Drone AS Senilai Rp3,5 Triliun Hilang Kontak di Selat Hormuz

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 11 April 2026 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Drone AS Senilai Rp3,5 Triliun Hilang Kontak di Selat Hormuz (DOK.ANGKATAN UDARA AS via WIKIMEDIA COMMONS/KOMPAS.com)

Drone AS Senilai Rp3,5 Triliun Hilang Kontak di Selat Hormuz (DOK.ANGKATAN UDARA AS via WIKIMEDIA COMMONS/KOMPAS.com)

Jemarionline.com, Sebuah drone pengintai milik Angkatan Laut Amerika Serikat MQ-4C Triton, dilaporkan hilang kontak saat terbang di wilayah strategis Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran minyak dunia.

Drone tersebut sebelumnya menjalankan misi pengintaian di kawasan Teluk Persia dan Selat Hormuz, setelah beberapa jam terbang drone ini:

  • Mengirimkan sinyal darurat (kode 7700)
  • Mengalami penurunan ketinggian secara tiba-tiba
  • Kemudian hilang dari sistem pelacakan

Menurut laporan awal, drone itu sempat berada dalam fase perjalanan kembali ke pangkalan sebelum insiden terjadi.

Baca Juga :  Selat Hormuz Dibuka, PAN Optimistis Harga Minyak Lebih Stabil

Nasib Belum Jelas

Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak militer AS mengenai penyebab hilangnya drone tersebut. Dua kemungkinan utama yang masih dipertimbangkan:

  • Kegagalan teknis
  • Kemungkinan ditembak jatuh atau gangguan sistem elektronik

Namun semuanya masih bersifat spekulatif karena belum ada bukti pasti.

Nilai dan Signifikansi

MQ-4C Triton adalah drone intai jarak jauh dengan kemampuan:

  • Pengawasan maritim berjam-jam (long endurance)
  • Pemantauan wilayah laut strategis
  • Dukungan intelijen militer real-time
Baca Juga :  Kejadian Drone di Rumah Menhan‑Menlu AS: Pentagon Siapkan Perlindungan Lebih Ketat

Nilainya diperkirakan mencapai sekitar USD 200 juta (± Rp3,5 triliun), sehingga hilangnya unit ini menjadi perhatian serius secara militer dan geopolitik.Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Iran–AS, terutama di sekitar Selat Hormuz yang menjadi jalur vital perdagangan energi dunia.

Berita Terkait

Daya Beli Lesu, Pengeluaran Konsumen AS Nyaris Stagnan
Tentara AS “Hidup dari Kafein” Saat Perang Lawan Iran
Iran Dinilai Berhasil Ubah Posisi Bertahan Jadi Kemenangan Strategis
Iran Wajibkan Kapal Minta Izin Militer untuk Melintasi Selat Hormuz
Korut Luncurkan Rudal Beruntun Usai Korsel Minta Maaf soal Drone
UEA Desak Selat Hormuz Dibuka Tanpa Syarat
Selat Hormuz Dibuka, PAN Optimistis Harga Minyak Lebih Stabil
DPR Yakin Gencatan Senjata AS–Iran Bisa Jadi Awal Perdamaian
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 02:00 WIB

Drone AS Senilai Rp3,5 Triliun Hilang Kontak di Selat Hormuz

Jumat, 10 April 2026 - 23:30 WIB

Daya Beli Lesu, Pengeluaran Konsumen AS Nyaris Stagnan

Jumat, 10 April 2026 - 21:30 WIB

Tentara AS “Hidup dari Kafein” Saat Perang Lawan Iran

Jumat, 10 April 2026 - 17:30 WIB

Iran Dinilai Berhasil Ubah Posisi Bertahan Jadi Kemenangan Strategis

Jumat, 10 April 2026 - 09:00 WIB

Iran Wajibkan Kapal Minta Izin Militer untuk Melintasi Selat Hormuz

Berita Terbaru

Kemendikdasmen Rilis Aturan SPMB SMK 2026/2027, Ini Ketentuannya ( DOK.SMK NEGERI 1 Binuang )

Pendidikan

Kemendikdasmen Rilis Aturan SPMB SMK 2026/2027, Ini Ketentuannya

Sabtu, 11 Apr 2026 - 04:00 WIB

Ahmad Sahroni Buat Laporan Polisi, Ada Apa? ( Ilustrasi : AI )

Hukum

Ahmad Sahroni Buat Laporan Polisi, Ada Apa?

Sabtu, 11 Apr 2026 - 03:00 WIB

Drone AS Senilai Rp3,5 Triliun Hilang Kontak di Selat Hormuz (DOK.ANGKATAN UDARA AS via WIKIMEDIA COMMONS/KOMPAS.com)

Internasional

Drone AS Senilai Rp3,5 Triliun Hilang Kontak di Selat Hormuz

Sabtu, 11 Apr 2026 - 02:00 WIB

Daya Beli Lesu, Pengeluaran Konsumen AS Nyaris Stagnan (AI)

Internasional

Daya Beli Lesu, Pengeluaran Konsumen AS Nyaris Stagnan

Jumat, 10 Apr 2026 - 23:30 WIB