Terancam Dirumahkan, 9.000 PPPK di NTT Disiapkan Skema KUR agar Bisa Jadi Pengusaha

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terancam Dirumahkan, 9.000 PPPK di NTT Disiapkan Skema KUR agar Bisa Jadi Pengusaha

Terancam Dirumahkan, 9.000 PPPK di NTT Disiapkan Skema KUR agar Bisa Jadi Pengusaha

KUPANG – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyiapkan langkah antisipasi terkait potensi perumahan ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Sekitar 9.000 PPPK disebut berisiko terdampak akibat tekanan anggaran daerah.

Gubernur NTT, Melki Laka Lena, mengatakan kondisi tersebut berkaitan dengan aturan pembatasan belanja pegawai dalam Undang-Undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD). Regulasi itu menetapkan belanja pegawai maksimal 30 persen dari total APBD.

Jika batas tersebut diterapkan secara penuh, pemerintah daerah harus melakukan penyesuaian anggaran, termasuk terhadap jumlah pegawai yang dibiayai.

Ribuan PPPK Berpotensi Terdampak

Saat ini jumlah PPPK di lingkungan Pemerintah Provinsi NTT mencapai sekitar 12 ribu orang. Seluruh gaji mereka masih bersumber dari APBD.

Baca Juga :  Lebaran 2026 Hari Apa? Ini Prediksi Pemerintah dan Muhammadiyah

Berdasarkan simulasi fiskal daerah, sebagian besar anggaran terserap untuk belanja pegawai. Kondisi ini dinilai dapat mengurangi ruang anggaran pembangunan.

Karena itu, sekitar 9.000 PPPK berpotensi dirumahkan apabila penyesuaian anggaran dilakukan secara ketat. Meski begitu, pemerintah daerah menegaskan skenario tersebut belum menjadi keputusan final.

Pemprov NTT masih menunggu arahan lanjutan dari pemerintah pusat sebelum mengambil kebijakan resmi.

Skema KUR Disiapkan sebagai Solusi

Untuk mengurangi dampak sosial, pemerintah daerah menyiapkan alternatif solusi bagi PPPK yang terdampak. Salah satunya melalui pemanfaatan program Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Baca Juga :  Siswa Kembali Belajar Daring Mulai April 2026, Ini Alasannya

Melalui skema ini, PPPK didorong beralih ke sektor usaha mandiri dengan dukungan akses pembiayaan dari perbankan. Pemerintah berharap langkah tersebut dapat membantu pegawai tetap memiliki penghasilan.

Selain itu, program kewirausahaan juga diharapkan mampu menciptakan pelaku usaha baru di NTT.

Dorong Kemandirian Ekonomi

Pemerintah provinsi menilai pendekatan kewirausahaan dapat menjadi strategi jangka menengah untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. Upaya ini sekaligus menjadi solusi transisi apabila penyesuaian jumlah pegawai tidak dapat dihindari.

Kajian kebijakan masih terus dilakukan agar langkah yang diambil tidak menimbulkan dampak sosial secara tiba-tiba dan tetap menjaga keberlanjutan pembangunan daerah.

Berita Terkait

Kenaikan Gaji PNS dan Pensiunan 2026 Segera Naik? Aturan Disebut Sudah Diteken Prabowo, Ini Faktanya
Finalis Puteri Indonesia 2026 Kunjungi BPOM, Perkuat Edukasi Keamanan Produk
Kementerian ESDM Bakal Ganti Peralatan Gardu Induk Imbas Mati Listrik di Jakarta
Loker Koperasi Desa Merah Putih, Hari Ini Terakhir Daftar
1 Mei 2026 Libur atau Tidak? Ini Aturan SKB 3 Menteri
SPPG Polri Uji Coba MBG Prasmanan di SMA Pejaten
Waspada NIK Dicuri Pinjol! Ini Cara Cek Status Data Anda via OJK
Bahlil Umumkan Temuan Gas Bumi Jumbo di Lepas Pantai Kaltim, Jadi Harapan Baru Energi Indonesia
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 23:00 WIB

Finalis Puteri Indonesia 2026 Kunjungi BPOM, Perkuat Edukasi Keamanan Produk

Jumat, 24 April 2026 - 22:00 WIB

Kementerian ESDM Bakal Ganti Peralatan Gardu Induk Imbas Mati Listrik di Jakarta

Jumat, 24 April 2026 - 17:00 WIB

Loker Koperasi Desa Merah Putih, Hari Ini Terakhir Daftar

Jumat, 24 April 2026 - 16:00 WIB

1 Mei 2026 Libur atau Tidak? Ini Aturan SKB 3 Menteri

Kamis, 23 April 2026 - 20:00 WIB

SPPG Polri Uji Coba MBG Prasmanan di SMA Pejaten

Berita Terbaru

Foto: Gizchina.com

Teknologi

Infinix GT 50 Pro Dijuluki Giant Slayer, HP Value Terbaik 2026?

Sabtu, 25 Apr 2026 - 15:00 WIB