Harga Cabai dan Bawang Naik Jelang Akhir Pekan, Pasokan Terbatas

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Cabai dan bawang dijual di pasar tradisional seiring kenaikan harga jelang akhir pekan.
(Foto: ANTARA)

Cabai dan bawang dijual di pasar tradisional seiring kenaikan harga jelang akhir pekan. (Foto: ANTARA)

Jemarionline – Harga sejumlah komoditas pangan, khususnya cabai dan bawang, mengalami kenaikan menjelang akhir pekan. Kondisi ini dikeluhkan para pedagang di pasar tradisional karena pasokan dari daerah sentra produksi dinilai berkurang.

Berdasarkan pantauan di sejumlah pasar, harga cabai merah dan cabai rawit mengalami kenaikan dibandingkan hari sebelumnya. Sementara itu, bawang merah juga menunjukkan tren serupa akibat distribusi yang tidak lancar.

Baca Juga :  Harga Cabai Merah Melonjak di Tanjung Bajure, Warga Kurangi Belanja

Sejumlah pedagang mengungkapkan bahwa pasokan dari petani menurun dalam beberapa hari terakhir. Faktor cuaca yang kurang mendukung serta keterlambatan pengiriman menjadi penyebab utama terbatasnya stok di tingkat pedagang.

“Barang datang lebih sedikit, sementara permintaan tetap. Akhirnya harga ikut naik,” ujar salah seorang pedagang di pasar tradisional.

Kenaikan harga ini mulai dirasakan oleh konsumen, terutama ibu rumah tangga dan pelaku usaha kuliner. Meski demikian, sebagian pembeli masih memilih berbelanja dengan jumlah terbatas sambil menunggu harga kembali stabil.

Baca Juga :  Sepekan Jelang Ramadan, Harga Sembako Versi PIHPS Mulai Bergerak

Pedagang berharap pemerintah dan pihak terkait dapat menjaga kelancaran distribusi bahan pokok agar harga tidak terus melonjak, terutama menjelang akhir pekan yang biasanya diiringi peningkatan permintaan.

Berita Terkait

Kementerian ESDM Setujui 664 RKAB Tambang Minerba hingga Juni 2026
Asing Kembali Borong Saham RI, Net Buy Rp492 Miliar di 10 Emiten Pilihan
Harga Emas Ambruk 4%, Nyaris Jebol Level US$ 4.000 di Tengah Memanasnya Konflik AS-Iran
Bahlil Buka Suara soal Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Sebut Ikuti Harga Pasar
Rupiah Menguat Mulai Juli, Purbaya Targetkan Stabil Rp16.800 per Dolar AS pada 2027
Media Asing Soroti Kenaikan Mendadak BI Rate, Investor Asing Langsung Dihubungi Bank Indonesia
Family Office Berpotensi Bawa Ratusan Miliar Dolar AS ke Indonesia
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:00 WIB

Kementerian ESDM Setujui 664 RKAB Tambang Minerba hingga Juni 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:00 WIB

Asing Kembali Borong Saham RI, Net Buy Rp492 Miliar di 10 Emiten Pilihan

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Ambruk 4%, Nyaris Jebol Level US$ 4.000 di Tengah Memanasnya Konflik AS-Iran

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:00 WIB

Bahlil Buka Suara soal Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Sebut Ikuti Harga Pasar

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:00 WIB

Rupiah Menguat Mulai Juli, Purbaya Targetkan Stabil Rp16.800 per Dolar AS pada 2027

Berita Terbaru