Gen Z Menggunakan Google Search dengan AI, Pola Pencarian Berubah Drastis

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 27 April 2026 - 08:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gen Z tetap menggunakan Google Search, namun dengan pola baru berbasis AI. Mereka mencari lebih detail, visual, dan memanfaatkan teknologi. ( dekinet - detikcom ).

Gen Z tetap menggunakan Google Search, namun dengan pola baru berbasis AI. Mereka mencari lebih detail, visual, dan memanfaatkan teknologi. ( dekinet - detikcom ).

Jakarta, jemarionine.com – Gen Z menggunakan Google Search dengan AI sebagai cara utama mencari informasi di era digital saat ini. Generasi ini tidak hanya mengetik kata kunci sederhana, tetapi juga memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan untuk mendapatkan hasil yang lebih relevan dan personal.

Dalam sesi daring bertajuk “Gen Z and the Rise of AI-powered Search”, Vice President Google untuk Asia Tenggara dan Asia Selatan Frontier, Sapna Chadha, menegaskan bahwa Gen Z merupakan pengguna Google Search paling aktif secara global.

Penggunaan Harian Sangat Tinggi

Data menunjukkan bahwa 89% Gen Z di Indonesia mengakses Google Search setiap hari. Persentase serupa juga muncul di Filipina, sementara Thailand mencatat angka 82%. Gen Z tidak sekadar mencari informasi. Mereka menggali lebih dalam dengan cara yang lebih rinci, visual, dan interaktif. Mereka juga lebih sering menggunakan pencarian berbasis suara.

Berbeda dengan generasi sebelumnya yang memakai kata kunci singkat, Gen Z cenderung mengetik kueri yang jauh lebih panjang dan spesifik. Misalnya, alih-alih hanya menulis “kafe dekat sini”, mereka akan menulis: “kafe dekat sini untuk empat orang, ada tempat tenang, Wi-Fi stabil, ramah hewan peliharaan, dan tersedia colokan listrik.”

Baca Juga :  PHK Meta akibat AI Jadi Sorotan, Ini Dampaknya bagi Dunia Kerja

AI Jadi Penggerak Utama Perubahan

Google menempatkan AI sebagai pendorong terbesar transformasi ini. Model seperti Gemini 3 kini menjadi fondasi berbagai layanan Google. Teknologi ini tidak lagi sekadar menampilkan daftar tautan. Sebaliknya, sistem mampu memahami konteks, melakukan penalaran, dan memberikan jawaban dalam bentuk percakapan yang lebih alami.

Sapna Chadha menyebut perubahan ini sebagai pergeseran besar dari era pencarian informasi menuju era kecerdasan digital yang sesungguhnya. Google juga menghadirkan fitur seperti Search Live yang memungkinkan pengguna mencari informasi melalui kamera dan suara secara bersamaan tanpa perlu mengetik.

Sebagai contoh, pengguna dapat mengarahkan kamera ke sepatu di toko, lalu langsung mendapatkan rekomendasi yang disesuaikan dengan kondisi kaki, perbandingan harga, hingga pilihan warna. Sistem AI bahkan membantu membandingkan produk dengan kompetitor secara otomatis.

Baca Juga :  Google Umumkan 4 Fitur Baru Android 17, Gemini Intelligence hingga Pause Point

Digunakan untuk Belajar dan Verifikasi Informasi

Selain untuk belanja, Gen Z memanfaatkan Google Search sebagai alat belajar. Mereka bebas bertanya berkali-kali tanpa rasa canggung dan memperoleh penjelasan yang kontekstual serta visual.

Pendekatan ini meningkatkan kepercayaan diri pelajar karena mereka dapat belajar sesuai ritme masing-masing.

Di sisi lain, Gen Z juga menggunakan Search untuk memverifikasi informasi. Mereka menyaring tren dari media sosial, membandingkan harga, menelusuri asal-usul suatu fenomena, hingga memastikan nilai sebuah merek sesuai dengan prinsip mereka.

Google turut memperkenalkan fitur Personal Intelligence yang menghubungkan Search dengan layanan lain seperti Gmail, Drive, dan Photos. Fitur ini membuat hasil pencarian menjadi lebih personal dan relevan. Namun, Google tidak mengaktifkan fitur ini secara otomatis. Pengguna tetap memegang kendali penuh untuk mengaktifkannya sesuai kebutuhan.***

Berita Terkait

Bocoran Acara Apple: MacBook Pro Layar Sentuh dan Chip M6
5 Kebiasaan Pengisian Daya Ini Merusak Baterai HP Lebih Cepat
Agen AI Masuk Rekening, Bank di AS Perketat Keamanan Data
Jalur Gelap Ponsel Pintar Apple Tembus Pasar Teheran Iran
Huawei Nova 16s Series Rilis di RI Bawa Kamera 200 MP
Apple Resmi Pensiunkan MacBook 12 Inci dan iPad 6 dari Layanan Servis
Cara Mengirim Video Berukuran Besar Lewat WhatsApp dengan Mudah
Vivo X300 Ultra Kantongi Sertifikasi Resmi Komdigi dan Segera Masuk Pasar Indonesia
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Bocoran Acara Apple: MacBook Pro Layar Sentuh dan Chip M6

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:14 WIB

5 Kebiasaan Pengisian Daya Ini Merusak Baterai HP Lebih Cepat

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:03 WIB

Agen AI Masuk Rekening, Bank di AS Perketat Keamanan Data

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Jalur Gelap Ponsel Pintar Apple Tembus Pasar Teheran Iran

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:07 WIB

Huawei Nova 16s Series Rilis di RI Bawa Kamera 200 MP

Berita Terbaru

Desain tipis iPad mini 8 berlayar OLED tergeletak elegan di atas meja kerja kayu dengan stylus terpasang rapi di samping.(ilustrasi poto: AI).

Trending

Apple Rilis iPad Mini 8: Layar OLED dan Chip A20 Pro

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:47 WIB

Logo Apple berbahan logam perak dengan tekstur melingkar yang elegan, terpasang pada dinding beton gelap.(poto: AI).

Teknologi

Bocoran Acara Apple: MacBook Pro Layar Sentuh dan Chip M6

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:41 WIB

Aktivitas pelayanan nasabah di kantor BNI yang mencatatkan pertumbuhan laba bersih Rp16,1 triliun pada kuartal III 2026.(ilustrasi poto: AI).

Bisnis

Laba Bersih BNI Tembus Rp16,1 Triliun pada Kuartal III 2026

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:36 WIB

Ponsel yang sedang diisi daya dengan powerbank di atas meja kerja, dikelilingi kabel charger dan laptop.(poto: AI).

Teknologi

5 Kebiasaan Pengisian Daya Ini Merusak Baterai HP Lebih Cepat

Senin, 26 Okt 2026 - 07:14 WIB

Pusat operasi siber bank memantau peringatan akses tidak sah dari agen AI pihak ketiga ke sistem rekening nasabah.(ilustrasi poto: AI).

Teknologi

Agen AI Masuk Rekening, Bank di AS Perketat Keamanan Data

Senin, 26 Okt 2026 - 07:03 WIB