Jakarta, Jemarionline.com – Riset terbaru Google DeepMind membuktikan empat agen AI Gemini tamatkan Minecraft secara mandiri tanpa bantuan manusia. Keberhasilan menumbangkan musuh pamungkas Ender Dragon ini resmi tercatat lewat dokumen ilmiah pada pertengahan Oktober 2026.
Eksperimen berskala panjang tersebut berlangsung menggunakan mode Survival dengan setelan tingkat kesulitan Easy. Seluruh kawanan agen pintar menuntaskan misi penjelajahan dunia balok virtual dalam kurun waktu 27 jam 14 menit.
Kolaborasi Mandiri Empat Agen Cerdas Google DeepMind
Para peneliti merancang sistem kerja terbuka tanpa membagi peran spesifik sejak awal petualangan. Keempat agen secara otonom mengumpulkan bahan baku, merakit perlengkapan tempur, hingga memetakan lokasi sarang monster.
Komunikasi antaragen berlangsung intensif melalui ruang obrolan gim dengan catatan 229 pesan teks terkirim. Setiap keputusan strategis diselaraskan bersama secara langsung melalui sistem memori digital terpadu.
Pemanfaatan pustaka perantara Mineflayer membantu para agen menggerakkan karakter menuju koordinat tujuan secara presisi. Tim AI menulis serta mengeksekusi 2.783 baris skrip JavaScript guna mengontrol seluruh pergerakan fisik karakter.
Basis data terstruktur memungkinkan sistem mengenali kondisi lingkungan tanpa memproses tangkapan layar monitor secara manual. Cara kerja komputasi ini mempercepat pembacaan objek balok maupun musuh berbahaya di sekitar lokasi karakter.
Perjalanan menaklukkan dunia virtual tetap menghadirkan tantangan teknis yang cukup berat bagi sistem. Rombongan agen tercatat tewas sebanyak 605 kali sebelum berhasil memulihkan kembali persediaan senjata mereka.
Galat pemrograman turut mewarnai proses eksplorasi ketika sekitar 22 persen kode buatan mandiri sempat bermasalah. Para agen dituntut memperbaiki kesalahan logika pemrograman secara otomatis demi menjaga kelangsungan misi penyelamatan.
Tantangan Pertempuran Pamungkas Melawan Sang Ender Dragon
Pertarungan melawan Ender Dragon menyedot porsi waktu terbesar dari keseluruhan rangkaian proses simulasi gim. Rombongan agen membutuhkan durasi hampir 14 jam guna mematangkan strategi perang paling efektif menghadapi sang naga.
Waktu evaluasi taktik tersebut menghabiskan nyaris separuh dari total waktu petualangan di dunia Minecraft. Keberhasilan menumbangkan bos raksasa membuktikan keandalan adaptasi logika AI dalam menghadapi skenario dinamis yang rumit.
Uji coba komputasi intensif ini memproses sekitar 1,35 miliar token masukan melalui bantuan sistem tembolok. Rangkuman data riset mencatat total anggaran operasional komputasi eksperimen menyentuh angka 520 dollar AS.
Pihak Google DeepMind menegaskan bahwa keberhasilan sistem multi-agen membuka peluang otomatisasi alur kerja korporat skala besar. Kendati demikian, penyempurnaan lanjutan tetap di perlukan sebelum industri komersial menerapkan inovasi teknologi ini secara luas.(ar)









