Tema Kenduri Sko Sungai Penuh 2026 Usung Masyarakat Adat yang Beradab

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: RRI Sungai Penuh

Foto: RRI Sungai Penuh

Sungai Penuh, Jemarionline.com – Masyarakat adat enam luhah di Kota Sungai Penuh terus mematangkan persiapan Kenduri Sko 2026. Panitia akan menggelar kegiatan budaya tersebut pada 4–5 Juli 2026.

Tahun ini, panitia mengusung tema “Membudayakan Masyarakat Adat yang Beradab”. Tema tersebut mencerminkan komitmen masyarakat dalam menjaga adat, etika, dan kearifan lokal di tengah perkembangan zaman.

Tokoh adat, tokoh agama, pemerintah daerah, dan para perantau juga ikut mendukung pelaksanaan salah satu agenda budaya terbesar di Kota Sungai Penuh tersebut.

Tema Perkuat Nilai Adat dan Budaya

Melalui tema Kenduri Sko Sungai Penuh 2026, masyarakat adat ingin memperkuat budaya, sopan santun, dan etika masyarakat Sakti Alam Kerinci.

Tema tersebut juga mengajak generasi muda menjaga warisan budaya leluhur. Selain itu, pemangku adat berharap masyarakat terus menerapkan nilai adat dalam kehidupan sehari-hari.

Karena itu, masyarakat dapat menjaga identitas budaya daerah meskipun menghadapi berbagai perubahan zaman.

Kenduri Sko Pererat Persatuan Masyarakat

Kenduri Sko tidak hanya menjadi perayaan budaya. Kegiatan ini juga menjadi simbol persatuan masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh.

Baca Juga :  Total Kerugian Peretasan Bank Jambi Capai Rp143 Miliar, Mobile Banking Masih Diblokir

Tradisi ini mengajarkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Selain itu, masyarakat juga menghormati leluhur, menjaga adat, dan memperkuat hubungan sosial antarwarga.

Karena itu, masyarakat menjadikan Kenduri Sko sebagai momentum untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat identitas budaya daerah.

Panitia Terus Matangkan Persiapan

Warga dan pemangku adat terus menata lokasi acara menjelang pelaksanaan Kenduri Sko.

Mereka juga menyiapkan perlengkapan adat, membersihkan lingkungan, dan mempercantik area kegiatan. Semangat gotong royong terlihat di berbagai luhah yang akan mengikuti kegiatan tersebut.

Panitia juga menyusun berbagai agenda budaya selama Kenduri Sko. Agenda tersebut meliputi pertunjukan seni tradisional, tari adat, silat tradisional, pidato adat, dan berbagai prosesi budaya lainnya.

Penobatan Pemangku Adat Jadi Agenda Utama

Penobatan pemangku adat menjadi salah satu agenda utama dalam Kenduri Sko 2026.

Baca Juga :  Sekda Alpian Pantau UKK Calon Dewan Pengawas PDAM Tirta Khayangan, Tekankan Transparansi Seleksi

Prosesi tersebut memiliki makna penting. Masyarakat adat memanfaatkan momen itu untuk melanjutkan kepemimpinan adat dan menjaga nilai budaya leluhur.

Melalui prosesi tersebut, masyarakat berharap adat dan budaya tetap menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Dorong Pariwisata dan Ekonomi Lokal

Kenduri Sko juga berpotensi meningkatkan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat.

Ribuan warga dan perantau diperkirakan akan menghadiri kegiatan tersebut. Kehadiran mereka akan meningkatkan aktivitas ekonomi di sektor kuliner, perdagangan, dan jasa penginapan.

Karena itu, pelaku usaha lokal menyambut positif pelaksanaan Kenduri Sko tahun ini.

Pemerintah Beri Dukungan Penuh

Pemerintahan Kota Sungai Penuh terus memperkuat kerja sama dengan lembaga adat untuk menyukseskan Kenduri Sko 2026.

Pemerintah menilai kegiatan tersebut memiliki peran penting dalam menjaga warisan budaya masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh. Selain itu, pemerintah juga ingin memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.

Karena itu, berbagai pihak terus bekerja sama demi menyukseskan agenda budaya tersebut.

Berita Terkait

Pungli Parkir Merajalela di Sungai Penuh, Warga Desak Pemkot Terapkan Bayar Nontunai
Kemenag Kerinci Gelar Persiapan Duta OMI Tingkat Provinsi
Cek Endra Serahkan SK Golkar Sungai Penuh Kepada Hutri Randa
Kanwil Kemenkum Jambi Mendorong Pelindungan Kekayaan Intelektual Kopi Kerinci Menuju Pasar Global
Festival Kopi Kerinci 2026 Dibuka Bupati Monadi Suguhkan Kopi Gratis
KONI Jambi Beri Penghargaan Atlet Berprestasi di Peringatan Hari Olahraga Nasional 2026
Tolak Blokir Sertifikat Tanah, Warga Kenali Asam Mengadu ke Kanwil KemenHAM Jambi
Perumda Tirta Batanghari Tambah Jam Aliran Air Saat Kemarau
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Pungli Parkir Merajalela di Sungai Penuh, Warga Desak Pemkot Terapkan Bayar Nontunai

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Kemenag Kerinci Gelar Persiapan Duta OMI Tingkat Provinsi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:56 WIB

Cek Endra Serahkan SK Golkar Sungai Penuh Kepada Hutri Randa

Minggu, 20 September 2026 - 20:24 WIB

Kanwil Kemenkum Jambi Mendorong Pelindungan Kekayaan Intelektual Kopi Kerinci Menuju Pasar Global

Minggu, 20 September 2026 - 20:20 WIB

Festival Kopi Kerinci 2026 Dibuka Bupati Monadi Suguhkan Kopi Gratis

Berita Terbaru

Peresmian program inkubasi startup NextDev ke-12 bertema AI-Powered Innovations yang digelar Telkomsel di Cikini, Jakarta Pusat.

Teknologi

Telkomsel Buka Program Inkubasi NextDev Ke-12 Inovasi AI

Jumat, 9 Okt 2026 - 07:32 WIB