Jemarionline – Perusahaan asal China, Windrose, mulai masuk pasar Amerika Serikat. Mereka mengirim truk listrik berat pertamanya.
Langkah ini cukup berani. Pasalnya, pasar tersebut selama ini dikuasai Tesla.
Truk yang dikirim termasuk kategori Class 8. Jenis ini biasa dipakai untuk angkutan jarak jauh.
Kendaraan ini dirancang untuk kebutuhan logistik modern. Fokusnya adalah efisiensi dan ramah lingkungan.
Windrose memakai baterai berkapasitas besar. Kapasitasnya sekitar 729 kWh.
Selain itu, sistemnya sudah 800 volt. Teknologi ini membuat pengisian daya lebih cepat.
Dalam sekali isi, truk bisa menempuh lebih dari 600 kilometer. Jarak ini cukup untuk distribusi jarak jauh.
Harga truk ini memang tinggi. Nilainya sekitar 285 ribu dolar AS.
Namun, biaya operasionalnya lebih hemat. Hal ini karena tidak menggunakan bahan bakar diesel.
Windrose sendiri merupakan perusahaan baru. Mereka berdiri pada 2022.
Meski masih muda, ekspansinya cukup cepat. Mereka sudah masuk pasar global.
Perusahaan ini juga telah mengantongi berbagai sertifikasi. Termasuk di Amerika Utara dan Eropa.
Selain itu, Windrose sudah menerima lebih dari 100 pesanan. Sebagian unit akan segera dikirim.
Masuknya Windrose membuat persaingan makin ketat. Produsen kini berlomba meningkatkan teknologi.
Tidak hanya soal jarak tempuh. Tetapi juga soal efisiensi dan biaya.
Tren ini menunjukkan perubahan besar di industri otomotif. Produsen China mulai agresif di pasar global.









