Warga Jambi Jadi Korban Penipuan Lowongan Kerja di Kamboja

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 21 Februari 2026 - 17:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Jambi Jadi Korban Penipuan Lowongan Kerja di Kamboja

Warga Jambi Jadi Korban Penipuan Lowongan Kerja di Kamboja

Jemarionline.com, Jambi – Sejumlah warga Jambi menjadi korban penipuan lowongan kerja yang berujung pada pemaksaan kerja di Kamboja. Mereka dijanjikan pekerjaan dengan gaji tinggi melalui media sosial. Namun saat tiba di Kamboja, mereka ditempatkan dalam aktivitas yang diduga terkait penipuan daring (online scam).

Salah satu korban, Andri Budi Sanjaya dari Kota Jambi, mengatakan kondisi di lokasi sangat ketat. Para korban diawasi secara intens dan dipaksa melakukan pekerjaan yang tidak sesuai dengan janji awal. Modus serupa menimpa ratusan WNI lainnya. Mereka direkrut lewat Facebook dan Telegram dengan tawaran pekerjaan sebagai operator e-commerce, customer service, atau pekerjaan formal lainnya.

Baca Juga :  Inilah Destinasi Wisata Terindah Di Provinsi Jambi 4 Ada Di Kerinci

Pemerintah Indonesia melalui Kedutaan Besar RI di Phnom Penh dan instansi terkait terus memantau kasus ini. Mereka membantu pemulangan korban, memastikan keselamatan, mengurus dokumen, dan memberikan pendampingan psikologis.

Baca Juga :  Pemprov Jambi Tuntaskan 19 Aduan THR Lebaran 2026, Tersisa 3 Perusahaan Belum Bayar

Kasus ini menjadi peringatan penting bagi masyarakat. Jangan mudah tergiur tawaran kerja luar negeri yang tidak jelas asal-usul dan legalitasnya. Praktik perdagangan orang dan online scam masih menjadi ancaman serius bagi pekerja migran Indonesia.

Pihak berwenang menekankan agar calon pekerja selalu memeriksa agen resmi dan menggunakan jalur legal. Perlindungan hukum harus menjadi prioritas sebelum berangkat ke luar negeri.

Berita Terkait

Wali Kota Jambi Ajak Masyarakat Beri Data Jujur pada Sensus Ekonomi 2026
Box Culvert Rusak Picu Banjir, Warga Simpang Belui Minta Perbaikan Segera
Traffic Light Mati Bertahun-Tahun, Warga Sungai Penuh Khawatir Kecelakaan
3.000 Pelajar dan Guru Kerinci-Sungai Penuh Ikuti Sosialisasi Anti Radikalisme dan Bullying
Merangin Jadi Sorotan TP-PKK Provinsi Jambi dalam Gerakan Jambi Berselawat
Tiga Desa di Kerinci Belum Cairkan Dana Desa Tahap I 2026, KPPN Minta Segera Lengkapi Berkas
Belanja Pegawai APBD Sungai Penuh 2026 Capai 58 Persen, Jauh di Atas Batas Ideal
Polres Kerinci Tangkap Oknum PNS dalam Kasus Sabu, 41 Paket Diamankan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:00 WIB

Wali Kota Jambi Ajak Masyarakat Beri Data Jujur pada Sensus Ekonomi 2026

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:00 WIB

Box Culvert Rusak Picu Banjir, Warga Simpang Belui Minta Perbaikan Segera

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:00 WIB

Traffic Light Mati Bertahun-Tahun, Warga Sungai Penuh Khawatir Kecelakaan

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:00 WIB

3.000 Pelajar dan Guru Kerinci-Sungai Penuh Ikuti Sosialisasi Anti Radikalisme dan Bullying

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:00 WIB

Merangin Jadi Sorotan TP-PKK Provinsi Jambi dalam Gerakan Jambi Berselawat

Berita Terbaru