Jemarionline.com, Batang – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Batang, Junaenah, kehilangan Rp1,3 miliar setelah membuka file APK yang dikirim lewat WhatsApp. Uang ini terdiri dari dana pribadi dan titipan petani gabah.
Kronologi Singkat
-
20 Januari 2024: Junaenah menerima file APK yang diklaim sebagai undangan digital.
-
File dibuka, ponsel hang dan tidak bisa digunakan sementara.
-
Meski sempat memblokir layanan perbankan dan menghapus BRImo, korban mengaktifkan kembali aplikasi untuk keperluan usaha.
-
Keesokan harinya: Saat memeriksa rekening, saldo hampir habis, tersisa hanya Rp100 ribu. Dana dipindahkan ke beberapa rekening lain dengan cepat.
Dampak Kerugian
-
Uang pribadi korban hilang.
-
Titipan petani ikut raib.
-
Dampak sosial cukup besar bagi komunitas petani.
Dugaan Modus Operandi
-
Diduga malware pada file APK mengambil alih akses perbankan digital.
-
File palsu bisa bekerja tanpa sepengetahuan pemilik.
-
Masyarakat diminta waspada terhadap file atau aplikasi dari sumber tidak jelas.
Imbauan Keamanan Digital
-
Periksa sumber file sebelum dibuka.
-
Jangan mengunduh aplikasi di luar Google Play Store atau App Store.
-
Aktifkan autentikasi dua faktor pada layanan perbankan digital.
Kesimpulan: Kasus ini mengingatkan pentingnya menjaga keamanan data dan uang pribadi saat menggunakan aplikasi digital.









