Harga HP Terancam Naik karena AI, Samsung Andalkan Rantai Pasok dan Dukungan Jangka Panjang

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana konter HP di sentra ponsel Pusat Grosir Cililitan. ( poto : kompas.com )

Suasana konter HP di sentra ponsel Pusat Grosir Cililitan. ( poto : kompas.com )

Jakarta, jemarionline.com – Industri smartphone global menghadapi tekanan baru karena harga HP terancam naik akibat lonjakan harga komponen, terutama chip memori RAM dan NAND.

Permintaan infrastruktur kecerdasan buatan (AI) yang terus meningkat membuat produsen chip mengalihkan sebagian besar pasokan ke pusat data dan server AI yang menawarkan keuntungan lebih tinggi.

Perubahan tersebut mengurangi pasokan chip untuk industri smartphone. Kondisi itu mendorong biaya produksi meningkat dan membuka peluang kenaikan harga smartphone baru, termasuk di Indonesia.

Permintaan Chip AI Mendorong Kenaikan Biaya Produksi Smartphone

Sejumlah firma riset telah memperingatkan dampak perkembangan AI terhadap industri smartphone. Produsen chip kini lebih memprioritaskan kebutuhan server AI dibanding perangkat konsumen.

Kebijakan tersebut mempersempit pasokan RAM dan NAND bagi produsen smartphone. Akibatnya, biaya pengadaan komponen terus meningkat seiring tingginya permintaan pasar.

Tekanan itu berpotensi memengaruhi harga smartphone di berbagai segmen dalam beberapa tahun ke depan. Konsumen di Indonesia juga dapat merasakan dampaknya apabila harga komponen terus bergerak naik.

Samsung menyatakan masih mampu menjaga stabilitas harga produknya. Perusahaan mengandalkan kekuatan rantai pasok untuk menjaga ketersediaan perangkat di pasar.

Baca Juga :  Daftar HP Midrange RAM Besar dan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026

MX Business Vice President Samsung Electronics Indonesia, Yadi Prayitno, mengatakan kekuatan rantai pasok membantu Samsung menghadapi kenaikan biaya komponen.

“Di tengah kenaikan biaya komponen di industri, kekuatan supply kami memungkinkan Samsung menjaga harga dan ketersediaan produk,” ujar Yadi.

Samsung Tawarkan Skema Pembelian Fleksibel untuk Menjangkau Lebih Banyak Konsumen

Samsung melihat masyarakat kini semakin cermat saat membeli smartphone. Kondisi ekonomi mendorong konsumen menghitung manfaat setiap pengeluaran dengan lebih matang.

Karena itu, Samsung menghadirkan berbagai program kepemilikan yang lebih fleksibel. Langkah tersebut bertujuan memudahkan lebih banyak konsumen memiliki perangkat Samsung.

Yadi menegaskan perusahaan memahami perubahan perilaku konsumen. Samsung juga terus memperkuat layanan purna jual agar pelanggan merasa lebih nyaman menggunakan produknya.

“Kami memahami bahwa kondisi ekonomi saat ini membuat konsumen semakin bijak dalam mengelola pengeluaran. Karena itu, melalui berbagai program kepemilikan yang fleksibel dan dukungan layanan purna jual yang luas, kami ingin memastikan lebih banyak konsumen dapat menikmati teknologi Samsung dengan lebih mudah dan tenang,” kata Yadi.

Samsung menilai konsumen kini tidak hanya membandingkan spesifikasi perangkat. Mereka juga mempertimbangkan manfaat penggunaan dalam jangka panjang sebelum menentukan pilihan.

Baca Juga :  AI Tripadvisor Dinilai Abaikan Keluhan Serius, Wisatawan Diminta Lebih Waspada

Dukungan Software Jangka Panjang Perkuat Nilai Smartphone Samsung

Samsung menempatkan layanan purna jual sebagai salah satu keunggulan produknya. Jaringan layanan yang luas memberi rasa aman kepada pengguna ketika membutuhkan perbaikan atau dukungan teknis.

Perusahaan juga melihat masyarakat semakin lama menggunakan smartphone sebelum menggantinya dengan perangkat baru. Karena itu, Samsung menghadirkan dukungan pembaruan perangkat lunak hingga enam tahun.

Yadi menilai dukungan tersebut menjaga performa, keamanan, dan pengalaman penggunaan perangkat dalam jangka panjang.

“Kami mendefinisikan ulang arti ketahanan sebuah smartphone. Dengan fitur yang lengkap, dukungan hingga enam tahun, serta AI yang aman di perangkat, smartphone Samsung tetap cerdas, aman, dan optimal digunakan bertahun-tahun ke depan,” ujar Yadi.

Samsung menggabungkan rantai pasok yang kuat, program kepemilikan yang fleksibel, jaringan layanan purna jual, dan dukungan pembaruan perangkat lunak sebagai strategi menghadapi tekanan industri. Perusahaan berharap langkah tersebut mampu menjaga kepercayaan konsumen di tengah potensi kenaikan harga smartphone akibat meningkatnya kebutuhan chip untuk teknologi AI.(ar)

Berita Terkait

Cara Mengirim Video Berukuran Besar Lewat WhatsApp dengan Mudah
Vivo X300 Ultra Kantongi Sertifikasi Resmi Komdigi dan Segera Masuk Pasar Indonesia
Telkomsel Buka Program Inkubasi NextDev Ke-12 Inovasi AI
Penyebab Tagihan Listrik Melonjak Meski Pemakaian Minim dan Solusinya
Hindari Jebakan Skimmer di Gerai ATM, Regulator Beberkan Trik Amankan PIN
Microsoft Ungkap Hacker Kian Mahir Pakai AI Kalahkan Polisi Siber
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra: Bawa Baterai 5.700mAh dan Pengisian 60W Lebih Cepat
Google Akui Masalah Aplikasi Android di Laptop Intel x86
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:51 WIB

Cara Mengirim Video Berukuran Besar Lewat WhatsApp dengan Mudah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:43 WIB

Vivo X300 Ultra Kantongi Sertifikasi Resmi Komdigi dan Segera Masuk Pasar Indonesia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Telkomsel Buka Program Inkubasi NextDev Ke-12 Inovasi AI

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:45 WIB

Hindari Jebakan Skimmer di Gerai ATM, Regulator Beberkan Trik Amankan PIN

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:29 WIB

Microsoft Ungkap Hacker Kian Mahir Pakai AI Kalahkan Polisi Siber

Berita Terbaru

Peresmian program inkubasi startup NextDev ke-12 bertema AI-Powered Innovations yang digelar Telkomsel di Cikini, Jakarta Pusat.

Teknologi

Telkomsel Buka Program Inkubasi NextDev Ke-12 Inovasi AI

Jumat, 9 Okt 2026 - 07:32 WIB