Jensen Huang Ungkap 2 Pekerjaan yang Bakal Banyak Dicari di Era AI

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 12 Juli 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: REUTERS/Kim Soo-hyeon/Jensen Huang, CEO of Nvidia.

Foto: REUTERS/Kim Soo-hyeon/Jensen Huang, CEO of Nvidia.

Jakarta, Jemarionline.com – Perkembangan kecerdasan buatan (AI) terus mengubah dunia kerja. Namun, CEO Nvidia Jensen Huang justru melihat peluang besar bagi tenaga kerja yang memiliki keterampilan teknis. Menurutnya, pekerjaan paling dibutuhkan di era AI tidak hanya berasal dari bidang teknologi informasi.

Huang menjelaskan bahwa ledakan pembangunan pusat data AI akan membuka banyak lapangan kerja. Perusahaan di berbagai negara membutuhkan tenaga ahli untuk membangun sekaligus menjaga operasional fasilitas tersebut.

Teknisi Listrik Memiliki Prospek Cerah

Jensen Huang menilai teknisi listrik akan menjadi salah satu profesi yang paling banyak dicari dalam beberapa tahun mendatang.

Pusat data AI membutuhkan sistem kelistrikan yang stabil agar ribuan server dapat beroperasi tanpa gangguan. Karena alasan itu, perusahaan akan terus mencari teknisi yang memiliki kemampuan di bidang instalasi dan pemeliharaan listrik.

Selain menawarkan peluang kerja yang luas, profesi ini juga memberikan prospek penghasilan yang kompetitif seiring meningkatnya investasi di sektor kecerdasan buatan.

Baca Juga :  Cara Mengirim Video Berukuran Besar Lewat WhatsApp dengan Mudah

Tukang Ledeng Ikut Menjadi Profesi Penting

Selain teknisi listrik, Huang juga menyebut tukang ledeng sebagai profesi yang memiliki masa depan cerah.

Pusat data modern memerlukan sistem perpipaan untuk mendukung pendinginan server dan infrastruktur lainnya. Tanpa dukungan tenaga ahli di bidang tersebut, pembangunan fasilitas AI tidak akan berjalan optimal.

Huang menilai keterampilan praktis seperti ini akan semakin bernilai karena banyak perusahaan membangun pusat data baru di berbagai negara.

AI Menciptakan Peluang Kerja Baru

Huang tidak melihat AI sebagai ancaman bagi seluruh pekerja. Sebaliknya, ia meyakini perkembangan teknologi justru melahirkan banyak profesi baru.

Pembangunan infrastruktur AI membutuhkan teknisi, pekerja konstruksi, operator, hingga tenaga pemeliharaan dalam jumlah besar. Kondisi itu membuka kesempatan bagi lulusan sekolah kejuruan maupun pendidikan vokasi untuk memasuki industri yang terus berkembang.

Baca Juga :  Kode Redeem Free Fire 12 Januari 2026, Dapat Bundle Eksklusif

Ilmu Fisika Juga Semakin Penting

Huang juga menyoroti pentingnya ilmu fisika dalam perkembangan AI.

Ia mengaku akan memilih jurusan fisika apabila kembali menjadi mahasiswa. Menurutnya, pengembang AI masa depan harus memahami cara kerja dunia nyata agar mampu menciptakan robot dan sistem cerdas yang bekerja lebih akurat.

Keterampilan Praktis Menjadi Nilai Tambah

Jensen Huang mendorong generasi muda untuk menguasai keterampilan teknis sejak dini. Kemampuan tersebut akan membuka lebih banyak peluang kerja seiring pesatnya perkembangan industri AI.

Ia juga menilai pendidikan vokasi dapat menjadi pilihan yang tepat karena mampu menghasilkan tenaga kerja siap pakai sesuai kebutuhan industri.

Pertumbuhan teknologi AI memang mengubah kebutuhan dunia kerja. Meski begitu, perubahan tersebut juga menghadirkan peluang besar bagi siapa saja yang mau mengembangkan keterampilan praktis dan terus mengikuti perkembangan teknologi.

Berita Terkait

Jalur Gelap Ponsel Pintar Apple Tembus Pasar Teheran Iran
Huawei Nova 16s Series Rilis di RI Bawa Kamera 200 MP
Apple Resmi Pensiunkan MacBook 12 Inci dan iPad 6 dari Layanan Servis
Cara Mengirim Video Berukuran Besar Lewat WhatsApp dengan Mudah
Vivo X300 Ultra Kantongi Sertifikasi Resmi Komdigi dan Segera Masuk Pasar Indonesia
Telkomsel Buka Program Inkubasi NextDev Ke-12 Inovasi AI
Penyebab Tagihan Listrik Melonjak Meski Pemakaian Minim dan Solusinya
Hindari Jebakan Skimmer di Gerai ATM, Regulator Beberkan Trik Amankan PIN
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Jalur Gelap Ponsel Pintar Apple Tembus Pasar Teheran Iran

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:12 WIB

Apple Resmi Pensiunkan MacBook 12 Inci dan iPad 6 dari Layanan Servis

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:51 WIB

Cara Mengirim Video Berukuran Besar Lewat WhatsApp dengan Mudah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:43 WIB

Vivo X300 Ultra Kantongi Sertifikasi Resmi Komdigi dan Segera Masuk Pasar Indonesia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Telkomsel Buka Program Inkubasi NextDev Ke-12 Inovasi AI

Berita Terbaru

Ilustrasi busi motor di meja bengkel, komponen vital penentu tenaga mesin dan efisiensi bahan bakar kendaraan bermotor.(poto: oegopost.id).

OTOMOTIF

Kapan Harus Ganti Busi Motor? Simak 3 Tanda Penting Ini

Sabtu, 24 Okt 2026 - 14:15 WIB

Internasional

Panas Jelang Pemilu Israel: Perang AI Sasar Keluarga Korban

Sabtu, 24 Okt 2026 - 13:58 WIB

Suasana toko elektronik di Charsou Mall Teheran yang memajang jajaran ponsel pintar Apple terbaru di dalam etalase kaca.(poto: istimewa).

Teknologi

Jalur Gelap Ponsel Pintar Apple Tembus Pasar Teheran Iran

Sabtu, 24 Okt 2026 - 13:53 WIB