Senin, 11 Mei 2026 - 08:00 WIB

Prabowo Dorong Ekonomi Biru untuk Perkuat Sektor Kelautan Nasional

Senin, 11 Mei 2026 - 07:00 WIB

Rupiah Tertekan, Dinar Kuwait Tetap Menguat di Puncak Dunia

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:00 WIB

Transparansi Biaya Aplikasi Ojol Masih Jadi Sorotan Meski Ada Perpres

Berita Terbaru