Harga Bahan Pokok di Sungai Penuh Naik Jelang Ramadhan 1447 H, Warga Keluhkan Daya Beli

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026 - 08:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Bahan Pokok di Sungai Penuh Naik Jelang Ramadhan 1447 H, Warga Keluhkan Daya Beli

Harga Bahan Pokok di Sungai Penuh Naik Jelang Ramadhan 1447 H, Warga Keluhkan Daya Beli

Jemarionline.com,Sungai Penuh – Dua minggu menjelang bulan Ramadhan 1447 H,sejumlah kebutuhan bahan pokok mulai merangkak naik berkisar antara 20% samapai 25% .Menurut Pantauan media jemarionline.com pagi ini Kamis (5/2) di pasar tradisional Tanjung Bajure kota Sungai Penuh berhasil menemui sejumlah pedagang.Kenaikan harga ini mulai banyak di keluhkan warga terutama telur Rp 18.000/kg naik menjadi Rp 22.000/kg, daging ayam Rp 36.000/kg naik menjadi Rp 45.ooo/kg, ikan segar dari Rp 40.ooo/kg naik menjadi Rp 60.000.Salah seorang pemebeli mengatakan “seminggu yang lalu harga-harga masih normal,biasanya saya belanja bawa duit Rp 350.000 cukup untuk kebutuhan dapur selama seminggu hari ini saya kaget,harga barang naik semua”ungkap Sofia salah seorang pembeli.

Baca Juga :  Harga Material di Kerinci Tiba-Tiba Meledak, Warga yang Mau Bangun Rumah Dibikin Menjerit

Doci (31 tahun) seorang pedagang cabe merah keriting mengatakan ” Empat hari lalu harga cabe merah Rp 25.000/kg hari ini sudah naik menjadi Rp 40.000/kg, kenaikan harga ini menjadi salah satu pemicu daya beli menjadi berkurang, biasanya sehari 40 kg itu habis terjual tapi sekarang 25 kg saja susah”ujarnya.

Baca Juga :  Pertamina EP Jambi Dorong Diversifikasi Produk UMKM Lewat Pelatihan dan Studi Banding di Padang

Kenaikan bahan pokok ini bukan saja berimbas kepada daya beli masyarakat di pasaran tapi juga salah seorang pemilik rumah makan ampera di Sungai Penuh mengeluhkan kenaikan harga ini,Deki (56 tahun) juga mengungkapkan keluhan yang sama “kedai nasi juga sulit sekarang, konsumen tidak seperti biasanya.sebelum ini dalam sehari itu terjual nasi sampai dengan 50 bungkus sehari bahkan lebih tapi sekarang 30 bungkus saja payah”katanya.

 

Berita Terkait

Pemkot Sungai Penuh Gerak Cepat Tangani Longsor di Pelayang Raya
Viral Uang Rp15 Juta Setoran Jabatan Kepsek di Merangin Dikembalikan Lewat Kurir
Kerinci dan Sungai Penuh Nihil Hotspot, BMKG Sebut Curah Hujan Masih Tinggi
Respons Cepat Kemensos, Warga Gangguan Jiwa di Kerinci Dapat Penanganan Intensif
Wawako Azhar Hamzah Apresiasi Bakti Sosial Terintegrasi di Sungai Penuh
STIE Sakti Alam Kerinci Wisuda 313 Sarjana Ekonomi Angkatan XXII
Pimpinan BRI Sungai Penuh Sambangi Polres Kerinci, Perkuat Keamanan dan Pelayanan Perbankan
TVRI Jambi Gelar Nonton Bareng Piala Dunia 2026, Hadirkan Bola Gembira untuk Masyarakat
Berita ini 90 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 13:00 WIB

Pemkot Sungai Penuh Gerak Cepat Tangani Longsor di Pelayang Raya

Senin, 15 Juni 2026 - 12:00 WIB

Viral Uang Rp15 Juta Setoran Jabatan Kepsek di Merangin Dikembalikan Lewat Kurir

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:00 WIB

Kerinci dan Sungai Penuh Nihil Hotspot, BMKG Sebut Curah Hujan Masih Tinggi

Minggu, 14 Juni 2026 - 22:00 WIB

Respons Cepat Kemensos, Warga Gangguan Jiwa di Kerinci Dapat Penanganan Intensif

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:00 WIB

Wawako Azhar Hamzah Apresiasi Bakti Sosial Terintegrasi di Sungai Penuh

Berita Terbaru