Rupiah Tertekan, Dinar Kuwait Tetap Menguat di Puncak Dunia

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 11 Mei 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rupiah tertekan di tengah tekanan global, sementara Dinar Kuwait tetap menguat dan mempertahankan status sebagai mata uang terkuat di dunia.( Ilustrasi Poto : AI ).

Rupiah tertekan di tengah tekanan global, sementara Dinar Kuwait tetap menguat dan mempertahankan status sebagai mata uang terkuat di dunia.( Ilustrasi Poto : AI ).

Jakarta, jemarionline.com – Nilai tukar rupiah melemah ke posisi Rp17.377 per dolar Amerika Serikat pada Minggu (10/5/2026).

Kondisi ini menunjukkan tekanan pada mata uang Indonesia di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Sementara itu, Mata Uang Kuwait (KWD) tetap menguat dan bertahan sebagai mata uang terkuat dunia dengan nilai sekitar 1 KWD setara USD3,25.

Perbedaan ini memperlihatkan kontras antara negara berkembang dan negara dengan ekonomi yang lebih stabil seperti Kuwait.

Negara tersebut membangun kekuatan mata uangnya dari kombinasi sumber daya alam, kebijakan moneter, dan pengelolaan keuangan yang terarah.

Kekuatan Ekonomi dari Minyak dan Kebijakan Moneter

Kuwait mengandalkan sektor minyak sebagai sumber utama pendapatan negara. Pemerintah memperoleh sekitar 90 persen pendapatan dari ekspor minyak.

Baca Juga :  Bahlil Buka Peluang Harga BBM RON 92 Naik, Stok Energi Dipastikan Aman

Selain itu, negara ini memiliki sekitar 7 persen cadangan minyak dunia. Dengan kondisi tersebut, Kuwait mampu menjaga stabilitas ekonomi meskipun harga minyak global berfluktuasi.

Biaya produksi yang rendah juga membantu negara ini tetap meraih keuntungan besar.

Selanjutnya, Bank Sentral Kuwait menerapkan sistem keranjang mata uang sejak 2007. Sistem ini mengaitkan Dinar Kuwait dengan beberapa mata uang utama seperti dolar AS, euro, dan poundsterling.

Dengan demikian, nilai tukar menjadi lebih stabil dan tidak bergantung pada satu mata uang saja. Selain itu, kebijakan ini juga membantu meredam dampak gejolak ekonomi global.

Dana Investasi Negara dan Stabilitas Ekonomi

Selain kebijakan moneter, Kuwait mengandalkan Otoritas Investasi Kuwait (KIA) sebagai dana kekayaan negara.

Baca Juga :  Prabowo Dorong Ekonomi Biru untuk Perkuat Sektor Kelautan Nasional

Dana ini mengelola surplus pendapatan minyak dan menyalurkannya ke berbagai investasi global.

Hingga saat ini, nilai asetnya mencapai lebih dari satu triliun dolar AS. Oleh karena itu, kepercayaan internasional terhadap stabilitas ekonomi Kuwait dan Dinar Kuwait terus meningkat.

Di sisi lain, bank sentral juga mengontrol jumlah Dinar yang beredar di pasar. Pengendalian ini menjaga keseimbangan antara permintaan dan penawaran.

Akibatnya, nilai mata uang tetap stabil dan spekulasi dapat menurun.

Terakhir, Kuwait memiliki populasi yang relatif kecil dengan pendapatan minyak yang besar.

Kondisi ini menghasilkan pendapatan per kapita yang sangat tinggi. Dengan demikian, daya beli masyarakat kuat dan stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga.(ar)

Berita Terkait

Rupiah Hari Ini Melemah ke Rp17.395 per Dolar AS, Konflik Global Tekan Pasar
Pemutihan PBB Depok, Denda Dihapus 100 Persen
IHSG Ambruk 1,4% di Awal Pekan, Saham Perbankan Jadi Beban Utama Pasar
Prabowo Dorong Ekonomi Biru untuk Perkuat Sektor Kelautan Nasional
Transparansi Biaya Aplikasi Ojol Masih Jadi Sorotan Meski Ada Perpres
Gaji ke-13 Pensiunan PNS 2026: Jadwal Cair, Besaran, dan Ketentuan Lengkap
Pj Sekdaprov Sumut Tekankan Kualitas Data Sensus Ekonomi 2026 Tentukan Arah Pembangunan Daerah
IHSG Tiba-Tiba Ambruk 2,5 Persen di Sesi II, Ini Penyebabnya
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 15:00 WIB

Pemutihan PBB Depok, Denda Dihapus 100 Persen

Senin, 11 Mei 2026 - 14:00 WIB

IHSG Ambruk 1,4% di Awal Pekan, Saham Perbankan Jadi Beban Utama Pasar

Senin, 11 Mei 2026 - 08:00 WIB

Prabowo Dorong Ekonomi Biru untuk Perkuat Sektor Kelautan Nasional

Senin, 11 Mei 2026 - 07:00 WIB

Rupiah Tertekan, Dinar Kuwait Tetap Menguat di Puncak Dunia

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:00 WIB

Transparansi Biaya Aplikasi Ojol Masih Jadi Sorotan Meski Ada Perpres

Berita Terbaru