Kasus DBD di Sungai Penuh Naik Jadi 88, Dinkes Gencarkan PSN

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

Sungai Penuh, Jemarionline.comKasus DBD Sungai Penuh terus menunjukkan peningkatan sepanjang 2026. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sungai Penuh mencatat sebanyak 88 warga terserang Demam Berdarah Dengue (DBD) hingga pertengahan Juli.

Dinkes langsung memperkuat upaya pencegahan melalui Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Selain itu, petugas juga mengajak masyarakat menjalankan pola hidup bersih dan sehat setiap hari.

Curah Hujan Tingkatkan Risiko DBD

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Sungai Penuh, Yefrizal, menjelaskan curah hujan yang masih tinggi memicu peningkatan populasi nyamuk Aedes aegypti.

Genangan air di lingkungan permukiman memberi ruang bagi nyamuk untuk berkembang biak. Karena itu, masyarakat perlu segera menghilangkan genangan sebelum nyamuk bertelur.

Baca Juga :  285 KK Desa Sungai Jernih Kini Nikmati Air Bersih Berkat Bantuan Polres Kerinci

Dinkes Perkuat Gerakan PSN

Dinkes terus menggerakkan program Pemberantasan Sarang Nyamuk di seluruh wilayah Kota Sungai Penuh. Petugas kesehatan juga turun ke lapangan untuk mengedukasi masyarakat mengenai cara mencegah penyebaran DBD.

Selain itu, Dinkes mengajak warga menerapkan gerakan 3M Plus. Warga perlu menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, serta mendaur ulang barang bekas yang dapat menampung air hujan.

Warga Harus Aktif Menjaga Lingkungan

Yefrizal mengingatkan masyarakat agar rutin membersihkan lingkungan rumah. Langkah sederhana tersebut mampu mengurangi tempat berkembang biaknya nyamuk penyebab DBD.

Selanjutnya, warga perlu memeriksa bak mandi, talang air, pot bunga, hingga wadah lain yang sering menampung air. Kebiasaan itu akan membantu memutus siklus perkembangbiakan nyamuk.

Baca Juga :  Polisi Bongkar Penimbunan 1.593 Liter Solar Subsidi di Jambi, Dua Pelaku Ditangkap

Kenali Gejala DBD Lebih Awal

Dinkes juga mengimbau masyarakat mengenali gejala DBD sejak awal. Demam tinggi selama beberapa hari, nyeri otot, muncul bintik merah, dan tubuh lemas perlu segera mendapat perhatian.

Karena itu, warga sebaiknya segera mendatangi puskesmas atau rumah sakit apabila mengalami gejala tersebut. Penanganan yang cepat akan mengurangi risiko komplikasi.

Dinkes Ajak Masyarakat Bersinergi

Dinkes berharap seluruh masyarakat ikut menyukseskan gerakan PSN. Pemerintah tidak dapat menekan penyebaran DBD tanpa dukungan warga.

Oleh sebab itu, setiap keluarga perlu menjaga kebersihan lingkungan secara rutin. Semakin banyak warga yang ikut bergerak, semakin kecil peluang nyamuk berkembang biak.

Berita Terkait

Satgas Karhutla Jambi Siapkan Hadiah Bagi Warga yang Tangkap Pembakar Lahan
Pemprov Jambi Gelar Sholat Istisqa Berjamaah Hadapi Dampak Musim Kemarau Panjang
Ukir Prestasi Agra Bolsia Atilla SMAN 1 Sungai Penuh Raih Juara 1 Nasional
Wali Kota Alfin Resmi Melantik Pengurus Dewan Kesenian Kota Sungai Penuh Periode 2026–2030
Danrem 042 Gapu Pimpin Pemadaman Kebakaran Lahan di Desa Londerang
BEM FH Unja Gelar Aksi Pembagian Masker Jambi di Tengah Kepungan Kabut Asap Pekat
Aktivitas PETI Marak di Lubuk Beringin Merangin, Warga Desak Kapolda Jambi Turun Tangan
Pengurus SMSI Kabupaten Bungo 2026-2029 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Kemitraan Strategis
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 08:46 WIB

Satgas Karhutla Jambi Siapkan Hadiah Bagi Warga yang Tangkap Pembakar Lahan

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Pemprov Jambi Gelar Sholat Istisqa Berjamaah Hadapi Dampak Musim Kemarau Panjang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:02 WIB

Wali Kota Alfin Resmi Melantik Pengurus Dewan Kesenian Kota Sungai Penuh Periode 2026–2030

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:54 WIB

Danrem 042 Gapu Pimpin Pemadaman Kebakaran Lahan di Desa Londerang

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:43 WIB

BEM FH Unja Gelar Aksi Pembagian Masker Jambi di Tengah Kepungan Kabut Asap Pekat

Berita Terbaru

Salah satu pelajar yang diduga keracunan menu MBG saat dilarikan di IGD RSUD Nganjuk, Rabu (2/9/2026).Poto: kompas.com).

Nasional

Korban Keracunan MBG di Nganjuk Melonjak Tembus 127 Orang

Jumat, 4 Sep 2026 - 08:54 WIB

Ilustrasi kekeringan.(poto: ist).

Nasional

WMO Peringatkan El Nino Sangat Kuat Ancam Dunia Hingga 2027

Kamis, 3 Sep 2026 - 16:47 WIB