Jemarionline.com – Dua warga Singapura yang sempat berada di kapal pesiar MV Hondius dipastikan tidak terinfeksi hantavirus setelah menjalani pemeriksaan kesehatan.
Otoritas kesehatan Singapura mengonfirmasi hasil tes tersebut setelah melakukan analisis laboratorium terhadap sampel medis keduanya.
Pemerintah Singapura tetap memantau kondisi kedua warga itu sebagai langkah pencegahan, meskipun hasil pemeriksaan menunjukkan mereka tidak terinfeksi virus tersebut.
Hasil Pemeriksaan Menunjukkan Negatif
Otoritas kesehatan Singapura memeriksa sejumlah sampel medis dari kedua warga tersebut. Hasil laboratorium tidak menemukan tanda infeksi hantavirus, termasuk varian Andes yang sebelumnya menjadi perhatian dalam kasus di kapal tersebut.
Seorang pejabat kesehatan Singapura menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan memberikan kepastian awal terkait kondisi keduanya.
“Kami memastikan hasil tes tidak menunjukkan adanya infeksi hantavirus pada kedua individu tersebut,” ujar otoritas kesehatan Singapura.
Tetap Jalani Pemantauan Kesehatan
Meski hasil tes menunjukkan negatif, otoritas kesehatan tetap menjalankan pemantauan lanjutan.
Kedua warga itu menjalani masa observasi sesuai prosedur kesehatan internasional untuk memastikan tidak muncul gejala lanjutan.
Petugas kesehatan juga mengawasi kondisi mereka selama masa inkubasi virus sebagai langkah antisipasi.
Kasus MV Hondius Masih Dalam Investigasi
Kasus yang berkaitan dengan kapal MV Hondius masih menjadi perhatian otoritas kesehatan internasional.
Beberapa penumpang sebelumnya dilaporkan terinfeksi dan kasus tersebut memicu investigasi lintas negara.
Tim kesehatan global terus menelusuri riwayat perjalanan penumpang kapal untuk mencegah potensi penyebaran lebih lanjut.
Namun hingga saat ini, lembaga kesehatan internasional menilai risiko penularan ke masyarakat umum tetap rendah.
Riwayat Kontak dengan Kasus Terkonfirmasi
Kedua warga Singapura tersebut sempat berada di kapal yang sama saat kasus hantavirus terdeteksi.
Mereka juga pernah berada dalam penerbangan yang sama dengan salah satu kasus positif yang kemudian meninggal di luar negeri.
Meski memiliki riwayat kontak tersebut, hasil pemeriksaan menunjukkan mereka tidak tertular virus.(man)









